Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 18 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Mengenal Upacara Ngaben di Bali, Tradisi Sakral Mengantarkan Roh Menuju Kehidupan Berikutnya
HypeTourism

Mengenal Upacara Ngaben di Bali, Tradisi Sakral Mengantarkan Roh Menuju Kehidupan Berikutnya

Hilwa UrwatulIvan OWRITE
Last updated: Juli 29, 2026 5:40 pm
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Hilwa Urwatul
ByHilwa Urwatul Wutsqa
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
3 minggu lalu
Share
Upacara Ngaben di Bali
Upacara Ngaben di Bali (Foto: website resmi Pemerintah Kabupaten Buleleng)
SHARE

Bali dikenal sebagai pulau kaya akan tradisi dan budaya, yang masih terjaga hingga kini. Salah satu tradisi yang paling terkenal adalah upacara Ngaben, yaitu prosesi kremasi yang dilakukan oleh umat Hindu Bali sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada orang yang telah meninggal dunia.

Daftar isi Konten
  • Apa Itu Upacara Ngaben?
  • Rangkaian Prosesi Ngaben

Bagi masyarakat Hindu Bali, kematian bukanlah akhir dari kehidupan, melainkan awal dari perjalanan baru bagi roh (atma).

Oleh karena itu, prosesi Ngaben tidak dipandang sebagai peristiwa yang penuh duka semata, tetapi juga sebagai bentuk pelepasan yang dilakukan dengan tulus agar roh dapat kembali ke asalnya dan menjalani proses reinkarnasi atau mencapai moksha, yaitu kebebasan dari siklus kelahiran dan kematian.

Baca juga:
Serunya Panjat Pinang di Monas, Peserta Jatuh Bangun Berebut Hadiah Suasana Monumen Nasional (Monas) pada perayaan 17 Agustus kali ini makin ramai.…
Seru-seruan 17 Agustusan di Monas, Ada Balap Karung hingga Panjat… Perayaan HUT ke-81 RI di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Senin, 17…
Lima Permainan Anak di Monas Saat 17 Agustusan, Gratis dan… Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, tak…
  • Serunya Panjat Pinang di Monas, Peserta Jatuh Bangun Berebut Hadiah
  • Seru-seruan 17 Agustusan di Monas, Ada Balap Karung hingga Panjat Pinang Berhadiah
  • Lima Permainan Anak di Monas Saat 17 Agustusan, Gratis dan Buka Sampai…

Apa Itu Upacara Ngaben?

Melansir dari situs web resmi pemerintah Kabupaten Buleleng, Jumat 24 Juli 2026, Ngaben merupakan upacara pembakaran jenazah umat Hindu di Bali.

Upacara Ngaben merupakan suatu ritual yang dilaksanakan untuk mengembalikan roh leluhur ke tempat asalnya.

Ngaben berasal dari bahasa Bali yang berarti “menuju api”. Dalam ajaran agama Hindu, api adalah lambang kekuatan Dewa Brahma, jadi “ngaben” berarti “menuju Brahma”.

Bali Disiapkan Jadi ‘Dubai Baru’ Indonesia, Purbaya Godok Insentif Pajak Khusus

Melalui proses kremasi, jasad dikembalikan kepada lima unsur pembentuk alam semesta atau Panca Maha Bhuta, sementara roh diyakini terbebas dari ikatan duniawi dan dapat melanjutkan perjalanan spiritualnya.

Rangkaian Prosesi Ngaben

Melansir dari Kebudayaan Bali, pelaksanaan Ngaben berlangsung melalui beberapa tahapan, di antaranya:

1. Orang yang meninggal merupakan umat beragama Hindu

Hal ini karena Ngaben merupakan ritual keagamaan dalam ajaran Hindu yang didasarkan pada keyakinan tentang atman (roh), karma, samsara, dan moksha. Oleh karena itu, pelaksanaan Ngaben diperuntukkan bagi orang yang semasa hidupnya memeluk agama Hindu.

2. Ngeringkes

Tahap pertama dalam upacara Ngaben adalah Ngeringkes, yaitu proses memandikan dan mempersiapkan jenazah sebelum prosesi kremasi. Tahapan ini terdiri dari beberapa bagian, yaitu:

  • Pabersihan Hidup, yaitu memandikan jenazah. Dalam tradisi Hindu Bali, pada tahap ini jenazah diperlakukan seolah-olah masih hidup atau hanya sedang tertidur.
  • Pebhaktian, yaitu kesempatan terakhir bagi keluarga untuk menghaturkan sembah bakti dan penghormatan kepada orang yang telah meninggal.
  • Pabersihan Mati (Ngelelet), yaitu proses penyucian tubuh jenazah sebagai simbol agar roh memperoleh kelahiran kembali yang lebih baik.
  • Pangeringkesan, yaitu membungkus dan mempersiapkan jenazah dengan memercikkan air suci (tirta pengringkes) sebagai tanda penyucian.

3. Singaskara

Setelah jenazah dipersiapkan, dilanjutkan dengan upacara Singaskara atau Pengaskaran. Tujuan upacara ini adalah menyucikan roh orang yang meninggal agar terbebas dari segala kotoran lahir dan batin serta dapat melanjutkan perjalanan menuju alam selanjutnya.

