Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Hype

Kuku Muncul Bercak Putih, Benarkah Tanda Kurang Minum? Ini Penjelasan Medisnya

Bercak putih pada kuku atau leukonychia umumnya disebabkan benturan ringan atau trauma kuku, bukan tanda tubuh kekurangan cairan maupun kalsium.

Kuku Muncul Bercak Putih, Benarkah Tanda Kurang Minum? Ini Penjelasan Medisnya
Kuku bercak putih (Foto: Magnific)

Bercak putih yang muncul pada kuku tangan maupun kaki kerap dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan. Salah satu anggapan yang cukup populer adalah munculnya bintik putih di kuku menjadi tanda tubuh kekurangan cairan atau jarang minum air putih.

Anggapan tersebut membuat sebagian orang langsung meningkatkan konsumsi air putih ketika menemukan bintik-bintik putih pada kukunya. Padahal, secara medis, perubahan warna kuku tidak selalu berhubungan dengan kondisi hidrasi tubuh.

Kondisi munculnya bercak atau garis putih pada kuku dikenal sebagai leukonychia. Kondisi ini memiliki beberapa penyebab, mulai dari benturan ringan, kebiasaan merawat kuku, hingga infeksi jamur dan gangguan kesehatan tertentu.

Iklan

Lantas, apakah kuku berbintik putih benar-benar menandakan seseorang kurang minum?

Mengenal Leukonychia

Leukonychia merupakan istilah medis untuk perubahan warna kuku menjadi putih, baik berupa bintik kecil, garis melintang, maupun perubahan warna pada sebagian besar permukaan kuku.

Dalam jurnal American Journal of Clinical Dermatology tahun 2022 berjudul Leukonychia: What Can White Nails Tell Us?, kondisi ini dapat terjadi akibat perubahan pada lempeng kuku, bantalan kuku, maupun permukaan kuku.

Leukonychia memiliki beberapa bentuk dengan penyebab yang berbeda. Karena itu, tampilan bercak putih perlu diperhatikan sebelum mengaitkannya dengan masalah kesehatan tertentu.

Akibat Kurang Minum?

Bercak putih kecil yang muncul pada satu atau beberapa kuku justru lebih sering berkaitan dengan trauma ringan pada bagian pembentuk kuku atau matriks kuku.

Benturan ketika melakukan aktivitas sehari-hari, kebiasaan menggigit kuku, memotong kutikula terlalu dalam, hingga proses manicure yang terlalu keras dapat memicu perubahan tersebut.

Artinya, seseorang yang menemukan bintik putih pada kukunya tidak perlu langsung menyimpulkan bahwa tubuhnya kekurangan cairan.

Kecukupan minum tetap penting untuk menjaga fungsi tubuh, tetapi bercak putih pada kuku bukan indikator yang dapat diandalkan untuk mengukur status hidrasi.

Pemicu Bintik Putih

Ada beberapa aktivitas sehari-hari yang ternyata dapat menyebabkan munculnya bercak putih pada kuku, di antaranya:

  • Terbentur benda keras. Benturan kecil pada ujung jari dapat memengaruhi proses pembentukan kuku.
  • Menggigit kuku:. Kebiasaan menggigit atau mengorek kuku berulang kali bisa menimbulkan trauma.
  • Manicure berlebihan. Penggunaan alat manicure dengan tekanan terlalu kuat dapat merusak bagian kuku.
  • Penggunaan kuteks dan kuku palsu:Bahan kosmetik tertentu, lem kuku, serta cairan penghapus kuteks dapat menyebabkan kerusakan pada lapisan permukaan kuku.
  • Infeksi jamur. Beberapa jenis jamur dapat menyebabkan permukaan kuku tampak memiliki bercak putih, bahkan disertai perubahan tekstur.

Leukonychia berbentuk bintik (punctate leukonychia) merupakan salah satu bentuk yang paling umum dan sering berkaitan dengan trauma ringan.

Kekurangan Kalsium

Selain kurang minum, bintik putih pada kuku sering dikaitkan dengan kekurangan kalsium, zat besi, hingga zinc.

Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Penelitian dari American Journal of Clinical Dermatology pada 2022, menjelaskan bahwa bintik putih kecil akibat leukonychia tidak berkaitan dengan rendahnya kandungan kalsium maupun zat besi pada lempeng kuku.

Meski begitu, perubahan warna kuku secara keseluruhan tetap dapat berkaitan dengan kondisi kesehatan tertentu, termasuk kekurangan nutrisi atau gangguan organ tubuh.

Karena itu, penting untuk membedakan bintik putih kecil dengan perubahan warna kuku yang lebih luas.

Cara Menghilangkan

Penanganan bercak putih bergantung pada penyebabnya. Jika muncul akibat benturan ringan, biasanya tidak membutuhkan obat khusus.

Bercak tersebut akan bergerak mengikuti pertumbuhan kuku hingga akhirnya terpotong. Bintik putih pada kuku tangan akibat trauma umumnya membutuhkan waktu sekitar 6–9 bulan untuk tumbuh keluar sepenuhnya.

Bukan Kurang Minum

Munculnya bercak putih pada kuku tidak bisa langsung dijadikan tanda tubuh mengalami dehidrasi. Dalam banyak kasus, kondisi tersebut justru disebabkan oleh benturan ringan atau kebiasaan merawat kuku yang kurang tepat.

Meski umumnya tidak berbahaya, perubahan warna kuku yang meluas, terjadi berulang, atau disertai perubahan bentuk tetap perlu diperiksa.

Jadi, jangan buru-buru menganggap bintik putih sebagai tanda kurang minum atau langsung mengonsumsi suplemen kalsium. Kenali terlebih dahulu penyebabnya agar penanganannya lebih tepat.

Iklan