Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 19 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • BMKG
  • iran
  • Banjir
  • sumatera
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Menlu Sugiono Ungkap Alasan Indonesia Belum Kirim Pengamat ke Pemilu Myanmar
Internasional

Menlu Sugiono Ungkap Alasan Indonesia Belum Kirim Pengamat ke Pemilu Myanmar

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: November 6, 2025 11:48 am
Hadi Febriansyah
Ivan
Share
Menteri Luar Negeri Sugiono (kiri) memberikan sambutan
Menteri Luar Negeri Sugiono (kiri) (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym)
SHARE

Pemerintah Indonesia masih belum menentukan sikap terkait kemungkinan mengirim observer atau pengamat pemilu ke Myanmar, yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2025 di bawah kendali junta militer.

Daftar isi Konten
  • ASEAN Belum Satu Suara Pemantauan Pemilu
  • Melemahkan Legitimasi Junta
  • Dialog Damai dan Demokrasi

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menyebut bahwa Indonesia berharap pesta demokrasi di Myanmar dapat berjalan inklusif dan adil, namun keputusan akhir tetap berada di tangan Myanmar sendiri.

Kita belum memutuskan. Tapi saya sampaikan, Indonesia berharap ada proses pemilu yang benar-benar inklusif. Namun, kembali lagi, pelaksanaannya bergantung pada pihak Myanmar,”

Sugiono di Gedung Pancasila, Jakarta, Rabu (5/11).

ASEAN Belum Satu Suara Pemantauan Pemilu

Sugiono menambahkan, pemerintah Myanmar sebelumnya mengklaim bahwa proses pemilu mereka sudah cukup inklusif, berdasarkan pernyataan perwakilannya dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang digelar pada 26–28 Oktober di Kuala Lumpur, Malaysia.

Namun, di balik pernyataan tersebut, belum ada konsensus antarnegara ASEAN untuk mengirim misi pemantau pemilu secara resmi di bawah bendera organisasi kawasan itu.

Sejumlah sumber diplomatik menyebutkan, para pemimpin ASEAN masih berhati-hati karena khawatir langkah apapun dapat memicu ketegangan baru dan menggagalkan kemajuan menuju perdamaian di Myanmar.

Melemahkan Legitimasi Junta

Pengamat politik internasional dari Solaris Strategies Singapore, Mustafa Izzuddin, menilai bahwa keputusan ASEAN atau Indonesia untuk tidak mengirim pengamat ke Myanmar bisa berdampak besar terhadap legitimasi junta militer.

Tanpa pengamat independen, tak akan ada bukti kredibel bahwa pemilu di Myanmar digelar secara bebas dan adil,”

Izzuddin.

Junta Myanmar berencana menggelar pemilu nasional pada 28 Desember 2025, hampir empat tahun setelah kudeta militer yang menggulingkan pemerintahan sah pimpinan Aung San Suu Kyi.

Kudeta tersebut memicu gelombang protes besar-besaran, yang ditanggapi junta dengan penangkapan massal dan tindakan brutal terhadap warga sipil, termasuk pembunuhan di berbagai wilayah.

Akibat situasi tersebut, ASEAN membekukan partisipasi junta militer Myanmar di seluruh forum tingkat tinggi blok Asia Tenggara itu.

Namun, Myanmar masih diakui secara administratif sebagai anggota, dan biasanya diwakili oleh permanent secretary atau wakil tetap negara tersebut.

Dialog Damai dan Demokrasi

Komunitas internasional, termasuk ASEAN, terus mendesak dialog nasional di Myanmar agar demokrasi dapat dipulihkan.

Indonesia, yang selama ini aktif dalam diplomasi kawasan, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penyelesaian damai dan menghentikan kekerasan terhadap warga sipil.

Kita harap semua pihak bisa menahan diri agar proses perdamaian benar-benar berjalan sesuai kesepakatan,”

Sugiono.

Tag:Pemerintah IndonesiaPemilu MyanmarSugiono
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Gedung Pancasila Kemlu. (sumber: Kemlu)
Internasional

Tentara Prancis Tewas di Lebanon, Kemlu: Serangan ke UNIFIL Adalah Kejahatan Serius

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyampaikan pernyataan resmi terkait serangan terhadap tentara Prancis yang tergabung dalam misi penjaga perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon pada Sabtu…

By
Hadi Febriansyah
Dusep
3 Min Read
Selat Malaka yang menjadi jalur perdagangan strategis di dunia. (Sumber: Google Maps)
Internasional

Gawat! Ancaman Perang Bergeser ke Selat Malaka, Militer AS Incar Kapal-kapal Iran

Langkah militer Amerika Serikat (AS) dalam konflik dengan Iran kini semakin agresif dan memasuki babak baru yang lebih luas. Mereka mengancam tak lagi terbatas beroperasi di Timur Tengah, dan coba…

By
Dusep
3 Min Read
Pasukan TNI UNIFIL di Libanon
Internasional

Lagi Pasukan UNIFIL Tewas di Lebanon, Kini Prancis jadi Korban dan Macron Murka

Seorang tentara asal Prancis dilaporkan meninggal dunia, sementara tiga lainnya mengalami luka-luka dalam sebuah insiden saat menjalankan operasi pembukaan akses jalan di Lebanon selatan. Peristiwa ini terjadi ketika pasukan penjaga…

By
Hadi Febriansyah
Dusep
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Kapal jaringan organisasi kampanye lingkungan independen global, Greenpeace, Arctic Sunrise
Internasional

Ribuan Aktivis Bergerak! Greenpeace Pimpin Armada Besar Lawan Israel Blokade Gaza

Kapal Arctic Sunrise milik Greenpeace akan memimpin misi kemanusiaan bersama lebih dari…

Hilwa Urwatuldusep-malik
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Dusep
8 jam lalu
Data pergerakan kapal di selat hormuz.
Internasional

Selat Hormuz Kembali Dikunci Iran, Negosiasi dengan AS Buntu dan Waktu Semakin Tipis

Perseteruan antara Iran dan Amerika Serikat kembali tegang  dan memasuki fase kritis.…

dusep-malik
By
Dusep
13 jam lalu
Gunboat Iran yang menjaga kedaulatan di Selat Hormuz. (Sumber: Iranian media)
Internasional

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Gunboat Iran Sempat Lepaskan Tembakan ke Kapal Tanker

Ketegangan di Selat Hormuz kembali memuncak pada hari ini, Sabtu 18 April…

dusep-malik
By
Dusep
1 hari lalu
Citra satelit Selat Hormuz
Internasional

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz, Murka Usai AS Terus Blokade dan Bajak Pelabuhan

Perseteruan Amerika Serikat (AS) dan Iran di Selat Hormuz kembali memanas usai…

dusep-malik
By
Dusep
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up