Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 21 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Merdang Merdam, Tradisi Panen Suku Karo yang Dulu Jadi Ajang Cari Jodoh
Hype

Merdang Merdam, Tradisi Panen Suku Karo yang Dulu Jadi Ajang Cari Jodoh

Ani RatnasariIvan OWRITE
Last updated: Juli 20, 2026 9:23 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
11 jam lalu
Share
Tradisi Panen Suku Karo
Tradisi Panen Suku Karo (Foto: Instagram/ @bobbynst)
SHARE

Di tengah tren konser musik, festival, hingga event-even keren yang lebih dekat dan terkenal di kalangan gen z, masyarakat Karo di Sumatera Utara ternyata sudah punya “festival tahunan” yang sudah ada bahkan sebelum Indonesia merdeka.

Daftar isi Konten
  • Asal Usul Merdang Merdam
  • Jadi Ajang “Recharge Social Battery“
  • Dulu Jadi Tempat Cari Jodoh

Tradisi itu bernama Merdang Merdem atau Kerja Tahun, yaitu pesta adat yang identik dengan ungkapan rasa syukur atas hasil panen, sekaligus jadi momen berkumpul bersama keluarga.

Menariknya, tradisi ini bukan hanya sekadar seremoni adat saja. Merujuk dari Puteri Hijau: Jurnal Pendidikan Sejarah, Merdang Merdem juga dijadikan ruang untuk memperkuat solidaritas, menjaga identitas, bahkan mempererat hubungan antara keluarga yang sudah lama terpisah.

Baca juga:
Viral, Dosen UGM Diduga Jadi Korban Doxing Usai Kritik Polemik… Baru-baru ini viral di media sosial seorang dosen Fakultas Hukum (FH) Universitas…
Sunscreen Tetap Perlu Dipakai di Dalam Rumah, Ini Alasannya Banyak orang mengira sunscreen hanya perlu dipakai saat beraktivitas di luar ruangan…
Mengenal Rumah Bolon, Rumah Adat Sumatera Utara yang Khas Rumah Bolon merupakan rumah adat tradisional masyarakat Batak di Sumatera Utara yang…
  • Viral, Dosen UGM Diduga Jadi Korban Doxing Usai Kritik Polemik Menteri PU…
  • Sunscreen Tetap Perlu Dipakai di Dalam Rumah, Ini Alasannya
  • Mengenal Rumah Bolon, Rumah Adat Sumatera Utara yang Khas

Asal Usul Merdang Merdam

Merdang Merdem berakar dari kehidupan agraris masyarakat Karo yang sejak dahulu menggantungkan hidup pada sektor pertanian, terutama padi.

Desa Wae Rebo, Kampung Adat di Atas Awan yang Jadi Ikon Wisata Flores

Setelah musim panen usai, masyarakat menggelar pesta sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atau Dibata atas hasil bumi yang diperoleh, sekaligus memohon keberkahan untuk musim tanam berikutnya.

Dalam jurnal tersebut disebutkan tradisi ini telah ada jauh sebelum masa kolonial Belanda.

Meski mengalami penyesuaian seiring masuknya modernisasi dan agama-agama formal, esensi utamanya sebagai ungkapan syukur dan perekat hubungan sosial tetap dipertahankan hingga sekarang.

Jadi Ajang “Recharge Social Battery“

Kalau sekarang banyak orang sengaja melakukan detoks media sosial demi menghabiskan waktu bersama keluarga, masyarakat Karo sudah melakukannya sejak lama melalui Merdang Merdem.

Perayaan ini berlangsung selama beberapa hari dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari mantem atau penyembelihan hewan, makan bersama, doa adat, hingga pertunjukan seni budaya.

Salah satu agenda paling ditunggu ialah Gendang Guro-Guro Aron, pertunjukan musik dan tari tradisional yang menjadi ikon pesta tahunan masyarakat Karo.

Bahkan, kesenian tersebut kini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dulu Jadi Tempat Cari Jodoh

Bagi Gen Z, istilah meet cute mungkin identik dengan pertemuan tidak sengaja yang berujung kisah cinta. Namun, masyarakat Karo ternyata sudah mengenal konsep serupa sejak lama.

