Netizen tengah ramai membahas mengenai gaya hidup Deputi II Bidang Materi dan Diseminasi Bakom RI, Timothy Ivan Triyono, bersama istrinya.

Pasalnya, saat ini pemerintah tengah menerapkan efisiensi anggaran. Namun, dalam unggahan media sosial pribadinya, Timothy beberapa kali membagikan foto bersama istrinya dengan mengenakan pakaian branded dan liburan fancy.

Melansir dari unggahan akun Instagram @opposite6890.recon, Timothy dan istrinya dikaitkan dengan kepemilikan barang dari merek fashion ternama, mulai dari tas Dior, Gucci, Fendi, hingga gelang Cartier.

Berikut deretan barang branded yang dikenakan Timothy dan istrinya:

  1. Fendi FF 1974 Belt Bag – 618,75 dolar AS
  2. Gucci GG Marmont Mini Shoulder Bag Red – Rp47,8 juta
  3. Idylle Blossom Multi-Motif Bracelet – Rp139 juta
  4. Cartier Love Bracelet – 7.950 dolar AS
  5. Small Lady Dior Bag – Rp115 juta
  6. Félicie Pochette – Rp34,5 juta
  7. Jersey McLaren Mastercard Formula 1 Team – Rp1,099 juta
  8. Puma McLaren F1 Team Singapore Jersey – 79 dolar AS
  9. Color Blossom BB Star Bracelet – 21.400 dolar Hong Kong
  10. 30 Montaigne East-West Bag – Rp60 juta
  11. Cut GG Marmont Thin Belt – 540 dolar AS
  12. Polo Ralph Lauren T-Shirt – 2.520 baht
  13. Porto Mini Dress – 25,44 dolar AS
  14. DiorPacific S31 – 1.750 riyal Saudi
  15. Avenue Slingbag – Rp42 juta
  16. Mini Lady Dior Bag – Rp96 juta
  17. DiorClub M1U Oblique Jacquard – Rp12,388 juta

Deretan barang ini tentu menjadi perhatian publik karena Timothy Ivan saat ini menjabat sebagai Deputi II Bidang Materi dan Diseminasi Bakom RI. Ditambah saat ini pemerintah tengah menggaungkan kebijakan efisiensi.

Tentunya penampilan dan gaya mewahnya yang beredar di publik dapat memunculkan pertanyaan publik mengenai kepatuhan dan keteladanannya.

Namun, harga dalam daftar tersebut tidak bisa langsung dianggap sebagai total pengeluaran maupun kekayaan Timothy Ivan dan istrinya.

Pasalnya, sebagian harga menggunakan mata uang asing. Selain itu, kepemilikan, waktu pembelian, kondisi barang, keaslian, serta harga transaksi masing-masing barang juga belum diverifikasi secara independen.

Karena itu, daftar tersebut merupakan barang dan nominal harga yang dicantumkan dalam unggahan media sosial, bukan perhitungan keseluruhan aset atau kekayaan pasangan tersebut.