Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hype

UNIS Tangerang Pelajari Penerapan AI dan OBE di Kampus Malaysia

Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang mengunjungi Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dan International Islamic University Malaysia (IIUM)

Pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) dalam pendidikan tinggi.
Pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) dalam pendidikan tinggi. (Foto: Istimewa)

Universitas Islam Syekh-Yusuf (UNIS) Tangerang mengunjungi Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dan International Islamic University Malaysia (IIUM) pada 6-7 Oktober 2026 untuk menjajaki peluang kerja sama riset, publikasi ilmiah, dan pertukaran akademik.

Dalam agenda tersebut UNIS akan mempelajari mengenai pengembangan kurikulum, penjaminan mutu pendidikan, pembelajaran berbasis luaran atau Outcome-Based Education (OBE), serta pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) dalam pendidikan tinggi.

Rektor UNIS, Prof. Dr. H. Mustofa Kamil mengatakan penguatan kerja sama internasional perlu menghasilkan program yang memberikan manfaat nyata bagi institusi, dosen, peneliti, dan mahasiswa.

Iklan

Pertukaran Akademik

Menurutnya, peluang kolaborasi ini dapat mencakup pertukaran akademik, kolaborasi penelitian, publikasi ilmiah, serta pengembangan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan pendidikan tinggi.

Dalam kunjungan ke UKM, tim Program Pascasarjana UNIS diterima oleh Deputy Dean Faculty of Economics and Management, Prof. Dr. Mohd Rizal bin Palil, beserta jajaran. Sementara di IIUM, rombongan diterima oleh Deputy Rector, Prof. Dr. Mohamed bin Mohamed Haneef Aslam.

Direktur Program Pascasarjana UNIS, Dr. Ir. H. Hardjito S. Darmojo mengatakan penjajakan kerja sama tersebut juga diarahkan untuk mendukung pengembangan akademik di lingkungan pascasarjana.

Sebagai tindak lanjut, UNIS akan memetakan bidang kolaborasi, menunjuk narahubung, serta menyusun rencana kerja dengan target dan indikator yang jelas.

Kesepakatan kerja sama selanjutnya dapat dituangkan dalam nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) apabila disetujui kedua belah pihak.

Iklan