4. Mapegat

Tahap berikutnya adalah Mapegat, yaitu ritual yang melambangkan putusnya ikatan duniawi antara orang yang meninggal dengan keluarga yang ditinggalkan.

Dalam prosesi ini, anggota keluarga melakukan ritual menggunakan sarana upacara tertentu sebagai simbol keikhlasan melepas kepergian almarhum.

5. Puncak Upacara Ngaben

Puncak dari rangkaian Ngaben adalah proses pembakaran jenazah atau kremasi. Jenazah yang telah ditempatkan di dalam peti kemudian diusung menggunakan bade, yaitu menara khusus yang digunakan untuk membawa jenazah menuju tempat kremasi. Prosesi ini melambangkan pelepasan unsur-unsur tubuh agar roh dapat kembali kepada Sang Pencipta.

6. Nganyut

Tahap terakhir adalah Nganyut, yaitu menghanyutkan abu jenazah ke sungai, laut, atau perairan lainnya. Prosesi ini menjadi simbol kembalinya unsur-unsur tubuh ke alam semesta sekaligus menandai berakhirnya rangkaian upacara Ngaben. Di beberapa daerah di Bali, pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan tradisi setempat, misalnya menggunakan media tanah sebagai pengganti air.

Dengan melalui seluruh tahapan tersebut, umat Hindu Bali meyakini bahwa roh orang yang meninggal akan memperoleh penyucian dan dapat melanjutkan perjalanan menuju kehidupan berikutnya sesuai ajaran Hindu.

Bagi masyarakat Hindu Bali, Ngaben mengandung makna yang sangat mendalam. Upacara ini menjadi simbol bakti seorang anak kepada orang tua sekaligus bentuk penghormatan kepada leluhur.

Melalui prosesi ini, keluarga percaya bahwa roh dapat terbebas dari keterikatan duniawi sehingga perjalanan menuju alam spiritual berlangsung dengan damai.

Ngaben mengajarkan nilai keikhlasan, penghormatan kepada leluhur, dan keyakinan bahwa kehidupan merupakan siklus yang terus berlanjut.

Tradisi ini menjadi salah satu warisan budaya Bali yang tidak hanya memperlihatkan kekayaan adat, tetapi juga mencerminkan filosofi hidup masyarakat Hindu yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Tag:Budaya BaliNgabenTradisi BaliUpacara Adat BaliUpacara Ngaben
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Hilwa Urwatul
ByHilwa Urwatul Wutsqa
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
HUT RI ke-81: Gaya Nyentrik Gibran Berbalut Adat NTT, Kumpul Keluarga Besar di Istana
By Hadi Febriansyah
Eks Presiden RI Joko Widodo (kiri), Presiden RI Prabowo Subianto tengah), dan Wakil Presiden Gibran (kanan) dalam peringatan HUT KE-81 RI di Istana Negara, Jakarta, 17 Agustus 2026.
1
Cegah Rasuah: KPK “Pasang Mata” Penyaluran Bantuan Gempa NTT
By Rahmat Baihaqi
Petugas medis memindahkan pasien ke dalam tenda darurat di RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, Minggu (16/8/2026).
2
Tampil Anggun Berkebaya Putih, Dewi Soekarno Hadiri Upacara HUT RI di Istana Merdeka
By Rahmat Baihaqi
Istri mendiang Presiden pertama Soekarno, Ratna Dewi Soekarno atau Dewi Soekarno memakai kebaya putih menghadiri upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara.
3
Dari Sinden Cilik hingga Peraih Emas Olimpiade, Ini Keseruan HUT ke-81 RI di Istana
By Hadi Febriansyah
Presiden Prabowo Subianto (ketiga kanan) membacakan naskah Proklamasi pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta
4
Riuh Hari Damai Aceh: Suasana Kondusif, KSAD Maruli Tak Tambah Prajurit
By Rahmat Baihaqi
Massa yang menghadiri zikir dan doa bersama peringatan hari perdamaian Aceh terlibat kericuhan di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (15/8/2026).
5

BERITA LAINNYA

Panjat Pinang di Monas
Hype

Serunya Panjat Pinang di Monas, Peserta Jatuh Bangun Berebut Hadiah

Suasana Monumen Nasional (Monas) pada perayaan 17 Agustus kali ini makin ramai.…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
Lomba memakai baju daster
Hype

Seru-seruan 17 Agustusan di Monas, Ada Balap Karung hingga Panjat Pinang Berhadiah

Perayaan HUT ke-81 RI di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Senin, 17…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
13 jam lalu
Permainan Anak di Monas Saat 17 Agustusan
Hype

Lima Permainan Anak di Monas Saat 17 Agustusan, Gratis dan Buka Sampai Malam

Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, tak…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
14 jam lalu
Mensesneg Prasetyo Hadi di komplek parlemen, Senayan, Jakarta.
Hype

Prabowo Bongkar Masalah Dokter Gigi di RI, 6.000 Puskesmas Bakal Jadi Sasaran Mobile Dentist

Presiden RI Prabowo Subianto menyinggung soal kekurangan dokter gigi di Indonesia dalam…

Ani RatnasariHardani Triyoga
By
Ani Ratnasari
Hardani Triyoga
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up