Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 18 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / FOMO Pingin Ikut Lari Maraton? Yuk Simak Persiapannya yang Wajib Kamu Tahu Sebelum Daftar 
Hype

FOMO Pingin Ikut Lari Maraton? Yuk Simak Persiapannya yang Wajib Kamu Tahu Sebelum Daftar 

Ani RatnasariSyifa Fauziah
Last updated: Juni 24, 2026 3:28 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Run finisher
Run finisher (Foto: laman Borobudur Marathon)
SHARE

Kamu ngeh enggak sih kalau belakangan timeline medsos kamu penuh dengan influencer yang pamer medali finisher dan jersey race. Jangan salah ya, belakangan lari maraton memang lagi tren dan dilirik banyak orang. 

Daftar isi Konten
  • Jangan Nekat Daftar Maraton karena FOMO
  • Jangan Lupa Medical Check Up
  • Persiapan Maraton Bukan Cuma Soal Lari
  • Pilih Sepatu yang Cocok
  • Jangan Lupa Bahan Bakar
  • Risiko Cedera yang Perlu Kamu Ketahui

Enggak heran banyak yang memasukkan maraton ke dalam bucket list tahun ini. Namun, kebanyakan orang ikut olahraga satu ini hanya karena ikut tren atau mengejar konten foto-foto estetik.

Padahal yang nggak banyak orang tahu, maraton punya jarak tempuh 42,195 kilometer. Dibandingkan fun run atau 5K, olahraga ini sangat menantang fisik dan mental.

Baca juga:
Bukan Lagi Sekadar FOMO, Turnamen Padel Internasional FIP Perdana Digelar… Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) akan menggelar dua turnamen internasional bergengsi, yaitu…
Apa Itu JOMO? Tren Gaya Hidup yang Disebut Lebih Sehat… Di era media sosial, banyak orang merasa harus selalu mengikuti tren, menghadiri…
  • Bukan Lagi Sekadar FOMO, Turnamen Padel Internasional FIP Perdana Digelar di Jakarta
  • Apa Itu JOMO? Tren Gaya Hidup yang Disebut Lebih Sehat daripada FOMO

Karena itu, persiapan menjadi hal yang tidak bisa ditawar. Tanpa latihan yang cukup, akan meningkatkan risiko cedera dan masalah kesehatan lainnya.

Mengutip dari laman resmi RS Pondok Indah, kalau kamu mau ikut maraton, idealnya kamu sudah terbiasa dengan olahraga lari ini selama satu tahun. Kamu juga dianjurkan untuk rutin berlari 24 hingga 40 kilometer setiap minggunya.

Selain itu, kamu sebaiknya pernah mengikuti lomba 5K, 10K, atau half marathon jangan tiba-tiba langsung ikut lari maraton. Karena, tanpa pengalaman tersebut tubuh dan mental akan kaget saat menghadapi race panjang.

Jangan Nekat Daftar Maraton karena FOMO

Melihat teman-teman upload medali finisher memang bikin iri. Apalagi setiap minggu ada saja yang menyelenggarakan event ini.

Namun, yang harus digaris bawahi adalah maraton bukan olahraga yang bisa dipersiapkan dalam hitungan minggu. Karena, tubuh membutuhkan proses adaptasi yang cukup panjang.

Persiapan maraton umumnya memakan waktu sekitar 12 hingga 20 minggu. Dalam periode itu, kamu akan meningkatkan jarak tempuh secara bertahap.

Kalau kamu masih baru mulai lari, tidak ada salahnya memulai dari 5K. Menikmati proses jauh lebih penting dibanding memaksakan target besar.

Jangan Lupa Medical Check Up

Banyak orang fokus membeli outfit baru sebelum race. Padahal, memeriksa kondisi kesehatan justru jauh lebih penting.

Pemeriksaan kesehatan membantu mengetahui apakah tubuh siap menjalani latihan intensif. Terutama untuk kesehatan jantung dan tekanan darah.

Jika kamu pernah mengalami nyeri dada saat olahraga atau sering sesak napas, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ke dokter sebelum ikut event lari.

Langkah sederhana ini bisa membantu mencegah risiko yang tidak diinginkan. Karena keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama.

Persiapan Maraton Bukan Cuma Soal Lari

Kesalahan yang sering terjadi adalah menganggap latihan maraton hanya soal menambah jarak tempuh. Faktanya, ada banyak aspek lain yang perlu diperhatikan.

Latihan penguatan otot atau strength training membantu tubuh lebih stabil saat berlari. Risiko cedera juga bisa ditekan dengan lebih baik.

Selain itu, tubuh juga membutuhkan waktu pemulihan yang cukup. Istirahat merupakan bagian penting dari program latihan.

Kurang tidur ternyata dapat meningkatkan risiko cedera hingga dua kali lipat. Jadi, jangan sampai latihan keras tetapi mengabaikan recovery ya.

