Kementrian Pertahanan Uni Emirat Arab (UEA) melaporkan terjadi serangan rudal dan dron pada Selasa, 5 Mei 2026.
UEA mengaku, serangan ini terjadi selama dua hari berturut-turut, dimana serangan hari pertama Senin 4 Mei 2025, menyebabkan setidaknya tiga orang terluka dan memicu kebakaran di fasilitas minyak utama di Fujairah.
Menanggapi hal tersebut, Iran’s Islamic Revolutionary Guards Corps (IRGC) membantah bahwa pihaknya melakukan serangan ke UEA.






