Pengamat migas sekaligus mantan Sekretaris Jenderal Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI) Hadi Ismoyo menilai pemerintah belum sepenuhnya mampu menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat selama dua tahun pemerintahan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka.
Hal ini tercermin dari antrean di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang masih terjadi di beberapa daerah. Hadi mengatakan, kemampuan pemerintah dalam menjaga pasokan BBM perlu dievaluasi.
Sangat perlu dievaluasi. Bahwa sejatinya pemerintah belum mampu secara sempurna menyediakan BBM bagi rakyatnya. Antrean SPBU di beberapa daerah sebagai bukti otentik,”
kata Hadi kepada Owrite, Rabu, 21 Oktober 2026.
Menjamin Kebutuhan BBM

Menurut dia, evaluasi tersebut penting untuk memastikan pemerintah tidak hanya berfokus pada upaya meningkatkan kemandirian energi, tetapi juga mampu menjamin kebutuhan BBM masyarakat terpenuhi secara konsisten.







