Menikmati sushi sudah menjadi kebiasaan banyak masyarakat Indonesia. Apalagi restoran makanan Jepang ini banyak menjamur di kota-kota besar.
Namun, menurut Head Chef Genki Sushi, Bayu Tresna Wijaya saat ini masih ada sejumlah kesalahan yang kerap dilakukan saat menyantap hidangan khas Jepang tersebut.
Menurut Bayu, menikmati sushi bukan sekadar soal kenyang, tetapi juga merasakan perpaduan rasa yang telah dirancang oleh chef. Karena itu, ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari agar pengalaman menyantap sushi menjadi lebih maksimal.
Berikut beberapa kesalahan yang paling sering dilakukan saat makan sushi menurut Head Chef Genki Sushi, Bayu Tresna Wijaya.
1. Terlalu Banyak Menggunakan Kecap Asin dan Bumbu Tambahan
Kesalahan yang paling sering ditemui adalah penggunaan soyu (kecap asin), wasabi, hingga togarashi secara berlebihan.
Padahal, menurut Bayu sushi sudah dirancang dengan komposisi rasa yang seimbang antara nasi, topping, dan saus. Terlalu banyak bumbu tambahan justru dapat menutupi rasa asli bahan utama.
Rata-rata kita terlalu banyak kasih soyu, togarashi dan sebagainya. Padahal rasa asli dari topping dan nasinya sebenarnya sudah enak,”
kata Bayu.
2. Menggunakan Wasabi Berlebihan
Selain kecap asin, penggunaan wasabi yang terlalu banyak juga menjadi kesalahan yang cukup sering dilakukan.
Bayu menyarankan wasabi digunakan secukupnya agar tidak mendominasi rasa sushi.
Wasabi sedikit saja. Kalau terlalu banyak, rasa pedasnya justru merusak rasa asli sushi,”
ujarnya.
3. Memakan Sushi Sedikit Demi Sedikit
Menurut Bayu, sushi idealnya dinikmati dalam satu kali suapan atau one bite.
Cara ini memungkinkan seluruh elemen dalam sushi, mulai dari nasi, topping, hingga saus, menyatu secara sempurna saat disantap.
Kalau bisa langsung satu suapan supaya rasa topping, saus dan nasinya blended jadi satu,”
katanya.
4. Mencampur Semua Bumbu dalam Satu Wadah
Sebagian orang terbiasa mencampur wasabi, soyu, dan bumbu lainnya dalam satu wadah sebelum digunakan.
Meski tidak sepenuhnya salah, Bayu menilai cara tersebut membuat pengalaman menikmati rasa asli sushi menjadi berkurang.
Ia menyarankan setiap bumbu digunakan secara terpisah dan secukupnya agar karakter rasa sushi tetap terasa.
5. Tidak Menikmati Rasa Asli Nigiri Terlebih Dahulu
Bayu menjelaskan bahwa khusus untuk nigiri, konsumen sebaiknya mencoba rasa asli sushi terlebih dahulu sebelum menambahkan bumbu tambahan.
Sebab, jenis sushi ini memang dirancang untuk menonjolkan kualitas ikan atau topping yang digunakan.
Berbeda dengan sushi roll yang umumnya memiliki banyak saus dan isian sehingga lebih fleksibel untuk disesuaikan dengan selera masing-masing.
Kalau nigiri, coba dulu rasa aslinya. Kalau sushi roll lebih fleksibel karena memang fusion dan isinya macam-macam,”
tutupnya.
Jadi, apakah kamu termasuk tim yang langsung mengguyur sushi dengan kecap asin dan wasabi, atau lebih suka mencicipi rasa aslinya terlebih dahulu?
Apa pun pilihannya, tidak ada salahnya kamu mencoba makan sushi ala Chef Bayu. Setidaknya ini bisa menjadi pengalaman baru untuk menikmati perpaduan rasa nasi, topping, dan saus yang telah dirancang dalam setiap sajian sushi. Siapa tahu, kamu justru akan mendapatkan sensa rasa yang selama ini terlewatkan.

