Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hype

Jangan Asal Rendam! Ini Cara Mencairkan Ayam Beku agar Teksturnya Tetap Empuk

Ayam yang telah dibekukan mengalami perubahan pada jaringan otot akibat terbentuknya kristal es. Ketika dicairkan, sebagian cairan dari jaringan tersebut dapat keluar atau dikenal dengan istilah drip loss.

Ilustrasi ayam beku
Ilustrasi ayam beku (Foto: Magnific/azerbaijan_stockers)

Mencairkan ayam beku atau thawing ternyata tidak boleh dilakukan sembarangan. Meski terlihat sederhana, cara mencairkan yang kurang tepat dapat membuat daging ayam kehilangan banyak cairan, teksturnya menjadi kurang juicy, hingga meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri.

Ayam yang telah dibekukan mengalami perubahan pada jaringan otot akibat terbentuknya kristal es. Ketika dicairkan, sebagian cairan dari jaringan tersebut dapat keluar atau dikenal dengan istilah drip loss.

Kondisi ini dapat memengaruhi kelembutan dan kualitas daging setelah dimasak.

Iklan

Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan metode pencairan agar ayam tetap memiliki tekstur yang baik sekaligus aman dikonsumsi.

Cairkan Secara Perlahan Salah satu cara terbaik mencairkan ayam beku adalah memindahkannya dari freezer ke bagian chiller atau rak pendingin kulkas, dilansir dari laman Alodokter pada 27 Agustus 2024.

Metode ini memungkinkan ayam mencair secara perlahan dalam suhu yang terkendali, sehingga membantu mempertahankan kualitas daging sekaligus menghambat pertumbuhan bakteri.

Letakkan ayam dalam wadah tertutup pada rak paling bawah agar cairan yang keluar tidak menetes dan mencemari bahan makanan lainnya.

Proses pencairan biasanya membutuhkan waktu sekitar 24 jam untuk potongan ayam dalam jumlah kecil, sedangkan ayam utuh atau kemasan besar bisa membutuhkan waktu lebih lama.

Gunakan Air Dingin Jika tidak memiliki cukup waktu untuk mencairkan ayam di kulkas, metode perendaman menggunakan air dingin bisa menjadi alternatif.

Pastikan ayam berada dalam plastik atau kemasan antibocor sebelum direndam. Ganti air setiap 30 menit agar suhunya tetap dingin dan proses pencairan berlangsung merata.

Hindari merendam ayam langsung tanpa kemasan karena kontak dengan air dapat meningkatkan risiko kontaminasi dan memengaruhi kualitas permukaan daging.

Ayam yang dicairkan menggunakan metode air dingin sebaiknya langsung dimasak setelah proses pencairan selesai.

Hindari Merendam di Air Panas

Merendam ayam beku menggunakan air panas mungkin terlihat praktis karena es lebih cepat mencair. Namun, metode ini justru tidak disarankan.

Air panas dapat membuat bagian luar ayam mengalami peningkatan suhu lebih cepat, sementara bagian dalamnya masih membeku. Kondisi tersebut berisiko membuat pencairan tidak merata dan memungkinkan bakteri berkembang pada permukaan daging.

Menurut United States Department of Agriculture (USDA), metode pencairan yang aman adalah menggunakan kulkas, air dingin, atau microwave dengan penanganan yang tepat.

Gunakan Microwave

Microwave juga dapat digunakan untuk mencairkan ayam beku, terutama ketika waktu memasak cukup terbatas.

Pilih fitur defrost dan sesuaikan pengaturannya dengan berat ayam. Namun, perlu diperhatikan bahwa beberapa bagian daging mungkin mulai matang selama proses pencairan berlangsung.

Ayam yang dicairkan menggunakan microwave juga harus segera dimasak, bukan disimpan kembali dalam keadaan mentah.

Jangan Diamkan di Suhu Ruang

Kebiasaan mengeluarkan ayam dari freezer kemudian membiarkannya di meja dapur selama berjam-jam sebaiknya dihindari.

Meskipun bagian tengah ayam masih terasa dingin atau membeku, permukaannya dapat mencapai suhu yang memungkinkan bakteri berkembang.

USDA menjelaskan bahwa bahan makanan yang mudah rusak tidak boleh dibiarkan mencair begitu saja di meja dapur.

Suhu ruang bukanlah metode pencairan yang aman, terutama untuk bahan pangan mentah seperti daging unggas.

Tips Sebelum Dibekukan

Selain memperhatikan proses pencairan, cara menyimpan ayam sejak awal juga berpengaruh terhadap kemudahan pengolahannya.

Sebaiknya bagi ayam menjadi beberapa porsi sesuai kebutuhan sekali memasak sebelum dimasukkan ke freezer. Simpan setiap porsi dalam kemasan khusus makanan yang tertutup rapat.

Dengan begitu, ayam tidak perlu dicairkan seluruhnya ketika hanya membutuhkan beberapa potong.

Cara ini juga membantu mengurangi proses pembekuan dan pencairan berulang yang berpotensi menurunkan kualitas daging akibat kehilangan kelembapan.

Terakhir, pastikan ayam dimasak hingga suhu bagian terdalam mencapai 74 derajat Celsius agar aman dikonsumsi.

Iklan