Memasuki periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) bersama InJourney menggelar serangkaian acara menarik untuk menghibur para pengunjung.
Mengusung tema besar “Hadiah dari Hati adalah Perjalanan Penuh Arti”, program ini berfokus pada pengalaman wisata berkualitas, aman, dan penuh makna bagi masyarakat di seluruh Indonesia. TMII menargetkan sebanyak 360 ribu pengunjung selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Direktur Utama (Dirut) InJourney Destination Management (IDM), Febrina Intan, menjelaskan momen nataru selama ini identik dengan momen untuk berbagi hadiah yang bermanfaat kepada keluarga dan orang terdekat.
Karena itu, TMII akan hadir sebagai sebuah hadiah. Namun, hadiah ini bukan berarti dalam bentuk benda, melainkan pengalaman yang penuh makna dan sukacita,”
ujar Febrina dalam keterangan resminya, Minggu 21 Desember 2025.
Sementara itu, Plt. Direktur Utama TMII, Ratri Paramita, menjelaskan momen nataru ini TMII mengambil tema “Hadiah dari Jelajah Budaya adalah Kisah Penuh Makna”.
Kami akan memberikan pelayanan dengan kualitas yang jauh lebih tinggi, serta memastikan semua inisiatif TMII akan lebih memberi dampak nyata bagi masyarakat baik dampak sosial maupun ekonomi,”
katanya.
Ratri menambahkan, momen nataru ini bukan hanya sekedar hiburan, melainkan momentum budaya dan kebersamaan. Pihaknya kami ingin memberi Hadiah melalui Jelajah Budaya di TMII sebagai kisah penuh makna.
Tak hanya perayaan, kami juga melakukan aktivitas bertema sosial yang memberi dampak nyata bagi UMKM maupun komunitas budaya dengan memberdayakan lebih dari 50 UMKM, artisan lokal, hingga komunitas daerah. Kami berharap pengunjung bisa mendapat pengalaman positif tak terlupakan di sini,”
ucapnya.
Tahun ini TMII akan menghadirkan aktivasi budaya maupun non budaya multisensori dari mulai pertunjukan dan tradisi yang hidup, kuliner Nusantara yang siap memanjakan lidah, dan alunan musik modern berpadu dengan nuansa tradisional dari tanggal 18 Desember 2025 sampai 4 Januari 2026.
Festival ini akan menghadirkan pertunjukan konser musik dari musisi papan atas seperti Slank, Barasuara, NDX, Vieratalle, dan Soulfu. Akan ada juga pertunjukan kembang api, ragam kuliner Nusantara, instalasi seni, atraksi air mancur menari, serta aktivitas keluarga yang dirancang untuk menciptakan pengalaman berlibur yang hangat dan inklusif.
Selain itu, ada program Sukaria Ga Ada Habisnya, merupakan payung besar rangkaian perayaan akhir tahun di TMII yang dirancang untuk menghadirkan kegembiraan, kebersamaan, dan pengalaman budaya yang berkelanjutan bagi seluruh pengunjung.
Sebagai bagian dari program tersebut, TMII bekerja sama dengan Gebyar Komunikasi menghadirkan Sorak Sorai Festival 2.0 untuk menyambut momen Natal dan Tahun Baru. Festival ini akan berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, menjadi salah satu rangkaian utama perayaan akhir tahun di TMII.
Kami menghadirkan kurasi aktivitas yang ramah keluarga, ramah anak, tetap relevan bagi generasi muda, dan tetap mengangkat kekayaan warisan Nusantara. Semua rangkaian program kami kemas sebagai ‘hadiah pengalaman’ untuk pengunjung yang ingin merayakan akhir tahun dengan cara yang berbeda,”
ujar Direktur Utama Gebyar Komunikasi, Danny K. Armananta.
Selain rangkaian Sorak Sorai Festival, pengunjung juga bisa menikmati berbagai keseruan yang ditawarkan di TMII. Ada Light Installation Hutan Menyala Dongeng Nusantara produksi Sembilan Matahari, Circus Nusantara, Animal Parade dari Jagat Satwa Nusantara, Jazz Senja Nusantara bersama Jazz Gunung Indonesia selain dari berbagai aktivasi budaya seperti Parade Budaya dari Diklat Anjungan TMII, Tari Kecak, dan masih banyak lagi.
