Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hype

Catat! Jangan Buru-Buru Mandi setelah Olahraga, Ternyata Tubuh Perlu Waktu untuk Pulih

mandi setelah olahraga bukan kebiasaan yang harus dihindari. Justru, mandi membantu menjaga kebersihan tubuh setelah berkeringat.

Ilustrasi Usai Berolahraga.
Ilustrasi Usai Berolahraga. Foto: Magnific/gpointstudio

Habis olahraga, badan biasanya penuh keringat, terasa lengket, dan bikin ingin buru-buru mandi. Apalagi setelah lari, bersepeda, atau latihan di gym, rasanya mandi jadi cara paling cepat untuk kembali segar.

Namun, sebelum masuk kamar mandi, ada baiknya beri tubuh waktu untuk beristirahat sejenak.

Terutama jika napas masih terengah-engah, detak jantung masih cepat, dan tubuh terasa panas setelah beraktivitas.

Iklan

Saat berolahraga, tubuh mengalami sejumlah perubahan, mulai dari peningkatan detak jantung hingga kenaikan suhu tubuh.

Keringat yang keluar merupakan mekanisme alami untuk membantu mendinginkan tubuh. Karena itu, melakukan pendinginan sebelum mandi menjadi langkah yang patut diperhatikan.

Kenapa Tubuh Masih Berkeringat setelah Olahraga?

Melansir laman Kementerian Kesehatan RI pada 13 Maret 2025, saat melakukan aktivitas fisik, otot membutuhkan lebih banyak oksigen dan energi.

Jantung pun bekerja lebih keras untuk mengalirkan darah ke seluruh tubuh, sementara suhu tubuh meningkat akibat aktivitas otot.

Untuk membantu mengendalikan kenaikan suhu tersebut, tubuh mengeluarkan keringat.

Ketika keringat menguap dari permukaan kulit, panas ikut dilepaskan sehingga suhu tubuh berangsur turun.

Itulah sebabnya, seseorang masih bisa berkeringat meskipun sudah berhenti berolahraga. Tubuh membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri sebelum kembali ke kondisi istirahat.

Bolehkah Langsung Mandi setelah Olahraga?

Mandi setelah berolahraga sebenarnya boleh dilakukan. Namun, jika tubuh masih terasa sangat panas, detak jantung masih tinggi, atau napas belum teratur, sebaiknya lakukan pendinginan terlebih dahulu.

Perubahan suhu yang mendadak, terutama ketika tubuh terpapar air yang sangat dingin, dapat memicu respons tubuh berupa perubahan detak jantung dan penyempitan pembuluh darah.

Efeknya bisa berbeda pada setiap orang, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Selain itu, jika langsung mandi ketika masih merasa pusing atau lemas, risiko terjatuh di kamar mandi juga perlu diperhatikan. Karena itu, pastikan tubuh sudah cukup pulih sebelum mulai membersihkan diri.

Benarkah Tidak Boleh Mandi saat Masih Berkeringat?

Anggapan bahwa seseorang tidak boleh mandi saat masih berkeringat perlu diluruskan.

Keringat yang masih membasahi kulit bisa menunjukkan bahwa tubuh masih berusaha mengatur suhunya, tetapi bukan berarti mandi otomatis berbahaya.

Begitu pula dengan anggapan bahwa pori-pori yang terbuka saat berkeringat membuat tubuh lebih mudah terserang flu.

Pori-pori tidak membuka dan menutup seperti pintu, dan mandi tidak menyebabkan pori-pori menyerap virus atau bakteri hingga menimbulkan flu.

Sebaliknya, membersihkan tubuh setelah berolahraga justru penting untuk menghilangkan keringat, minyak, dan kotoran yang menempel pada kulit.

Hal yang perlu diperhatikan adalah memastikan tubuh sudah cukup tenang dan tidak lagi mengalami gejala seperti pusing atau sesak napas sebelum mandi.

Berapa Lama Sebaiknya Menunggu sebelum Mandi?

Tidak ada waktu tunggu yang berlaku sama untuk semua orang. Setelah olahraga ringan, tubuh mungkin lebih cepat pulih dibandingkan setelah latihan dengan intensitas tinggi.

Sebagai panduan, lakukan pendinginan selama sekitar 5–10 menit dengan berjalan perlahan atau melakukan gerakan ringan.

Setelah itu, beristirahatlah sampai napas lebih teratur, detak jantung menurun, dan tubuh tidak lagi terasa terlalu panas.

Waktu yang dibutuhkan bisa lebih lama, bergantung pada intensitas olahraga, suhu lingkungan, dan kondisi tubuh. Jadi, jangan hanya berpatokan pada hitungan menit. Perhatikan juga bagaimana tubuh terasa sebelum memutuskan untuk mandi.

Tips Aman Mandi setelah Olahraga

Agar tubuh kembali segar tanpa menimbulkan ketidaknyamanan, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan setelah berolahraga.

  • Lakukan pendinginan. Jangan langsung menghentikan aktivitas berat. Berjalan perlahan dan melakukan gerakan ringan dapat membantu tubuh bertransisi menuju kondisi istirahat.
  • Tunggu sampai napas lebih teratur. Pastikan detak jantung mulai menurun dan tubuh tidak lagi terasa terlalu panas.
  • Pilih suhu air yang nyaman. Air sejuk atau hangat bisa digunakan sesuai kenyamanan. Hindari perubahan suhu ekstrem jika tubuh masih terasa panas atau Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu.
  • Minum air putih. Ganti cairan yang hilang melalui keringat untuk membantu mencegah dehidrasi.
  • Bersihkan tubuh setelah cukup pulih. Mandi membantu menjaga kebersihan kulit, terutama setelah olahraga yang menghasilkan banyak keringat.
  • Jangan abaikan gejala yang tidak biasa. Jika setelah berolahraga mengalami nyeri dada, sesak napas yang tidak biasa, pusing berat, atau hampir pingsan, jangan memaksakan diri untuk mandi. Segera cari pertolongan medis sesuai gejala yang dialami.

Simpelnya, mandi setelah olahraga bukan kebiasaan yang harus dihindari. Justru, mandi membantu menjaga kebersihan tubuh setelah berkeringat.

Yang terpenting, beri tubuh waktu untuk melakukan pendinginan terlebih dahulu agar Anda bisa mandi dengan lebih nyaman dan aman.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Seorang jurnalis, penulis, dan peneliti asal Indonesia lulusan Universitas Esa Unggul.

  • Asisten Redaktur

    Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar