Usulannya bukan sekadar mengirim protes ke pemerintah Indonesia, melainkan melibatkan negara-negara ASEAN dan menggerakkan kekuatan ekonomi masyarakat untuk menekan perusahaan terkait.
Dalam pernyataannya, Syed Saddiq menilai Malaysia tidak seharusnya bergerak sendirian. Ia mendorong penyampaian nota diplomatik bersama negara-negara ASEAN agar tekanan terhadap pihak yang bertanggung jawab atas kabut asap menjadi lebih kuat.
Anda perlu memperlakukan mereka sebagai orang buangan di wilayah tersebut, bukan hanya Malaysia, tapi tekanan diplomatik dari tingkat wilayah ini sangat kuat,”
ujar Syed Saddiq dikutip dari @sarangeditor pada Kamis, 15 Oktober 2026.
Selain itu, ia juga mengusulkan agar lembaga keuangan besar seperti Maybank, DBS, dan CIMB tidak lagi memberikan akses modal kepada perusahaan yang terlibat.
Selain menekan perusahaan, Syed juga mengusulkan untuk masyarakat ikut bergerak melalui aksi protes dan boikot ekonomi.
Ia menilai daya beli masyarakat Malaysia, Singapura, dan negara-negara lain di kawasan dapat menjadi alat untuk mendorong perusahaan lebih bertanggung jawab terhadap dampak aktivitas mereka.
Kabut Asap
Pernyataan Syed Saddiq turut memancing reaksi warganet Indonesia. Sejumlah pengguna media sosial menyambut usulan membawa persoalan kabut asap ke tingkat internasional, bahkan mengaitkannya dengan kekecewaan terhadap pemerintah dalam menangani persoalan lingkungan.
Salah satunya diungkapkan oleh akun @evaszuta, ia menulis komentar yang mengaitkan tekanan internasional dengan perubahan politik di Indonesia.
Bawa aja bawa ke internasional biar lengser presiden gueee,”
tulisnya.
Sementara itu, akun @mcr.shutter menyoroti kekhawatiran terhadap dampak kebijakan dan kondisi politik saat ini.
Pemimpin dan circle nya sekarang daya rusaknya ngga main. Gatau yg dulu sama aja atau emg sekarang lebih melek politik dan udah mulai khawatir akan masa depan negara ini,”
komentarnya.
Sindiran juga datang dari akun @hens1390 yang menyinggung kemungkinan pemerintah menggunakan isu campur tangan asing untuk merespons tekanan internasional.
Nanti di pidatonya si wowo pasti dibilang akan ada pihak asing yg akan menggulingkan pemerintahan dan ikut campur kondisi negara Indonesia,”
tulisnya.
Di sisi lain, akun @nurrahmah94 berharap persoalan tersebut benar-benar mendapat perhatian dunia internasional.
Bawa aja ke dunia internasional saja pak…kmi rakyat Indonesia sudah muak dengan pejababat2 kmi,yg tidak mementingkan nyawa rakyatnya…”
tulisnya.
Akun @sarahsenja96 juga menyampaikan kekecewaan terhadap penanganan persoalan lingkungan di Indonesia.
Kalo bisa secepatnya, kami rakyat, hewan dan alam indonesia sudah lelah dengan pemerintah,”
komentarnya.
Hingga 15 Oktober 2026, postingan @sarangeditor.id telah mendapat 31,5 ribu likes, 3,8 ribu komentar, dan 1,7 ribu share.
Selain itu dalam unggahan tersebut juga menyertakan voting terhadap usulan Syed Saddiq, hasilnya dari 22,5 ribu netizen, 96 persen setuju agar kasus asap ini dibawa ke ranah internasional.