Mantan Direktur Utama PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ferry Indonesia, Ira Puspadewi, menjadi sorotan setelah Presiden Prabowo Subianto memberi rehabilitasi usai divonis 4,5 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider tiga bulan.
Diketahui, Ira disebut terlibat kasus korupsi dalam kerja sama usaha (KSU) dan akuisisi PT Jembatan Nusantara (PT JN) tahun 2019-2022. Ia dianggap memperkaya pemilik PT JN dengan cara membeli kapal-kapal yang sudah rusak, sehingga merugikan negara Rp 1,25 triliun.
Rehabilitasi itu diberikan kepada Ira dan dua rekannya, Muhammad Yusuf Hadi (Direktur Komersial) dan Harry Muhammad Adhi Caksono (Direktur Perencanaan dan Pengembangan).
Biodata Ira Puspadewi
Nama lengkap : Ira Puspadewi
Tempat lahir : Malang, Jawa Timur
Agama : Islam
Pendidikan : S1 Universitas Brawijaya (1986-1990), S2 Asian Institute of Management (1993-1994), S3 Universitas Indonesia (2011-2018)
Perjalanan Karier Ira Puspadewi
Memiliki latar belakang pendidikan yang cemerlang, tentu menjadi modal penting dalam perjalanan kariernya.
Ira Puspadewi memiliki pengalaman lebih dari 17 tahun di perusahaan ritel busana global, GAP Inc. dan Banana Republic. Sejak tahun 2006, ia menjabat sebagai Direktur Global Initiative Regional Asia yang membawahi tujuh negara.
Tahun 2014, Ira ditunjuk Menteri BUMN Dahlan Iskan sebagai Direktur Utama PT Sarinah (Persero). Dua tahun setelahnya ia diangkat menjadi Direktur Ritel, Jaringan, dan SDM PT Pos Indonesia (Persero).
Sejak tahun 2017 hingga 2024, ia menjabat sebagai Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero). Perusahaan itu mengelola bisnis jasa penyeberangan dan pelabuhan terintegrasi.
ASDP Ferry Indonesia menjalankan lebih dari 226 unit kapal yang melayani 307 lintasan dan 36 pelabuhan di seluruh Indonesia. Perusahaan itu juga mengembangkan bisnis lainnya terkait pengembangan kawasan pelabuhan, seperti Bakauheni Harbour City di Provinsi Lampung dan Kawasan Marina Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur.
Kepiawaiannya dari berkarier tidak diragukan. Di bawah pimpinannya, ASDP meluncurkan aplikasi Ferizy pada tahun 2020 untuk pemesanan tiket online. Bahkan di era ia memimpin ASDP, tercatat laba bersih tertinggi sepanjang sejarah pada tahun 2023 sebanyak RP 637 miliar.
Dari hasil kerjanya yang kompeten itu, Ira Puspadewi berhasil menyabet penghargaan The Best Industry Marketing Champion 2022 kategori Transportasi pada acara Marketeer of the Year (MOTY).
