Bagi banyak orang yang sering mengalami kesulitan tidur atau insomnia ringan, aroma lavender menjadi salah satu solusi alami yang banyak direkomendasikan.
Tak hanya berdasarkan pengalaman pengguna, manfaat lavender dalam membantu meningkatkan kualitas tidur juga telah didukung oleh berbagai penelitian ilmiah.
Salah satu studi yang dipublikasikan dalam Journal of Alternative and Complementary Medicine menemukan bahwa menghirup aroma minyak esensial Lavandula angustifolia dapat meningkatkan kualitas tidur secara signifikan sekaligus membantu mengurangi gejala insomnia ringan.
Lavender mengandung senyawa aktif bernama linalool dan linalyl acetate. Saat aroma lavender dihirup, molekulnya diterima oleh sistem penciuman yang terhubung langsung dengan bagian otak yang mengatur emosi, stres, dan relaksasi.
Efek tersebut membuat tubuh lebih rileks sehingga seseorang lebih mudah memasuki fase tidur.
Kemudian, sebuah studi yang dipublikasikan dalam BioMed Central (BMC) menyebutkan, seseorang yang mengalami gangguan kecemasan dan mengonsumsi kapsul minyak lavender dengan dosis 160 miligram mengalami penurunan kecemasan yang signifikan.
Ini karena aroma dari tanaman tersebut memberikan efek relaksasi pikiran dan mampu memperbaiki suasana hati. Tak heran jika banyak orang memanfaatkannya untuk mengurangi kecemasan dan stres.
Manfaat Lavender untuk Kualitas Tidur
Melansir dari Alodokter, penggunaan aromaterapi lavender dapat meningkatkan hormon melatonin, yaitu hormon yang mengatur siklus tidur dan memicu rasa kantuk.
Dahulu, bunga lavender dimasukkan ke dalam bantal sebagai aromaterapi agar penderita insomnia dapat tertidur dan mendapat kualitas tidur yang baik.
Selain mengatasi insomnia, aroma dari bunga lavender juga mampu memberikan efek menenangkan pikiran dan memperbaiki suasana hati, sehingga bisa dimanfaatkan untuk meredakan stres dan rasa cemas.
Penelitian lain juga menyebutkan, menghirup aroma dari minyak lavender selama kurang lebih 15 menit bisa membantu mengurangi rasa nyeri karena sakit kepala sebelah (migrain).
Namun, studi ini masih dalam skala yang terbatas sehingga perlu adanya studi lanjutan untuk membuktikan efektivitasnya.
Meski hasil penelitian menunjukkan manfaat yang menjanjikan, aromaterapi lavender bukanlah pengganti pengobatan medis bagi penderita gangguan tidur kronis.
Jika insomnia berlangsung lebih dari beberapa minggu, sering kambuh, atau disertai gangguan kesehatan lainnya, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.



















