Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 7 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / QRIS Palsu Makin Marak, Waspadai Modus yang Bisa Kuras Rekening dan Curi Data Pribadi
Hype

QRIS Palsu Makin Marak, Waspadai Modus yang Bisa Kuras Rekening dan Curi Data Pribadi

Ani RatnasariHardani Triyoga
Last updated: Juni 21, 2026 4:16 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Hardani Triyoga
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Warga memindai kode QRIS untuk mendapakan suvenir saat edukasi keuangan di pasar malam Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Warga memindai kode QRIS untuk mendapakan suvenir saat edukasi keuangan di pasar malam Kabupaten Kediri, Jawa Timur. (Foto: ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani).
SHARE

Pembayaran menggunakan QRIS kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Mulai dari membeli makanan, membayar parkir, berbelanja di warung, hingga berdonasi, semua bisa dilakukan hanya dengan memindai kode QR melalui ponsel.

Daftar isi Konten
  • Bagaimana Modus QRIS Palsu Bekerja?
  • Ciri-ciri QRIS Palsu
  • Jangan Asal Scan

Namun, di balik kemudahan tersebut, muncul ancaman kejahatan digital yang semakin canggih. Modus QRIS palsu kini jadi salah satu metode penipuan yang patut diwaspadai.

Sebab, tak hanya berpotensi mengalihkan uang ke rekening pelaku, tapi juga mencuri data pribadi hingga membobol akun m-banking dan dompet digital korban.

Karena itu, masyarakat perlu memahami modus ini bekerja dan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menghindarinya.

Bagaimana Modus QRIS Palsu Bekerja?

Banyak orang beranggapan bahwa seluruh kode QR yang ditemui di tempat umum aman untuk digunakan. Celah inilah yang kerap dimanfaatkan pelaku kejahatan siber.

Kebiasaan pengguna yang terburu-buru saat melakukan pembayaran tanpa memeriksa detail transaksi menjadi sasaran utama para pelaku.

Baca juga:
QRIS hingga BI-Fast, Ini Warisan Perry Warjiyo Setelah Tinggalkan Bank… Perry Warjiyo resmi mundur dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI), setelah delapan…
Gaji Baru Masuk, Kok Rasanya Cepat Banget Mengundurkan Diri? Sering heran mengapa gaji baru masuk tetapi langsung "menghilang" secepat kilat? Dari…
Kenapa Generasi Sekarang Lebih Nyaman Bayar Pakai QRIS? Pernah pergi jajan tanpa dompet dan hanya bermodal ponsel? Tren pembayaran nontunai…
  • QRIS hingga BI-Fast, Ini Warisan Perry Warjiyo Setelah Tinggalkan Bank Indonesia
  • Gaji Baru Masuk, Kok Rasanya Cepat Banget Mengundurkan Diri?
  • Kenapa Generasi Sekarang Lebih Nyaman Bayar Pakai QRIS?

Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun Instagram @ccicpolri, salah satu modus yang sering ditemukan adalah pelaku menempelkan stiker QRIS palsu di atas QRIS asli milik toko, warung, lokasi parkir, hingga kotak donasi.

Akibatnya, ketika korban melakukan pembayaran tanpa memeriksa identitas penerima, dana yang seharusnya masuk ke pemilik usaha justru berpindah ke rekening pelaku penipuan.

Ancaman yang lebih serius muncul melalui metode yang dikenal sebagai QR phishing atau quishing.

Dalam modus ini, kode QR tidak mengarah ke sistem pembayaran resmi. Tapi, melainkan ke situs palsu yang dibuat menyerupai halaman bank atau aplikasi dompet digital.

Ketika korban memasukkan informasi seperti nomor telepon, username, password, PIN, atau kode OTP, seluruh data tersebut bisa langsung dicuri oleh pelaku.

Data yang berhasil diperoleh kemudian digunakan untuk mengambil alih akun perbankan maupun dompet digital korban.

Ilustrasi penggunaan QRIS untuk pembayaran. (Sumber: Instagram/bank_indonesia)
Ilustrasi penggunaan QRIS untuk pembayaran. (Sumber: Instagram/bank_indonesia)

Ciri-ciri QRIS Palsu

Sebelum melakukan pembayaran, pengguna sebaiknya membiasakan diri memeriksa kondisi fisik QR code yang tersedia.

Jika kode QR terlihat seperti stiker tambahan yang ditempel di atas kode lain, sebaiknya jangan langsung digunakan karena ada kemungkinan kode tersebut bukan milik merchant yang sebenarnya.

Ketika QRIS, Bisnis, dan Hak Konsumen yang Terabaikan

Selain itu, selalu periksa nama penerima pembayaran yang muncul di layar setelah QR dipindai. Jika nama tersebut berbeda dengan nama toko, warung, atau tempat usaha yang sedang dikunjungi, transaksi sebaiknya segera dibatalkan.

Pengguna juga harus berhati-hati apabila setelah memindai QR code justru diarahkan ke sebuah situs web yang meminta data sensitif seperti PIN, password, atau kode OTP.

Dalam transaksi QRIS normal, pengguna tidak akan diminta memasukkan informasi rahasia semacam itu.

Adapun berikut tiga langkah sederhana untuk menghindari penipuan

Agar terhindar dari modus QRIS palsu, ada beberapa langkah sederhana yang perlu dilakukan sebelum menyelesaikan pembayaran.

