Akademisi Fakultas Hukum Bisnis Universitas Bina Nusantara (Binus) Muhammad Reza Syarifuddin Zaki mengatakan, dinamika penanganan perkara yang menjerat eks Jampidsus Febrie Adriansyah memerlukan perhatian serius.
Menurutnya, klaim sebagai korban kriminalisasi hingga perdebatan mengenai pengambilalihan perkara berpotensi memengaruhi kepastian hukum apabila tidak segera diselesaikan secara transparan.
Kasus ini menarik dikaji dari sisi akademik karena sejak proses penggeledahan, penetapan tersangka, perubahan status penanganan perkara, hingga munculnya desakan agar KPK mengambil alih kasus, semuanya memunculkan perdebatan di ruang publik,”
kata Reza dalam keterangan yang diterima Owrite, Selasa, 28 Juli 2026.
Ditegaskannya, polemik yang terus berkembang membuat perkara tersebut tidak lagi hanya menjadi isu penegakan hukum, tetapi juga menjadi perhatian publik dari sisi tata kelola sistem peradilan pidana. Karena itu, Reza menilai setiap proses harus dilakukan secara akuntabel agar tidak memunculkan spekulasi yang semakin luas.







