Sosok anggota polisi aktif Ipda Yayat Sudrajat alias Lippo tengah jadi buah bibir netizen. Lippo muncul dalam persidangan kasus dugaan suap ijon proyek Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.
Yayat yang diketahui bertugas sebagai anggota Unit Intelkam Polsek Cimanggis itu disebut hanya menerima gaji sekitar Rp2,6 juta per bulan. Namun, ia diketahui punya rumah di kawasan elit Cibubur, Depok.
Sorotan terhadap Yayat semakin ramai setelah ia mengaku terima uang sekitar Rp16 miliar dalam persidangan perkara yang turut menyeret Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang.
Perbincangan mengenai sosok Yayat kemudian viral di media sosial setelah akun Instagram @kasuspedia mengunggah video yang membahas kasus tersebut.
Dalam waktu kurang dari 24 jam, unggahan itu telah ditonton 2,5 juta kali. Video tersebut juga mendapat 72,9 ribu likes, 3,5 ribu komentar, dan 9,3 ribu share.
Terima Rp16 Miliar
Dalam persidangan kasus dugaan suap proyek Pemkab Bekasi, Yayat mengaku berperan sebagai perantara proyek bersama kontraktor Sarjan. Ia mengaku dapat keuntungan sekitar 5-7 persen dari proyek yang berhasil diperoleh.
Nama Yayat kembali jadi perhatian setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksanya sebagai saksi pada 10 September 2026.
Usai pemeriksaan itu, penyidik KPK langsung menggeledah rumah Yayat yang berada di kawasan Cibubur, Depok.
Dari penggeledahan itu, KPK menyita sejumlah dokumen serta barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara.
Barang bukti itu selanjutnya akan dianalisis penyidik untuk mendalami dugaan aliran uang dan keterlibatan pihak lain dalam kasus suap proyek Pemkab Bekasi.
Meski demikian, Yayat hingga kini masih berstatus sebagai saksi. KPK juga belum menetapkan tersangka baru dalam pengembangan perkara tersebut.
Respons Netizen
Viralnya sosok Yayat di media sosial membuat warganet ikut menyoroti kehidupan dan aset yang dikaitkan dengannya.
Salah satu komentar bahkan menyinggung status Yayat sebagai anggota Intelkam yang disebut memiliki rumah bagus dan dua mobil.
Banyak yg bgni mah… Cuma Intel.. Mobil 2 rumah bagus.. Taunya main proyek,”
tulis @davxx.id.
Komentar itu kemudian dapat respons dari warganet lain yang ikut menyentil kekayaan aparat.
TNI AJA BANYAK YG KAYA RAYA GK ADA BERITA NYA YTTA,” tulis
@ikhsanfaisal80.
Sementara, ada pula warganet yang memilih melihat persoalan tersebut dari sisi lain. Ia menyoroti kebiasaan masyarakat dalam menilai seseorang berdasarkan kondisi ekonominya.
Kaya dicurigai miskin gak dihargai,”
komentar @aidilrad.
Tak hanya soal aset, hukuman bagi pelaku korupsi juga ikut menjadi bahan perdebatan di kolom komentar.
Ga ada gunanya menangkap koruptor kalo ga ada hukuman tembak mati dan sita harta nya.. semua hanya sia-sia..,”
tulis akun itu.
Tak kalah viral, komentar lainnya datang dari @harsono.dak yang mengaku sulit mempercayai kasus tersebut sekaligus menyinggung persoalan integritas aparat dan pejabat.
Sulit dipercaya tapi begitulah faktanya. Sangat langka oknum pejabat/aparat yg jujur di negara ini,”
tulisnya.






