Nilai tukar rupiah menguat 0,04 persen atau 7 poin ke level Rp17.985 per dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Rabu, 21 Oktober 2026.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengungkapkan sentimen rupiah ini didorong oleh antisipasi kenaikan suku bunga dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pada hari ini.
“Rupiah diperkirakan berkonsolidasi terhadap dolar AS dengan potensi menguat terbatas oleh antisipasi kenaikan suku bunga dalam RDG BI sore ini,”
kata Lukman kepada Owrite.id.
Namun, pergerakan rupiah akan akan dipengaruhi oleh sentimen di pasar saham domestik. Jika kondisi pasar ekuitas membaik, maka rupiah berpeluang menguat.






