Potongan video pernyataan Tenaga Ahli Utama Bakom RI Hartiko Wibowo Satria dalam sebuah dialog di salah satu stasiun televisi nasional yang mengaitkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pesepak bola Lamine Yamal viral di TikTok.

Dalam unggahan akun Tiktok @arizonasiregar, Hartiko menyebut salah satu alasan program MBG dijalankan adalah agar Indonesia bisa menemukan anak-anak dengan kemampuan seperti Lamine Yamal, bintang muda Barcelona dan Timnas Spanyol.

Awalnya, ia menjelaskan alasan pemerintah menjalankan program MBG. Menurutnya, persoalan gizi anak menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian, karena masih banyak anak Indonesia memiliki pola makan buruk.

Lebih dari separuh anak-anak kita ini pola makannya buruk 56 persen. Hampir 41 persen anak-anak ini tidak sarapan ke sekolah,”

kata Hartiko.

Susah Cari Anak Indonesia yang Gesit

Seorang siswa menjalani perawatan karena diduga keracunan makanan di salah satu Rumah Sakit
Seorang siswa menjalani perawatan karena diduga keracunan makanan di salah satu Rumah Sakit di Jakarta, Sabtu (4/4/2026). Badan Gizi Nasional (BGN) akan menanggung seluruh biaya pengobatan siswa yang diduga keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) dan memperketat pengawasan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna mencegah kejadian serupa. (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/YU)

Ia kemudian menyinggung kondisi sepak bola Indonesia dan keberhasilan Spanyol yang disebutnya mampu menemukan talenta seperti Lamine Yamal.

Kayak Spanyol juara itu, mencari anak-anak yang seperti Lamine Yamal itu yang gesit seperti itu, itu agak kesusahan kita,”

ujarnya.

Hartiko melanjutkan, jumlah penduduk Indonesia yang besar membuat program pemenuhan gizi diperlukan sebagai salah satu upaya membangun kualitas sumber daya manusia.

Makanya kita jalankan program makan bergizi gratis ini sehingga ini menjadi standar dasar pelayanan bagi masyarakat,”

lanjutnya.

Reaksi Netizen

Potongan video tersebut kemudian ramai dibagikan ulang di TikTok dan memancing beragam reaksi netizen. Sebagian netizen menilai pernyataan soal Lamine Yamal terdengar terlalu jauh jika dikaitkan dengan program MBG.

“Lah ntar Timnas kebanyakan striker dong Lamine Yamal semua,” canda akun @alexis.

Komentar lain bahkan menyoroti bahwa target program pemenuhan gizi seharusnya tidak perlu dikaitkan langsung dengan lahirnya atlet kelas dunia.

“Jauh bgt, yg jadi contoh atlet orang makan cuman 1 kali mau berharap dapet spek atlet, jauh jauh jauh, yg penting sehat ngga stunting saja sudah cukup,” tulis @Elang Hitam.

Ada pula netizen yang justru menjadikan pernyataan tersebut sebagai bahan candaan.

“Ternyata selama ini inspirasi MBG dari Lamine Yamal,” gurau @𝕭𝖆𝖘𝖙𝖎𝖆𝖓___.

Sementara itu, akun @vany membandingkan makanan yang disebutnya dikonsumsi atlet dengan menu MBG yang ia soroti.

“Disamakan… keju, daging sapi, dan susu asli Spanyol sama buncis 5 biji, tempe 1, dan bakso .. sementara MBG dagingnya sebulan sekali,” tulisnya.

Komentar lain bahkan menyoroti cara penyampaian informasi dalam video tersebut.

“Prabowo: Saya mendapat laporan. Bawahannya: Presiden mengatakan,” tulis @BungHatta85.