Siapa yang tak ingin memiliki kulit sehat, bersih, dan tampak merona? Hampir semua orang menginginkannya.

Berbagai cara pun dilakukan untuk mendapatkan kulit yang terlihat glowing, mulai dari menggunakan skincare, melakukan perawatan di klinik kecantikan, hingga mencoba berbagai produk dengan kandungan tertentu.

Namun, semakin banyak produk yang digunakan ternyata tidak selalu berarti semakin baik untuk kulit. Justru, tren skinimalism mengajak seseorang untuk kembali pada rutinitas perawatan kulit yang lebih sederhana dan sesuai kebutuhan.

Apa Itu Skinimalism?

Melansir dari laman Waste 4 Change (18 Agustus 2023), skinimalism merupakan istilah yang berasal dari gabungan kata skin dan minimalism.

Konsep ini mengutamakan perawatan kulit yang sederhana dengan menggunakan produk secukupnya sesuai kebutuhan.

Salah satu bentuk skinimalism adalah menerapkan rutinitas perawatan kulit dasar untuk menjaga kesehatan kulit tanpa menggunakan terlalu banyak produk.

Artinya, skinimalism bukan tentang memiliki kulit yang selalu terlihat sempurna. Sebaliknya, tren ini mengajak seseorang untuk lebih berfokus pada kesehatan kulit daripada sekadar mengejar tampilan glowing.

Semakin Populer

Tren skinimalism muncul di tengah semakin banyaknya pilihan produk perawatan kulit. Saat ini, seseorang bisa menemukan berbagai jenis facial wash, toner, serum, pelembap, essence, mask, hingga berbagai produk perawatan tambahan lainnya.

Konsep skinimalism kemudian menawarkan pendekatan yang lebih sederhana. Alih-alih mengikuti rutinitas yang terdiri dari banyak tahapan, seseorang dapat memilih produk berdasarkan kebutuhan kulitnya.

Selain membantu menyederhanakan rutinitas, penggunaan produk secukupnya juga dapat mengurangi pembelian produk yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.

Manfaat Menerapkan Skinimalism

Salah satu manfaat skinimalism adalah membantu seseorang menghemat pengeluaran. Dengan memilih produk berdasarkan kebutuhan, seseorang tidak perlu membeli banyak produk hanya karena sedang tren.

Selain itu, rutinitas yang lebih sederhana juga dapat membuat seseorang lebih mudah mengetahui produk apa yang cocok untuk kulitnya.

Konsep ini juga memiliki manfaat dari sisi lingkungan. Semakin sedikit produk yang digunakan, semakin sedikit pula kemasan yang berpotensi menjadi sampah.

Cara Menerapkan

Langkah awalnya adalah mengevaluasi kembali produk yang digunakan dan menyesuaikannya dengan kebutuhan kulit. Beberapa cara sederhana untuk menerapkan skinimalism, yaitu:

  1. Gunakan Produk Dasar. Perawatan dasar kulit dapat mencakup tiga hal, yaitu pembersih, pelembap, dan pelindung dari sinar ultraviolet atau sunscreen.
  2. Pilih Produk Sesuai Kebutuhan Kulit. Pilih produk yang memang dibutuhkan sesuai kondisi kulit dan hindari membeli atau menggunakan produk hanya karena sedang tren.
  3. Jaga Kesehatan dari Dalam. Kesehatan kulit juga dapat didukung dengan mengonsumsi makanan bergizi, mencukupi kebutuhan cairan, berolahraga secara rutin, dan mendapatkan waktu tidur yang cukup.

Tidak Mengabaikan Kulit

Menerapkan skinimalism bukan berarti membiarkan kulit tanpa perawatan. Konsep ini lebih menekankan pada penggunaan produk secara bijak dan sesuai kebutuhan.

Setiap orang juga memiliki kondisi kulit yang berbeda. Karena itu, rutinitas yang sederhana bagi seseorang belum tentu cocok untuk orang lain. Produk tambahan tetap dapat digunakan apabila memang dibutuhkan.

Pada intinya, skinimalism bukan tentang seberapa sedikit produk yang dimiliki, melainkan bagaimana seseorang dapat merawat kulit secara lebih sederhana, sadar, dan sesuai kebutuhan.