Majelis Hakim Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjatuhkan vonis bervariasi antara 1,5 hingga 3 tahun penjara bagi empat terdakwa kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Kontras Andrie Yunus.
Hukuman yang tergolong ringan ini diberikan hakim dengan mempertimbangkan rekam jejak para terdakwa yang dinilai berjasa dalam misi perdamaian dunia.
“Bahwa terdakwa selama berdinas di TNI AL dan TNI AU memiliki rekam penilaian yang baik selama pengabdiannya tersebut dan juga telah pemnah melaksanakan misi perdamaian dunia di Lebanon dan Kongo,”
ucap Ketua Majelis Hakim Kolonel Chk Fredy Ferdian Isnartanto di ruang sidang, Rabu, 10 Juni 2026.
Para terdakwa juga berterus terang selama persidangan dan menyesali perbuatannya, telah berkeluarga, serta memiliki anak dan istri.





