Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Ekonomi Bisnis

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.985 per Dolar AS Jelang RDG BI

Analis memproyeksikan nilai tukar rupiah akan menguat pada kisaran Rp17.850 per dolar AS hingga Rp18.000 per dolar AS.

Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Karyawan menunjukkan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/kye)

Nilai tukar rupiah menguat 0,04 persen atau 7 poin ke level Rp17.985 per dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Rabu, 21 Oktober 2026.

Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengungkapkan sentimen rupiah ini didorong oleh antisipasi kenaikan suku bunga dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pada hari ini.

“Rupiah diperkirakan berkonsolidasi terhadap dolar AS dengan potensi menguat terbatas oleh antisipasi kenaikan suku bunga dalam RDG BI sore ini,”

kata Lukman kepada Owrite.id.

Namun, pergerakan rupiah akan akan dipengaruhi oleh sentimen di pasar saham domestik. Jika kondisi pasar ekuitas membaik, maka rupiah berpeluang menguat.

Iklan

“Sentimen di pasar ekuitas domestik masih akan mendikte rupiah, yang apabila kembali membaik akan kembali mendukung,”

ucap Lukman.

Adapun untuk perdagangan hari ini, Lukman memproyeksikan nilai tukar rupiah akan menguat pada kisaran Rp17.850 per dolar AS hingga Rp18.000 per dolar AS.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Anisa Aulia adalah jurnalis di OWRITE dengan pengalaman lebih dari 4 tahun di VIVA.co.id dan Liputan6.com. Selama karirinya meliput ekonomi

  • Asred

    Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.