Baca juga:
Lima Permainan Anak di Monas Saat 17 Agustusan, Gratis dan… Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, tak…
Prabowo Bongkar Masalah Dokter Gigi di RI, 6.000 Puskesmas Bakal… Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung soal kekurangan dokter gigi di Indonesia dalam…
Viral Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg,… Pernah kebayang nggak punya pendapatan Rp700 ribu hanya dengan ngupas satu kilogram…
  • Lima Permainan Anak di Monas Saat 17 Agustusan, Gratis dan Buka Sampai…
  • Prabowo Bongkar Masalah Dokter Gigi di RI, 6.000 Puskesmas Bakal Jadi Sasaran…
  • Viral Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Netizen Langsung…

Pilih Sepatu yang Cocok

Sepatu lari sering menjadi item wajib bagi pelari pemula. Namun, memilih sepatu hanya karena sedang tren bisa jadi kesalahan besarmu.

Perlu diketahui, setiap orang punya bentuk kaki dan pola pijakan yang berbeda. Karena itu, kebutuhan sepatu setiap pelari juga tidak sama.

Sepatu yang tepat akan membantu mengurangi tekanan pada lutut dan pergelangan kaki. Berlari dalam jangka panjang pun akan terasa lebih nyaman.

Jadi, hindari menggunakan sepatu baru saat hari perlombaan. Sebaiknya pakai sepatu sudah dicoba berkali-kali selama sesi latihan.

Jangan Lupa Bahan Bakar

Tubuh membutuhkan bahan bakar yang cukup untuk menjalani latihan panjang. Karena itu, pola makan tidak boleh sembarangan.

Karbohidrat kompleks seperti nasi, roti gandum, pasta, dan buah dapat membantu menjaga cadangan energi tetap terisi.

Asupan cairan juga harus diperhatikan sejak masa latihan. Dehidrasi bisa membuat performa menurun dan tubuh lebih cepat lelah.

Saat berlari lebih dari satu jam, minuman elektrolit dapat membantu menggantikan cairan yang hilang melalui keringat.

Risiko Cedera yang Perlu Kamu Ketahui

Berhasil finish di event lari Maraton memang memberi rasa bangga. Namun, olahraga ini juga memiliki risiko cedera yang cukup tinggi.

Cedera yang sering dialami pelari antara lain plantar fasciitis atau nyeri tumit. Selain itu, runner’s knee juga menjadi keluhan yang cukup umum.

Ada pula iliotibial band syndrome yang menyebabkan nyeri pada sisi luar kaki. Cedera biasanya muncul akibat latihan berlebihan atau teknik yang kurang tepat.

Kalau rasa nyeri mulai mengganggu aktivitas dan teknik berlari, jangan dipaksakan. Istirahat dan evaluasi kondisi tubuh menjadi langkah terbaik.

Di musimnya semua orang berlomba-lomba membagikan pencapaian di media sosial, maraton memang terlihat menarik. Namun, olahraga ini membutuhkan komitmen yang tidak sebentar.

Tidak ada yang salah jika kamu belum siap berlari 42 kilometer. Memulai dulu dari 5K atau 10K untuk membentuk fondasi yang lebih kuat terlebih dahulu.

Dan pada akhirnya, tujuan utama lari bukan sekadar mendapatkan medali finisher. Yang paling penting adalah menjaga tubuh tetap sehat dan menikmati setiap prosesnya.

Tag:finisherfomolari marathon
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Trending di OWRITE
Doa Menag di Istana Saat HUT RI ke-81 Viral, Netizen: “Kok Ada Persentase?”
By Ani Ratnasari
Menag Nasaruddin Umar dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
1
BEM UI Demo, Bawa 8 Tuntutan “Merebut Kemerdekaan”
By Rahmat Baihaqi
Ketua BEM Universitas Indonesia (UI) Yatalathof Imawan.
2
Prabowo Diapit Jokowi-Gibran di HUT RI, Sinyal Hubungan Kertanegara-Solo Baik-Baik Saja?
By Hardani Triyoga
Presiden RI Prabowo Subianto duduk diapit Presiden ke-7 RI Jokowi dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Merdeka. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S).
3
Praperadilan Febrie Adriansyah Dimulai: Prosedur Penetapan Tersangka Masuk Ruang Uji
By Rahmat Baihaqi
Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Febri Diansyah (tengah) dan Firman Wijaya (kiri) menyampaikan keterangan pers di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
4
Rupiah Melemah ke Rp17.850 per Dolar AS, Ini Proyeksinya Sepanjang Hari Ini 
By Anisa Aulia
Petugas menunjukkan pecahan mata uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat (AS) di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta
5

BERITA LAINNYA

Menag Nasaruddin Umar dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Hype

Doa Menag di Istana Saat HUT RI ke-81 Viral, Netizen: “Kok Ada Persentase?”

Doa Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
5 jam lalu
Panjat Pinang di Monas
Hype

Serunya Panjat Pinang di Monas, Peserta Jatuh Bangun Berebut Hadiah

Suasana Monumen Nasional (Monas) pada perayaan 17 Agustus kali ini makin ramai.…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
23 jam lalu
Lomba memakai baju daster
Hype

Seru-seruan 17 Agustusan di Monas, Ada Balap Karung hingga Panjat Pinang Berhadiah

Perayaan HUT ke-81 RI di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Senin, 17…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Permainan Anak di Monas Saat 17 Agustusan
Hype

Lima Permainan Anak di Monas Saat 17 Agustusan, Gratis dan Buka Sampai Malam

Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, tak…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up