Setelah seharian menahan lapar dan haus, tubuh membutuhkan asupan yang mampu mengembalikan energi sekaligus menyegarkan kembali kondisi tubuh. Salah satu pilihan terbaik saat berbuka puasa adalah buah-buahan.
Buah-buahan segar mengandung vitamin, mineral, serat, serta kadar air yang tinggi. Konsumsi buah saat berbuka juga dinilai lebih ringan bagi pencernaan sebelum menyantap makanan utama.
Selain menyegarkan, buah-buahan juga dapat membantu tubuh beradaptasi kembali setelah seharian tidak menerima asupan makanan dan minuman.
Kandungan gula alami dalam buah mampu meningkatkan kadar energi secara perlahan tanpa membuat tubuh terasa terlalu “kaget”.
Nah kali ini, owrite akan merangkum buah-buahan yang cocok dikonsumsi saat berbuka puasa. Berikut ulasannya dari berbagai sumber, Kamis, 5 Maret 2026.
- Kurma
Kurma merupakan buah yang kerap ada saat bulan Ramadan. Buka puasa dengan kurma juga merupakan Sunnah dan anjuran Nabi Muhammad SAW.
Kurma mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang mudah diserap tubuh sehingga mampu dengan cepat mengembalikan energi yang hilang setelah berpuasa.
Selain itu, kurma juga kaya akan serat, kalium, magnesium, serta vitamin B yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan, membantu keseimbangan elektrolit, dan mendukung fungsi otot serta saraf. Pada Sunnahnya, kurma dimakan dengan jumlah ganjil.
- Semangka
Buah semangka terkenal dengan kandungan airnya yang tinggi sehingga cocok dikonsumsi saat berbuka puasa. Dengan konsumsi semangka, Anda akan mendapatkan asupan vitamin, mineral, dan senyawa antioksidan yang dapat mengembalikan keseimbangan elektrolit.
- Anggur
Buah anggur bisa jadi alternatif yang baik sebagai takjil. Buah ini memiliki rasa segar dan manis yang dapat mengembalikan cairan dan gula di dalam tubuh. Selain itu, kandungan air dan seratnya bisa membantu mencegah sembelit.
- Apel
Meski kandungan airnya tidak sebanyak semangka, buah apel mengandung serat yang juga bermanfaat bagi kesehatan. Serat pada apel akan membantu menyiapkan organ-organ pencernaan untuk menerima makanan yang lebih padat.
- Jeruk
Di dalam buah jeruk mengandung karbohidrat dan air, dengan gula berbentuk glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Meski tinggi kandungan gula, buah jeruk tidak meningkatkan gula darah dengan cepat sehingga aman bagi penderita diabetes.
