Perdana Menteri Qatar dan delegasi Turki akan bergabung dengan para perwakilan Hamas dan Israel di Mesir pada hari Rabu waktu setempat. Hal ini untuk melanjutkan pembahasan hari ketiga guna mengakhiri perang di Gaza.
Adapun Israel dan Hamas tengah melakukan negosiasi tidak langsung di Sharm El-Sheikh, Mesir, yang berdasarkan rencana 20 poin yang diusulkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bulan lalu.
Ada peluang nyata bahwa kita dapat melakukan sesuatu,” kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval dikutip dari Al Arabiya English, Rabu (8/10/2025).
“Saya pikir ada kemungkinan bahwa kita bisa menciptakan perdamaian di Timur Tengah. Ini adalah sesuatu yang bahkan lebih dari sekadar situasi Gaza. Kami ingin pembebasan para sandera segera dilakukan,” ujarnya.
Trump mengatakan, Amerika Serikat akan melakukan ‘segala upaya untuk memastikan semua orang mematuhi kesepakatan’, jika Hamas dan Israel menyetujui gencatan senjata.
Pembicaraan ini dilakukan saat Israel memperingati dua tahun serangan Hamas pada 7 Oktober yang memicu perang.
Tekanan global untuk akhiri perang semakin meningkat
Sebagian besar wilayah Gaza kini telah hancur, serta kelaparan yang dinyatakan oleh PBB sedang berlangsung dan keluarga-keluarga sandera Israel masih menantikan kembalinya orang-orang yang mereka cintai.
Penyelidikan PBB bulan lalu menuduh bahwa Israel melakukan genosida di Gaza, sementara kelompok-kelompok hak asasi manusia menuduh Hamas melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan selama serangan 7 Oktober. Namun, kedua belah pihak menolak tuduhan tersebut.
Sementara itu, Juru runding utama Hamas Khalil El-Hayya, mengatakan bahwa kelompoknya menginginkan “jaminan dari Presiden Trump dan negara-negara pendukung bahwa perang akan berakhir untuk selamanya”.
Rencana Trump mencakup gencatan senjata, pembebasan semua sandera, pelucutan senjata Hamas, dan penarikan mundur Israel secara bertahap dari Gaza.
Rencana tersebut mendapat tanggapan positif dari Israel dan Hamas dan mendorong pembicaraan tidak langsung di Mesir sejak hari Senin.
Seorang sumber Palestina yang dekat dengan tim negosiasi Hamas mengatakan bahwa sesi hari Selasa termasuk Hamas yang membahas “peta awal yang dipresentasikan oleh pihak Israel terkait penarikan pasukan serta mekanisme dan jadwal untuk pertukaran tawanan”.
Pada hari Rabu, utusan khusus Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, akan bergabung dalam perundingan, menurut Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty.
Jaminan utama keberhasilan pada tahap ini adalah Presiden AS Trump sendiri. Bahkan jika sampai pada suatu titik yang mengharuskannya untuk memaksakan visinya,” ujarnya.
Qatar mengatakan perdana menterinya, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani, akan hadir, sementara media pemerintah Turki melaporkan bahwa Kepala Intelijen negara tersebut, Ibrahim Kalin, akan memimpin sebuah delegasi ke Mesir.
