Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hype

Viral Surat Bakom RI Minta Kementerian Kompak Unggah Capaian Prabowo, Netizen: Badan Resmi Buzzer?

Bakom RI minta seluruh instansi pemerintahan kompak posting capaian pemerintah setiap pukul 16.00 WIB.

Viral Surat Bakom
Viral Surat Bakom (Foto: akun X @murtadhaone1)

Beredar di media sosial surat perintah dari Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) yang isinya meminta kementerian dan lembaga mengunggah konten capaian dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto secara serentak setiap pukul 16.00 WIB.

Dokumen bertanggal 12 Oktober 2026 itu pertama kali diunggah oleh akun X @murtadhaone1, dan dibagikan ulang oleh akun Instagram @netramedia.id yang langsung memancing beragam komentar netizen.

Dalam surat bernomor B-108/BKP/D-4/KS.01/10/2026 itu, Bakom RI meminta seluruh kepala biro hubungan masyarakat kementerian dan lembaga menindaklanjuti strategi komunikasi untuk memperingati dua tahun pemerintahan Kabinet Merah Putih.

Iklan

Bakom RI juga meminta setiap instansi menyelaraskan narasi mengenai capaian dan keberhasilan program prioritas pemerintah agar informasi tersebut tersampaikan secara luas kepada masyarakat.

Surat yang beredar menyebutkan bahwa kementerian dan lembaga diminta mempublikasikan konten capaian pemerintah melalui akun media sosial masing-masing setiap pukul 16.00 WIB selama periode 12–20 Oktober 2026.

Bakom RI menyebut koordinasi tersebut bertujuan untuk memastikan penyampaian informasi yang terpadu, konsisten, dan tepat sasaran.

Urgensi Publikasi Serentak

Namun, beredarnya surat tersebut turut memancing reaksi netizen. Sejumlah netizen mempertanyakan urgensi publikasi serentak hingga menyindir upaya pemerintah dalam menyampaikan capaian dua tahun kepemimpinan Prabowo.

Salah satunya akun @melacakalam yang mempertanyakan apakah publikasi tersebut dilakukan untuk menonjolkan capaian yang dianggap tidak terlihat oleh masyarakat.

“Ibarat capaian nya ga ada, tapi di ad adain gitu kah?”

tulisnya.

Sementara akun @ajengtunjungsari menyindir fungsi lembaga tersebut setelah melihat isi surat yang beredar.

“Oooo jadi fungsi bakom ituuu, badan resmi buzzer,”

sindirnya

Kritik juga datang dari akun @afroni_yusri yang menyinggung penggunaan uang pajak untuk kegiatan komunikasi pemerintah.

“Liat duit pajak kalian cuma buat bayar begituan,”

komentnya.

Akun @sir.rob8 turut mempertahankan perlunya publikasi capaian pemerintah secara serentak jika kinerja pemerintah dinilai sudah terlihat oleh masyarakat.

“Wkwkwk kalau kerjanya bener gk perlu sampai pencitraan seperti ini warga bakal menilai sendiri,”

sindirnya.

Tak kalah menohok, akun @shellbyamalia justru mempertanyakan capaian apa yang hendak disampaikan melalui rangkaian publikasi tersebut.

“Masalahnyaa.. Pencapaiannya yg mana gue tanya, emang ada?”

tulisnya.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Contributor

    Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial

  • Editor

    Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.