Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hype

Usulan Warga Patungan untuk MBG Banjir Kritik, Netizen: DPR Aja yang Bantu!

Usulan agar masyarakat ikut menyumbang untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai gelombang reaksi di media sosial.

Petugas menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tubo, Ternate, Maluku Utara, Senin (8/6/2026).
Petugas menyiapkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tubo, Ternate, Maluku Utara, Senin (8/6/2026). (ANTARA FOTO/Andri Saputra/tom.)

Usulan agar masyarakat ikut menyumbang untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai gelombang reaksi di media sosial. Mayoritas warganet menolak gagasan tersebut dan menilai pendanaan program pemerintah seharusnya menjadi tanggung jawab negara.

Perbincangan itu mencuat setelah akun Instagram @_faktanews mengunggah pernyataan Ketua DPD RI Puan Maharani yang mengusulkan masyarakat mampu menyisihkan sebagian hartanya demi menjaga keberlangsungan Program MBG.

Dalam unggahan tersebut dijelaskan, usulan itu muncul di tengah meningkatnya kebutuhan anggaran MBG. Puan Maharani menilai semangat gotong royong dapat menjadi salah satu solusi agar program bagi anak sekolah dan kelompok rentan tetap berjalan.

Iklan

Menuai Pro dan Kontra

Namun, gagasan tersebut justru memancing pro dan kontra. Hingga hari ini, unggahan itu telah disukai sekitar 9.794 akun, memperoleh 13,3 ribu komentar, dibagikan ulang 1.242 kali, dan dibagikan lebih dari 5.900 kali.

Kolom komentar unggahan tersebut didominasi nada penolakan. Banyak netizen mempertanyakan alasan masyarakat diminta ikut patungan untuk membiayai program pemerintah, bahkan sebagian menyindir pejabat agar lebih dulu menyisihkan gaji dan tunjangan mereka sebelum meminta kontribusi dari rakyat.

Kalian aja gausah digaji, gimana?”

tulis akun @siti_jkusuma.

Komentar bernada sinis juga datang dari akun @nurulfahrachmawati.

Alamak najisnyaaa,”

tulisnya.

Sementara itu, akun @mom_zhe2 menilai para pejabat seharusnya lebih dulu berkontribusi sebelum meminta masyarakat ikut menyumbang.

Knp gak DPRnya aja yg ngebantu!?!? Kan uang tunjangannya buwanyak bgt tuh pak?!!! Aneh aja rakyatnya yg hrs bantu! Anda sehat!?!?”

tulisnya.

Ada pula netizen yang memilih menanggapi dengan nada bercanda. 

Hadeh, hiburan di tanggal tua lagi,”

gurau akun @desma_well.

Senada dengan komentar lainnya, akun @fumio_prasetya juga menilai beban pendanaan program pemerintah tidak seharusnya dialihkan kepada masyarakat.

Kepentingan kalian sendiri kok rakyat disuruh nanggung,”

tulisnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Internship

    Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial

  • Reporter

    Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.