Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 10 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • longsor
  • Bola
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / G20 Afrika Selatan: Indonesia Desak Dunia Bertindak Cepat Tutup Kesenjangan Gender
Internasional

G20 Afrika Selatan: Indonesia Desak Dunia Bertindak Cepat Tutup Kesenjangan Gender

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: November 10, 2025 4:15 pm
Hadi Febriansyah
Ivan
Share
Ilustrasi, Bendera anggota G20
Foto: Antara
SHARE

Indonesia kembali menegaskan komitmennya terhadap kesetaraan gender dalam forum internasional. Melalui perwakilan G20 EMPOWER, Rinawati Prihatiningsih, Indonesia menyoroti hasil Global Gender Gap Report 2024 yang menyebut bahwa dunia baru mencapai 68,5 persen kesetaraan gender, dan diperkirakan butuh 134 tahun untuk benar-benar menutup kesenjangan tersebut.

Daftar isi Konten
  • Kemitraan Global untuk Pemberdayaan Perempuan
  • Tantangan dan Harapan
  • Tutup Kesenjangan Gender
  • Pemberdayaan Perempuan
  • Percepatan Kesetaraan Gender

Kita tidak bisa menunggu 134 tahun untuk mencapai kesetaraan gender. Perempuan harus menjadi bagian dari ekonomi masa depan, bukan nanti, tetapi sekarang,”

Rina dalam forum G20 Empowerment of Women Working Group (EWWG) dan G20 EMPOWER Alliance di Johannesburg, Afrika Selatan, Minggu (9/11).

Indonesia menekankan pentingnya menjaga kelanjutan agenda G20 EMPOWER, agar perjuangan pemberdayaan perempuan tidak kehilangan momentum.

Menurut Rina, jeda kegiatan global yang sempat terjadi pada 2024 menjadi pelajaran berharga bahwa komitmen global tidak boleh terhenti.

Jeda di tahun 2024 mengingatkan kita bahwa momentum adalah aset penting. Indonesia mengapresiasi Afrika Selatan yang kembali menyalakan semangat kolektif ini,”

Rina.

Selain itu, Rina juga menyoroti pendekatan “positive masculinity” yang diusung Presidensi Afrika Selatan, yakni melibatkan laki-laki sebagai mitra strategis dalam perjuangan kesetaraan gender. Pendekatan ini sejalan dengan nilai gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.

Ketika perempuan dan laki-laki bergerak bersama, perubahan akan datang lebih cepat dan berkelanjutan,”

Wakil Ketua Umum IWAPI tersebut.

Kemitraan Global untuk Pemberdayaan Perempuan

Dalam forum tersebut, Indonesia mengusulkan agar kemitraan publik-swasta (public-private partnership) di bawah G20 EMPOWER menjadi mekanisme permanen hingga tahun 2030 dan seterusnya.

Langkah ini diyakini dapat memperkuat sinergi lintas sektor dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) terutama pada aspek pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender.

Di sela pertemuan, delegasi Indonesia juga melakukan diskusi bilateral dengan Arab Saudi, Meksiko, Norwegia, dan Prancis untuk memperkuat kerja sama di bidang ekonomi dan pemberdayaan perempuan.

Ketika perempuan maju, bangsa ikut maju. Indonesia hadir bukan hanya sebagai peserta, tetapi sebagai mitra global yang aktif,”

Rina.

Delegasi Indonesia dipimpin oleh Deputi Bidang Kesetaraan Gender KemenPPPA, Amurwani Dwi Lestariningsih, bersama Asisten Deputi PUG Bidang Ekonomi, Infrastruktur, dan Wilayah I, Eni Widiyanti, serta Sekretaris Pertama KBRI Pretoria, Anistasari Gustini.

Amurwani menyerukan pentingnya meningkatkan partisipasi perempuan dalam dunia kerja hingga 25 persen, sekaligus memperkuat literasi keuangan bagi perempuan guna menekan kesenjangan ekonomi berbasis gender.

Sejak Brisbane Goal ditetapkan, negara-negara G20 berkomitmen mengurangi kesenjangan gender di angkatan kerja. Kini, kesenjangan itu menurun dari 22,2 persen pada 2012 menjadi 18 persen pada 2024, hasil dari kerja keras kolektif,”

Amurwani.

Namun, ia menegaskan bahwa kemajuan tersebut belum merata. Di beberapa negara, termasuk Indonesia, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan masih sekitar 50 persen, jauh di bawah TPAK laki-laki yang sudah melampaui 80 persen.

Tantangan dan Harapan

Meski berbagai kebijakan dan inisiatif telah berjalan, tantangan untuk menutup kesenjangan gender masih besar.

Indonesia menegaskan pentingnya aksi nyata, kolaborasi lintas negara, dan perubahan paradigma agar perempuan tidak lagi sekadar menjadi objek kebijakan, tetapi motor penggerak ekonomi dan sosial.

Perempuan bukan hanya bagian dari masa depan, tapi juga kekuatan saat ini. Dunia tidak boleh menunggu satu abad lebih untuk mewujudkan keadilan gender,”

Amurwani.

Tutup Kesenjangan Gender

Indonesia kembali menegaskan komitmennya terhadap kesetaraan gender dalam forum internasional. Melalui perwakilan G20 EMPOWER, Rinawati Prihatiningsih, Indonesia menyoroti hasil Global Gender Gap Report 2024 yang menyebut bahwa dunia baru mencapai 68,5 persen kesetaraan gender, dan diperkirakan butuh 134 tahun untuk benar-benar menutup kesenjangan tersebut.