Pertama, selalu pastikan nama merchant atau penerima pembayaran yang muncul di aplikasi sesuai dengan tempat transaksi dilakukan.

Kedua, jangan pernah memberikan PIN, password, maupun kode OTP kepada siapa pun. Hal itu termasuk melalui situs yang muncul setelah memindai QR code.

Ketiga, apabila menemukan hal yang mencurigakan atau berbeda dari biasanya, segera konfirmasikan kepada kasir atau pemilik usaha sebelum melakukan pembayaran.

Langkah sederhana tersebut dapat membantu melindungi saldo, akun digital, serta data pribadi dari penyalahgunaan.

Baca juga:
Tak Perlu Repot Tukar Uang, Prabowo Janji Dalam Waktu Dekat… Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa kode QR (cross-border QR payment) bisa digunakan…
QRIS Bakal Bisa Dipakai di Hong Kong dan India, Ini… Bank Indonesia (BI) akan memperluas jangkauan penggunaan Quick Response Indonesia Standard (QRIS)…
Transaksi QRIS di Jakarta Melonjak, BI DKI Perkuat Digitalisasi UMKM Kantor Perwakilan Provinsi DKI Jakarta mendukung peluncuran platform Gang Dagang sebagai langkah…
  • Tak Perlu Repot Tukar Uang, Prabowo Janji Dalam Waktu Dekat QRIS Bisa…
  • QRIS Bakal Bisa Dipakai di Hong Kong dan India, Ini Target Transaksi…
  • Transaksi QRIS di Jakarta Melonjak, BI DKI Perkuat Digitalisasi UMKM

Adapun apabila seseorang terlanjur melakukan transfer ke QRIS palsu atau memasukkan data penting ke situs yang mencurigakan, tindakan cepat sangat diperlukan.

Korban disarankan segera menghubungi bank atau penyedia layanan pembayaran yang digunakan untuk melaporkan kejadian tersebut.

Selanjutnya, ubah password akun yang terkait. Lalu, lakukan pemblokiran akses jika diperlukan. Kemudian, simpan seluruh bukti transaksi maupun tangkapan layar sebagai bahan pelaporan.

Jika terdapat indikasi pencurian data atau pembobolan rekening, korban juga perlu segera melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti.

Jangan Asal Scan

Di era digital, metode penipuan terus berkembang mengikuti kebiasaan masyarakat yang semakin mengandalkan teknologi.

Maka itu, kewaspadaan jadi kunci utama dalam setiap transaksi digital. Sebelum memindai QR code, pastikan terlebih dahulu siapa penerima pembayaran dan ke mana kode tersebut mengarahkan pengguna.

Memeriksa detail transaksi hanya membutuhkan waktu beberapa detik. Namun, langkah sederhana tersebut dapat mencegah kerugian yang jauh lebih besar, mulai dari kehilangan uang hingga pencurian data pribadi yang berpotensi disalahgunakan oleh pelaku kejahatan siber.

Tag:Dompet DigitalKejahatan DigitalOTPPencurian dataQRIS
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Hardani Triyoga
ByHardani Triyoga
Asisten Redaktur
Follow:
Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.
Trending di OWRITE
Dipecat karena Tilap Uang, Eks Bos Sekolah Swasta di Jaksel Tinggalkan ‘Gudang’ Bedil
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruangan eks ketua yayasan sekolah.
1
Dari Court ke Street, Sepatu Basket Berubah Jadi Statement Fashion
By Syifa Fauziah
Sepatu Basket
2
Ada AK-47 Hingga Narkoba: ‘Gudang Rahasia’ Mantan Ketua Yayasan Sekolah di Jaksel Terbongkar
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruang sekolah berisi senpi dan narkotika.
3
Heboh Warga Israel Diduga Tinggal dan Punya Bisnis di Bali, Kemlu RI: Kami Cek Dulu
By Natania Longdong
Ilustrasi warga asing liburan di Bali.
4
Babak Baru Polemik Tudingan Wartawan ‘Gerombolan Sirkus’, Deddy Sitorus Siapkan Langkah Hukum
By Rika Pangesti
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus.
5

BERITA LAINNYA

Artis Cinta Laura
Hype

Cinta Laura Geram soal Kasus Yurizal: Pasien BPJS Tak Boleh Diperlakukan Berbeda

Artis Cinta Laura ikut menyoroti kasus meninggalnya Yurizal, pasien BPJS Kesehatan yang…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
5 jam lalu
Lomba balap karung
Hype

Mengenal Sejarah Balap Karung yang Selalu Ada Saat Lomba 17 Agustusan 

Kalau kamu sadar, ada satu lomba yang nggak pernah absen di setiap…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
9 jam lalu
Petugas mengendarai truk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)
Hype

Netizen Heboh Lihat Omzet Kopdes Banjarsari Rp300 Juta, Padahal Buka Cuma 2 Jam Sehari

Unggahan akun Instagram @mood.jakarta tengah jadi perbincangan netizen setelah membahas mengenai keberhasilan…

Ani RatnasariHardani Triyoga
By
Ani Ratnasari
Hardani Triyoga
9 jam lalu
Hype

Manis dan Legendari, Yuk Kenalan dengan Kue Cucur Si Hitam Manis Penghias Pasar Subuh

Berbagai jajanan khas daerah masih diproduksi dan dinikmati oleh berbagai kalangan, mulai…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up