Mengenal Zero Sugar
Zero sugar merupakan klaim yang menunjukkan bahwa produk memiliki kandungan gula nol atau sangat rendah sesuai ketentuan pelabelan yang berlaku.
Dalam regulasi Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat, produk dengan klaim sugar free diperbolehkan mengandung kurang dari 0,5 gram gula per sajian. Untuk pertahankan rasa manis, sejumlah produsen menggunakan pemanis pengganti gula, seperti sukralosa, aspartam, atau stevia.
Artinya, minuman zero sugar tak selalu memiliki rasa tawar. Produk itu tetap dapat terasa manis berkat penggunaan pemanis lainnya.
Mengenal No Added Sugar
Berbeda dengan zero sugar, istilah no added sugar menunjukkan bahwa produk tak dapat penambahan gula maupun bahan tertentu yang digunakan sebagai pengganti gula selama proses produksi.
Dokter sekaligus kreator konten kesehatan, dr. Shakira Amirah menjelaskan perbedaan tersebut melalui unggahan di akun Instagram miliknya. Ia mencontohkan produk susu cokelat yang mengklaim tanpa gula tambahan. Namun, masih mencantumkan kandungan gula total sebanyak 4 gram pada kemasannya.
Ternyata kita nyamain dua kata yang berbeda, yaitu gula tambahan vs gula total,”
jelas dr. Shakira.
Sesuai Aturan BPOM
Menurut dr. Shakira, klaim tanpa gula tambahan telah diatur dalam Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Nomor 1 Tahun 2022.
No added sugar atau tanpa gula tambahan itu klaim resmi. Jadi, nggak bisa bohong. Diatur di BPOM Nomor 1 Tahun 2022,”
ujar dr. Shakira.
Dia menjelaskan susu sapi secara alami mengandung gula bernama laktosa, termasuk susu putih tanpa tambahan perasa. Pada produk susu yang dibahasnya, laktosa sudah dipecah menggunakan enzim laktase jadi glukosa dan galaktosa. Proses tersebut membuat rasa manis susu lebih alami.
Jadi, angka gula 4 gram ini gula bawaan susu,”
jelasnya.
Dengan demikian, angka gula pada tabel Informasi Nilai Gizi tak selalu menunjukkan adanya gula pasir yang ditambahkan produsen.
Mana yang Lebih Sehat?
Pemilihan antara zero sugar dan no added sugar sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan serta kandungan gizi keseluruhan produk. Minuman zero sugar bisa membantu mengurangi asupan gula tambahan. Hal itu terutama apabila digunakan sebagai pengganti minuman bersoda tinggi gula.
Namun, penggunaan pemanis pengganti gula juga perlu diperhatikan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melalui pedoman yang diterbitkan pada 15 Mei 2023 tak merekomendasikan penggunaan pemanis non-gula sebagai strategi utama untuk mengendalikan berat badan dalam jangka panjang.
Sementara, minuman no added sugar bisa jadi pilihan apabila konsumen ingin menghindari gula tambahan. Meski demikian, kandungan gula alami dan total kalorinya tetap perlu diperhitungkan.
Jangan Terkecoh Label
Tulisan zero sugar maupun no added sugar pada bagian depan kemasan bukan satu-satunya indikator untuk menentukan apakah minuman tersebut lebih sehat. Sebelum membeli, konsumen dapat memperhatikan beberapa hal berikut:
· Periksa jumlah gula total dalam tabel Informasi Nilai Gizi.
· Perhatikan takaran saji dan jumlah sajian dalam satu kemasan.
· Baca komposisi untuk mengetahui penggunaan gula maupun pemanis pengganti.
· Bandingkan kandungan kalori dengan produk minuman sejenis.
· Utamakan air putih sebagai sumber hidrasi sehari-hari.
Memahami perbedaan kedua istilah tersebut membantu konsumen memilih minuman berdasarkan kandungan gizinya, bukan sekadar klaim yang terlihat menarik pada kemasan.