Di tengah gempuran kuliner modern yang terus bermunculan, jajanan tradisional khas Betawi tetap punya tempat tersendiri di hati masyarakat.
Cita rasanya yang autentik, resep turun-temurun, hingga nilai budaya yang melekat menjadikan jajanan ini tak sekadar makanan, tetapi juga bagian dari identitas.
Dari yang manis hingga gurih, berikut lima jajanan legendaris khas Betawi yang masih eksis dan wajib kamu coba.
- Es Selendang Mayang
Es selendang mayang merupakan minuman tradisional khas betawi yang memiliki beberapa komponen didalamnya, perpaduan tekstur kenyal dari hunkwe/sagu aren (warna warni) dengan kuah santan gurih dan sirup gula merah. Minuman ini biasanya disajikan pada acara pernikahan, sebagai menu takjil, atau acara hajatan betawi. Jajanan yang sudah dikenal sejak tahun 1940 an ini sering dikaitkan dengan cerita rakyat Jampang Mayangsari. Mayangsari terkenal kecantikannya dan salah satu keunggulannya adalah rambutnya yang hitam panjang ikal. Oleh karena itu banyak juga yang menyebut kue ini indah menawan. Bentuknya yang semula di loyang berlapis tiga warna, kemudian dipotong panjang seperti selendang. Potongan panjang tadi kemudian dipotong kecil-kecil. - Kue Rangi
Kue ini memiliki cita rasa yang yang unik, yaitu perpaduan antara gurih dan manis. Dibuat dari campuran tepung sagu dan kelapa parut kemudian dipanggang menggunakan cetakan khusus sehingga bagian luarnya terasa renyah. Kue ini disajikan menggunakan siraman gula kental diatasnya yang memberikan cita rasa gurih manis saat masuk mulut. Jajanan ini dapat ditemukan di pasar tradisional maupun pedagang kaki lima yang ada di jakarta. Meskipun keberadaannya mulai jarang ditemukan, beberapa pelaku usaha kuliner terus melestarikannya dengan inovasi, seperti memberikan tambahan rasa. Popularitas Kue Rangi sebagai warisan kuliner Betawi menjadikannya salah satu camilan yang wajib dicoba. - Kerak Telor
Kerak telor adalah salah satu kudapan khas betawi yang dikenal dengan cita rasa gurih manis yang menggugah selera.
Kerak telor juga dikenal dengan omelette Betawi, karena bentuknya mirip omelette atau telur dadar. Terbuat dari Ketan, kelapa, udang kering, merica, garam, dan telur. Kerak telor ini sendiri memiliki metode memasak yang cukup unik, yakni menggunakan arang rambutan yang membuat makanan menjadi lebih harum.
Cara memasaknya pun cukup unik, saat kerak telor sudah setengah matang maka wajan akan dibalik dan dibiarkan terkena bara api sambil dikipasi. - Bir Pletok
Bir pletok adalah minuman tradisional khas Betawi dengan rasa segar dan aroma rempah yang khas. Bir pletok dikenal sebagai minuman tradisional yang digemari masyarakat betawi. Meskipun namanya “bir”, minuman ini bebas dari alkohol sehingga aman dikonsumsi oleh berbagai kalangan. Dipercaya memberikan rasa hangat dan menyegarkan pada tubuh karena komposisi umumnya terdiri dari jahe, serai, kayu manis, cengkeh, dan daun pandan. - Ongol-Ongol
Jajanan tradisional khas betawi ini memiliki tekstur yang kenyal dan rasa manis dari gula merah. Terbuat dari tepung tapioka dan disajikan dengan taburan kelapa parut yang gurih, membuat jajanan ini masih digemari hingga kini.


