Chiki Fawzi, seorang aktivis Indonesia mengklaim bahwa rekan-rekannya mengalami perlakuan kasar oleh pasukan Israel saat melakukan aksi terkait Palestina.
Dalam unggahan Instagram pada Jumat 22 Mei 2026, Chiki Fawzi melalui Instagram pribadinya @chikifawzi menyampaikan bahwa teman-temannya dipukul di dalam container, ditembak dengan senapan angin, dilecehkan, dan disetrum listrik. Beberapa korban disebutkan mengalami cedera hingga memerlukan pemeriksaan rontgen karena diduga mengalami patah tulang.
Parah2 bgt perlakuan IOF ke teman2ku. Digebukin dalam container, ditembakin senapan angin sekitarnya, dilecetin, disetrum muluuu. Sampai bbrp harus dironsen krn ada bbrp yg kemungkinan patah :(,”
tulis Chiki Fawzi dalam caption unggahannya.
Ia juga menambahkan, bahwa insiden tersebut justru mendorong sembilan orang menjadi pendukung Palestina, menjadi lebih vokal. Serta empat orang jurnalis yang juga menjadi korban penculikan akan menceritakan pengalaman mereka.







