Memilih menu sarapan yang Makanan bergizi dapat memberikan manfaat bagi kesehatan sekaligus membuat tubuh kenyang lebih lama. Salah satu bahan makanan yang semakin populer sebagai menu sarapan sehat adalah chia seed.
Meski berukuran kecil, chia seed mengandung berbagai nutrisi penting. Maka dari itu, chia seed dikaitkan dengan berbagai manfaat, mulai dari membantu menjaga kesehatan pencernaan, mendukung kesehatan jantung, hingga membantu mengontrol berat badan.
Lantas, apa sebenarnya chia seed, apa saja manfaatnya bagi tubuh, dan bagaimana cara menyajikannya agar tetap lezat sekaligus bernutrisi? Melansir dari laman Harvard Health Publishing (21 Februari 2024), simak penjelasannya berikut ini.
Chia Seed
Chia seed adalah biji kecil berwarna hitam atau putih yang berasal dari tanaman Salvia hispanica, anggota keluarga mint yang berasal dari Amerika Tengah.
Meski ukurannya sangat kecil, chia seed telah dikonsumsi selama lebih dari 5.000 tahun dan menjadi salah satu makanan pokok suku Aztec dan Maya.
Kata “chia” sendiri berarti “kekuatan” dalam bahasa suku Maya. Kini, chia seed dikenal sebagai salah satu superfood karena kandungan nutrisinya yang padat.
Nutrisi Chia Seed
Satu ons atau sekitar 28 gram chia seed (sekitar 2–3 sendok makan) mengandung hampir 10 gram serat. Kemudian chia seed merupakan salah satu sumber nabati terbaik asam lemak omega-3 jenis alpha-linolenic acid (ALA). Karena tubuh tidak dapat memproduksi ALA sendiri, nutrisi ini harus diperoleh dari makanan.
Chia seed mengandung berbagai antioksidan, seperti polifenol, karotenoid, fitosterol, dan tokoferol. Serta chia seed juga merupakan sumber protein nabati yang mengandung sembilan asam amino esensial.
Chia Seed Kesehatan
Berbagai kandungan tersebut membuat chia seed dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan, antara lain:
- Membantu menjaga kesehatan jantung.
- Membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol.
- Mendukung kesehatan sistem pencernaan.
- Membantu mengontrol berat badan karena membuat kenyang lebih lama.
- Membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.
- Membantu mengontrol kadar gula darah sebagai bagian dari pola makan sehat.
- Berpotensi menurunkan risiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan diabetes.
- Mendukung kesehatan otak berkat kandungan asam lemak omega-3.
- Berpotensi membantu menjaga kesehatan mental, meski masih diperlukan penelitian lebih lanjut.
Saat dicampur dengan cairan, chia seed akan menyerap air dan membentuk tekstur seperti gel. Proses ini dapat memperlambat pengosongan lambung sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama dan membantu mengurangi asupan kalori.
Menyajikan Chia Seed
Meski kaya akan nutrisi, chia seed tetap perlu dikonsumsi dengan bijak agar manfaatnya dapat diperoleh secara optimal. Berikut beberapa aturan aman mengonsumsi chia seed yang perlu diperhatikan:
- Konsumsi sekitar 1–2 sendok makan per hari.
- Rendam chia seed dalam air atau susu sebelum dikonsumsi agar lebih aman dan mudah dicerna.
- Minum air putih yang cukup karena chia seed mengandung serat tinggi
- Jika memiliki alergi biji-bijian atau gangguan pencernaan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsinya secara rutin.
Karena memiliki rasa yang cenderung netral, chia seed mudah dipadukan dengan berbagai menu sarapan.
Anda dapat menaburkannya di atas oatmeal, mencampurkannya ke dalam yogurt, smoothie, sereal, atau mengolahnya menjadi chia pudding.


















