Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada Rabu pagi, 28 Oktober 2026. Rupiah anjlok sebesar 0,09 persen atau 16 poin ke level Rp18.172 per dolar Amerika Serikat (AS).
Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong menjelaskan pelemahan rupiah hari ini karena pasar mengantisipasi sikap hawkish dari bank sentral AS Federal Reserve System (the Fed) dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) malam ini.
“Rupiah diperkirakan masih berpotensi melemah di tengah kenaikan indeks dolar AS oleh antisipasi sikap hawkish dari the Fed dalam pertemuan FOMC malam ini,”
kata Lukman kepada Owrite, Rabu, 28 Oktober 2026.
Lukman menuturkan, melemahnya nilai tukar rupiah juga didorong oleh melonjaknya harga minyak dunia. Kondisi itu bersamaan dengan kondisi pasar ekuitas Indonesia yang masih belum pulih dari tekanan investor asing.







