Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti mengungkapkan perekonomian global tahun ini masih melemah, disertai ketidakpastian pasar keuangan yang tinggi. Inflasi global diperkirakan masih tinggi, sejalan dengan kebijakan moneter yang ketat.
Destry menyebut, kondisi itu dipengaruhi oleh tingginya tensi perang di Timur Tengah. Sehingga, mendorong tetap tingginya harga minyak dan berbagai komoditas dunia.
Prospek perekonomian global masih lemah disertai dengan ketidakpastian pasar keuangan yang tetap tinggi. Kondisi ini dipengaruhi oleh makin kuatnya tensi perang di Timur Tengah sehingga mendorong tetap tingginya harga minyak dan berbagai komoditas dunia,”
kata Destry dalam konferensi pers di Kantor Pusat BI, Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2026.
Global Masih Melemah

Destry memperkirakan, pertumbuhan ekonomi global masih melemah dan hanya tumbuh sebesar 3 persen pada tahun ini, dengan inflasi diproyeksikan sebesar 4,6 persen.







