INDEF Green Transition Initiative (INDEF GTI) menyoroti belum terbitnya aturan pelaksanaan insentif mobil listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV), sementara pemerintah mulai mewacanakan insentif fiskal dan nonfiskal bagi kendaraan hybrid, plug-in hybrid, dan range-extended electric vehicle (REEV).
INDEF GTI meminta pemerintah menuntaskan kebijakan insentif mobil listrik berbasis baterai terlebih dahulu. Pasalnya, percepatan penggunaan kendaraan listrik dinilai dapat membantu menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah meningkatnya kebutuhan subsidi dan kompensasi energi.
Penghematan langsung meringankan beban APBN,”
kata Head of Transport and Industry Decarbonization INDEF GTI Andry Satrio Nugroho dalam keterangan resmi, Kamis, 22 Oktober 2026.
Berdasarkan data INDEF GTI, konsumsi BBM bersubsidi dan berkompensasi hingga September 2026 mencapai sekitar 13,4 juta kiloliter, naik 9,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.






