Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya dicokok Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT). Hal itu dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto.
Dia mengatakan, Ardito terjaring OTT dugaan terlibat suap proyek.
Suap proyek,”
kata Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, saat dikonfirmasi, Kamis 11 Desember 2025.
Secara terpisah, Juru Bicara (Jubir) KPK, Budi Prasetyo menerangkan Ardito diringkus KPK di wilayah Kabupaten Lampung Tengah, pada Rabu 10 Desember 2025.
Selain Ardito, KPK turut mengamankan lima orang lainnya yang diduga ikut terlibat proyek tersebut.
Tim mengamankan sejumlah 5 orang di wilayah Lampung, untuk kemudian dibawa ke Jakarta,”
kata Budi.
Hingga saat ini penyidik KPK masih intensif melakukam pemeriksaan kepada para pihak yang diamankan tersebut, salah satunya Bupati Lampung Tengah. Namun demikian untuk konstruksi perkara, Budi belum bisa menjelaskan lebih lanjut.
Kronologi dan konstruksi perkara secara lengkap akan kami sampaikan dalam konferensi pers, pada Kamis (11/12),”
tutupnya.
Ardito dikabarkan saat ini menjadi kader partai Golkar, hanya saja belum ada keterangan secara resmi. Sebelum merapat ke Golkar, Ardito pernah menjabat Wakil Bupati Lampung Tengah periode 2021-2025. Dia menjadi pasangan Musa Ahmad.
Lalu pada tahun ini, Ardito terpilih sebagai Bupati Lampung periode 2025-2030. Ardito maju dalam Pilbup Lampung Tengah bersama I Komang Suheri yang diusung oleh PDIP.

