Baju putih memang dikenal mudah kotor. Noda makanan, minuman, keringat, minyak, hingga luntur dari pakaian lain dapat dengan cepat membuat warnanya terlihat kusam.
Masalahnya, noda yang dibiarkan terlalu lama biasanya akan semakin sulit dibersihkan. Karena itu, penanganan sebaiknya dilakukan sesegera mungkin agar noda tidak semakin menempel pada serat kain.
Namun, membersihkan noda pada baju putih tidak selalu harus menggunakan produk pembersih khusus. Sejumlah bahan yang mudah ditemukan di rumah juga dapat dimanfaatkan untuk membantu mengangkat noda.
Meski begitu, penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan jenis noda serta bahan pakaian. Cara yang tepat bisa bantu membersihkan noda tanpa merusak serat atau warna kain.
Dilansir dari laman The Asian Parent, Sabtu, 12 September 2026, berikut beberapa cara menghilangkan noda pada baju putih menggunakan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di rumah.
- Gunakan Baking Soda
Selain menghilangkan noda, bahan ini juga dapat membantu mengurangi bau yang menempel pada kain. Caranya, campurkan baking soda dengan sedikit air hingga membentuk pasta. Oleskan pada bagian baju yang terkena noda, kemudian diamkan sekitar 15–30 menit.
Setelah itu, gosok perlahan menggunakan sikat berbulu lembut atau jari sebelum mencucinya dengan deterjen. Sebaiknya jangan menggosok terlalu keras karena dapat merusak serat kain, terutama pada bahan yang tipis.
- Gunakan Cuka Putih
Kandungan asam asetat di dalamnya dapat membantu melonggarkan sejumlah kotoran dan bau yang menempel pada kain. Untuk menggunakannya, campurkan cuka putih dengan air, lalu rendam bagian pakaian yang bernoda selama sekitar 30 menit. Setelah itu, cuci baju menggunakan deterjen seperti biasa.
Namun, cuka sebaiknya tidak dicampur dengan pemutih berbahan klorin karena dapat menghasilkan gas yang berbahaya.

- Gunakan Pemutih
Pemutih berbahan oksigen umumnya dapat menjadi alternatif untuk membantu mengatasi noda pada pakaian. Sementara itu, pemutih klorin lebih kuat dan tidak cocok untuk semua jenis kain. Namun, penggunaannya harus disesuaikan dengan label perawatan pakaian.
Sebelum menggunakan pemutih, periksa petunjuk pada kemasan dan label pakaian. Jangan merendam pakaian lebih lama dari waktu yang dianjurkan karena dapat merusak serat kain.
- Jangan Langsung Disetrika
Satu hal yang sering terlupakan adalah memastikan noda sudah benar-benar hilang sebelum pakaian dikeringkan dengan panas.
Panas dari mesin pengering atau setrika dapat membuat sebagian noda semakin sulit dihilangkan. Karena itu, periksa kembali pakaian setelah dicuci. Jika noda masih terlihat, ulangi proses pembersihan sebelum pakaian dikeringkan atau disetrika.
- Jangan Campur Bahan Pembersih Sembarangan
Menggunakan beberapa bahan sekaligus bukan berarti noda akan lebih cepat hilang. Justru, mencampurkan produk pembersih tertentu dapat menghasilkan reaksi kimia yang berbahaya.
Terutama, jangan mencampur pemutih berbahan klorin dengan cuka atau bahan pembersih lain yang tidak secara jelas dinyatakan aman untuk dicampurkan. Gunakan satu metode terlebih dahulu dan ikuti petunjuk penggunaan produknya.
- Jemur Baju Setelah Noda Dibersihkan
Setelah proses pencucian selesai, jemur pakaian sesuai petunjuk perawatan pada label. Untuk baju putih berbahan yang sesuai, paparan sinar matahari dapat membantu menjaga pakaian tetap tampak cerah.
Namun, jangan mengandalkan sinar matahari untuk menghilangkan noda yang masih membandel. Pastikan noda sudah ditangani terlebih dahulu sebelum pakaian dijemur.
Dengan perawatan yang tepat, noda pada baju putih tidak selalu harus diatasi dengan produk pembersih khusus. Namun, selalu perhatikan jenis kain dan petunjuk perawatan pada label pakaian sebelum menggunakan bahan pembersih. Penanganan noda sesegera mungkin juga dapat membantu mencegah noda semakin sulit dihilangkan.





