Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 18 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Apa Itu JOMO? Tren Gaya Hidup yang Disebut Lebih Sehat daripada FOMO
Hype

Apa Itu JOMO? Tren Gaya Hidup yang Disebut Lebih Sehat daripada FOMO

Ossid Duha Jussas SalmaSyifa Fauziah
Last updated: Juni 26, 2026 2:05 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Ilustrasi hidup tenang
Ilustrasi hidup tenang (Foto: unsplash Federico Giampieri)
SHARE

Di era media sosial, banyak orang merasa harus selalu mengikuti tren, menghadiri acara populer, atau terus mengetahui apa yang dilakukan orang lain. Kebiasaan ini sering memicu FOMO (Fear of Missing Out), yaitu rasa takut tertinggal dari orang lain.

Daftar isi Konten
  • Apa itu JOMO?
  • Perbedaan JOMO dan FOMO
  • Manfaat Menerapkan JOMO

Namun, kini muncul tren baru yang justru mengajak untuk berhenti mengejar semuanya, yakni JOMO (Joy of Missing Out). Konsep ini dinilai dapat membantu mengurangi tekanan sosial sekaligus menjaga kesehatan mental.

Sikap seperti apa JOMO itu, berikut penjelasannya dari berbagai sumber.

Baca juga:
Bukan Lagi Sekadar FOMO, Turnamen Padel Internasional FIP Perdana Digelar… Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) akan menggelar dua turnamen internasional bergengsi, yaitu…
FOMO Pingin Ikut Lari Maraton? Yuk Simak Persiapannya yang Wajib… Kamu ngeh enggak sih kalau belakangan timeline medsos kamu penuh dengan influencer yang pamer medali finisher dan jersey race.…
  • Bukan Lagi Sekadar FOMO, Turnamen Padel Internasional FIP Perdana Digelar di Jakarta
  • FOMO Pingin Ikut Lari Maraton? Yuk Simak Persiapannya yang Wajib Kamu Tahu Sebelum…

Apa itu JOMO?

Melansir dari laman Halodoc, JOMO adalah singkatan dari Joy of Missing Out, yaitu perasaan bahagia dan nyaman ketika memilih untuk tidak ikut serta dalam aktivitas, tren, atau berbagai hal yang sedang ramai dilakukan orang lain.

Konsep JOMO menekankan pentingnya menemukan kepuasan dalam momen yang sedang dijalani tanpa merasa harus selalu terhubung dengan aktivitas orang lain. Dengan kata lain, JOMO adalah sikap menerima bahwa tidak semua hal harus diikuti.

Perbedaan JOMO dan FOMO

JOMO dan FOMO memiliki perbedaan yang cukup mendasar yaitu pada fokus perhatian, emosi yang muncul, serta dampaknya terhadap kesehatan mental.

Secara sederhana, FOMO berpusat pada ketakutan akan ketertinggalan, sedangkan JOMO menekankan kebahagiaan karena tidak harus selalu mengikuti apa yang dilakukan orang lain. Karena itu, JOMO dianggap dapat membantu menjaga kesejahteraan mental dan mengurangi tekanan sosial.

Manfaat Menerapkan JOMO

Menerapkan Joy of Missing Out (JOMO) dalam kehidupan sehari-hari jadi bisa menjalani aktivitas dengan lebih tenang dan sesuai dengan prioritas pribadinya. Selain itu juga membantu mengurangi stres dan kecemasan.

JOMO juga dapat meningkatkan kepuasan diri, produktivitas, hingga berpotensi memperbaiki kualitas tidur. Tak kalah penting, JOMO dapat memperkuat hubungan sosial yang lebih bermakna. Alih-alih berusaha mengikuti semua aktivitas sosial.  