Dalam penelitian itu dijelaskan bahwa Gendang Guro-Guro Aron dulunya menjadi ruang interaksi para muda-mudi. Mereka menari berpasangan sambil mempelajari ertutur, yakni tata krama dalam pergaulan masyarakat Karo.

Tradisi tersebut bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga media pendidikan karakter dan mempererat hubungan antargenerasi.

Seiring perkembangan zaman kini Merdang Merdem pun ikut bertransformasi. Kini berbagai desa telah menambahkan hiburan yang kekinian, perlombaan, hingga pertunjukan musik agar lebih menarik bagi generasi muda.

Durasi pesta pun dibuat lebih singkat dibanding masa lalu, tanpa menghilangkan nilai utamanya, yakni kebersamaan, gotong royong, rasa syukur, dan memperkuat identitas budaya masyarakat Karo.

Bahkan, tradisi syukur hasil bumi berkembang menjadi Pesta Bunga dan Buah di Berastagi dan Kabanjahe yang kini masuk dalam agenda Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata.

Di tengah gaya hidup yang serba cepat, Merdang Merdem menjadi pengingat bahwa kebahagiaan tidak selalu datang dari hal-hal yang viral. Terkadang, “healing” terbaik justru berasal dari pulang ke kampung halaman, makan bersama keluarga, menari bersama warga, dan merayakan hasil kerja keras selama setahun.

Tag:Adat KaroCari JodohFestival TahunanPesta Panen KaroTradisi Suku Karo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Kontroversi Dody Hanggodo Bergulir, Elite Demokrat: Menteri Bertanggung Jawab ke Presiden
By Hardani Triyoga
Menteri PU Dody Hanggodo (kanan) meninjau Jembatan Enang-Enang di Desa Arul Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh.
1
Diduga Gelapkan Fee Rp3,2 M Milik Hotman Paris, Mengapa Keponakannya Nekat Akhiri Hidup?
By Rahmat Baihaqi
Sebuah bangunan puluhan lantai di perkotaan.
2
Argentina Gagal Juara, Rodrigo De Paul Sindir Isu Konspirasi yang Mengiringi Piala Dunia 2026
By Hadi Febriansyah
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (kanan) dan Presiden FIFA Gianni Infantino (ketiga kanan) memberikan medali juara kedua Piala Dunia 2026 kepada kapten Timnas Argentina Lionel Messi (kedua kanan) dan rekan-rekannya di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat,
3
KSP Disorot, Respons Ulta Levenia ke BEM UI Justru Bikin Citra Pemerintah Terpukul
By Rahmat Tunny
Teenage Ali KSP, Ulta Levenia Nababan.
4
Bukan Supermarket, Koperasi Merah Putih Sudah Salurkan 9,44 Juta Kg Beras SPHP
By Anisa Aulia
Warga berbelanja produk sembako saat ujicoba operasional di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Pasirharjo Kecamatan Talun, Blitar, Jawa Timur, Selasa (2/6/2026).
5

BERITA LAINNYA

Postingan Nabiyla
Hype

Viral, Dosen UGM Diduga Jadi Korban Doxing Usai Kritik Polemik Menteri PU Dody Hanggodo

Baru-baru ini viral di media sosial seorang dosen Fakultas Hukum (FH) Universitas…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
5 jam lalu
Telur ayam
Hype

5 Manfaat Putih Telur untuk Kesehatan, Kaya Protein dan Rendah Lemak

Putih telur dikenal sebagai salah satu sumber protein hewani berkualitas tinggi yang…

Hilwa UrwatulAmin-Suciady-Owrite
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Amin Suciady
7 jam lalu
Ilustrasi tetap terkena sinar matahari di dalam rumah
Hype

Sunscreen Tetap Perlu Dipakai di Dalam Rumah, Ini Alasannya

Banyak orang mengira sunscreen hanya perlu dipakai saat beraktivitas di luar ruangan…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
19 jam lalu
Rumah adat tradisional masyarakat Batak di Sumatera Utara
Hype

Mengenal Rumah Bolon, Rumah Adat Sumatera Utara yang Khas

Rumah Bolon merupakan rumah adat tradisional masyarakat Batak di Sumatera Utara yang…

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Ivan Syahruna Lubis
22 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up