Baca juga:
Lima Permainan Anak di Monas Saat 17 Agustusan, Gratis dan… Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, tak…
Prabowo Bongkar Masalah Dokter Gigi di RI, 6.000 Puskesmas Bakal… Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung soal kekurangan dokter gigi di Indonesia dalam…
Viral Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg,… Pernah kebayang nggak punya pendapatan Rp700 ribu hanya dengan ngupas satu kilogram…
  • Lima Permainan Anak di Monas Saat 17 Agustusan, Gratis dan Buka Sampai…
  • Prabowo Bongkar Masalah Dokter Gigi di RI, 6.000 Puskesmas Bakal Jadi Sasaran…
  • Viral Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Netizen Langsung…

Tips Menerapkan JOMO dalam Kehidupan Sehari-hari

Menerapkan JOMO tidak berarti harus menghindari media sosial atau menolak semua aktivitas sosial. Berikut adalah tips menerapkan JOMO dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Batasi penggunaan media sosial. Atur waktu penggunaan media sosial agar tidak berlebihan dan hindari kebiasaan mengecek ponsel terus-menerus, terutama sebelum tidur.
  2. Fokus pada diri sendiri. Luangkan waktu untuk melakukan aktivitas yang disukai, seperti berolahraga, membaca buku, menekuni hobi, atau sekadar beristirahat.
  3. Prioritaskan hubungan yang bermakna. Habiskan waktu berkualitas bersama keluarga, sahabat, dan orang-orang terdekat yang memberikan dukungan positif.
  4. Belajar mengatakan “tidak”. Tidak semua undangan, tren, atau aktivitas harus diikuti. Pilih kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan dan prioritas pribadi.
  5. Biasakan bersyukur. Menghargai hal-hal yang dimiliki dapat membantu meningkatkan rasa puas dan mengurangi keinginan untuk terus membandingkan diri dengan orang lain.
  6. Nikmati momen saat ini. Fokus pada apa yang sedang dijalani tanpa terlalu memikirkan apa yang dilakukan orang lain atau khawatir akan hal yang terlewatkan.

JOMO mengajarkan bahwa melewatkan sesuatu bukanlah hal yang buruk, selama seseorang dapat menikmati dan menghargai apa yang sedang dijalani.

Dengan lebih fokus pada diri sendiri, menjaga keseimbangan hidup, dan memprioritaskan hal-hal yang benar-benar bermakna, seseorang dapat merasakan ketenangan serta kebahagiaan tanpa harus terus-menerus merasa takut tertinggal.

Tag:fomoJOMOlebih sehattren media sosial
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Trending di OWRITE
Doa Menag di Istana Saat HUT RI ke-81 Viral, Netizen: “Kok Ada Persentase?”
By Ani Ratnasari
Menag Nasaruddin Umar dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
1
BEM UI Demo, Bawa 8 Tuntutan “Merebut Kemerdekaan”
By Rahmat Baihaqi
Ketua BEM Universitas Indonesia (UI) Yatalathof Imawan.
2
Praperadilan Febrie Adriansyah Dimulai: Prosedur Penetapan Tersangka Masuk Ruang Uji
By Rahmat Baihaqi
Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Febri Diansyah (tengah) dan Firman Wijaya (kiri) menyampaikan keterangan pers di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (5/8/2026).
3
Rupiah Melemah ke Rp17.850 per Dolar AS, Ini Proyeksinya Sepanjang Hari Ini 
By Anisa Aulia
Petugas menunjukkan pecahan mata uang Rupiah dan Dolar Amerika Serikat (AS) di Kantor Cabang BNI Pasar Baru, Jakarta
4
Guru Honorer Lijan Sinaga Jadi Terdakwa: JPPI Sorot Garis Batas Disiplin dan Martabat Siswa
By Syifa Fauziah
Ilustrasi guru jadi terdakwa.
5

BERITA LAINNYA

Menag Nasaruddin Umar dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Hype

Doa Menag di Istana Saat HUT RI ke-81 Viral, Netizen: “Kok Ada Persentase?”

Doa Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
4 jam lalu
Panjat Pinang di Monas
Hype

Serunya Panjat Pinang di Monas, Peserta Jatuh Bangun Berebut Hadiah

Suasana Monumen Nasional (Monas) pada perayaan 17 Agustus kali ini makin ramai.…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
22 jam lalu
Lomba memakai baju daster
Hype

Seru-seruan 17 Agustusan di Monas, Ada Balap Karung hingga Panjat Pinang Berhadiah

Perayaan HUT ke-81 RI di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Senin, 17…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Permainan Anak di Monas Saat 17 Agustusan
Hype

Lima Permainan Anak di Monas Saat 17 Agustusan, Gratis dan Buka Sampai Malam

Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, tak…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up