Kita tidak bisa menunggu 134 tahun untuk mencapai kesetaraan gender. Perempuan harus menjadi bagian dari ekonomi masa depan, bukan nanti, tetapi sekarang,”

Rina dalam forum G20 Empowerment of Women Working Group (EWWG) dan G20 EMPOWER Alliance di Johannesburg, Afrika Selatan, Minggu (9/11).

Indonesia menekankan pentingnya menjaga kelanjutan agenda G20 EMPOWER, agar perjuangan pemberdayaan perempuan tidak kehilangan momentum.

Menurut Rina, jeda kegiatan global yang sempat terjadi pada 2024 menjadi pelajaran berharga bahwa komitmen global tidak boleh terhenti.

Jeda di tahun 2024 mengingatkan kita bahwa momentum adalah aset penting. Indonesia mengapresiasi Afrika Selatan yang kembali menyalakan semangat kolektif ini,”

Rina.

Selain itu, Rina juga menyoroti pendekatan “positive masculinity” yang diusung Presidensi Afrika Selatan, yakni melibatkan laki-laki sebagai mitra strategis dalam perjuangan kesetaraan gender. Pendekatan ini sejalan dengan nilai gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.

Ketika perempuan dan laki-laki bergerak bersama, perubahan akan datang lebih cepat dan berkelanjutan,”

Wakil Ketua Umum IWAPI.

Pemberdayaan Perempuan

Dalam forum tersebut, Indonesia mengusulkan agar kemitraan publik-swasta (public-private partnership) di bawah G20 EMPOWER menjadi mekanisme permanen hingga tahun 2030 dan seterusnya.

Langkah ini diyakini dapat memperkuat sinergi lintas sektor dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) terutama pada aspek pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender.

Di sela pertemuan, delegasi Indonesia juga melakukan diskusi bilateral dengan Arab Saudi, Meksiko, Norwegia, dan Prancis untuk memperkuat kerja sama di bidang ekonomi dan pemberdayaan perempuan.

Ketika perempuan maju, bangsa ikut maju. Indonesia hadir bukan hanya sebagai peserta, tetapi sebagai mitra global yang aktif,”

Rina.

Delegasi Indonesia dipimpin oleh Deputi Bidang Kesetaraan Gender KemenPPPA, Amurwani Dwi Lestariningsih, bersama Asisten Deputi PUG Bidang Ekonomi, Infrastruktur, dan Wilayah I, Eni Widiyanti, serta Sekretaris Pertama KBRI Pretoria, Anistasari Gustini.

Amurwani menyerukan pentingnya meningkatkan partisipasi perempuan dalam dunia kerja hingga 25 persen, sekaligus memperkuat literasi keuangan bagi perempuan guna menekan kesenjangan ekonomi berbasis gender.

Sejak Brisbane Goal ditetapkan, negara-negara G20 berkomitmen mengurangi kesenjangan gender di angkatan kerja. Kini, kesenjangan itu menurun dari 22,2 persen pada 2012 menjadi 18 persen pada 2024, hasil dari kerja keras kolektif,”

Rina.

Namun, ia menegaskan bahwa kemajuan tersebut belum merata. Di beberapa negara, termasuk Indonesia, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan masih sekitar 50 persen, jauh di bawah TPAK laki-laki yang sudah melampaui 80 persen.

Percepatan Kesetaraan Gender

Meski berbagai kebijakan dan inisiatif telah berjalan, tantangan untuk menutup kesenjangan gender masih besar.

Indonesia menegaskan pentingnya aksi nyata, kolaborasi lintas negara, dan perubahan paradigma agar perempuan tidak lagi sekadar menjadi objek kebijakan, tetapi motor penggerak ekonomi dan sosial.

Perempuan bukan hanya bagian dari masa depan, tapi juga kekuatan saat ini. Dunia tidak boleh menunggu satu abad lebih untuk mewujudkan keadilan gender,”

Amurwani.

Tag:Afrika SelatanG20HeadlineKesenjangan Gender
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Ikuti
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Ikuti
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
@owritedotid

BERITA TERKINI

Indeks berita
Ilustrasi hujan ringan
Megapolitan

Prakiraan Cuaca Jakarta, Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Terjadi Seharian

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi Jakarta akan diguyur hujan pada hari ini, Selasa 10 Februari 2026. Menurut ramalan, seluruh wilayah DKI Jakarta akan diguyur hujan dengan intensitas ringan.…

By
Syifa Fauziah
Ivan
1 Min Read
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga
Olahraga

Eksodus Pemain Naturalisasi, Arya Sinulingga: Transfer Pemain Itu Urusan Duit

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga menepis anggapan bahwa kepindahan sejumlah pemain diaspora ke Super League merupakan bagian dari strategi tersembunyi PSSI demi mengejar gelar Piala AFF 2026. Ia…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
4 Min Read
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga
Olahraga

Jelang FIFA Series 2026, Pelatih Timnas Blusukan Liga

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan kesiapan jajaran pelatih Timnas Indonesia menjelang ajang FIFA Series 2026 yang akan berlangsung pada 23–31 Maret 2026. Dalam turnamen ini, skuad Garuda…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Foto epstain files. (Sumber: X/@ZariqaDangSuri)
Internasional

Epstein Files Dibuka: Ketika Arsip Raksasa AS Menyeret Tokoh-tokoh Indonesia

Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS), pada 30 Januari 2026, menerbitkan lebih dari…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
16 jam lalu
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky
Internasional

AS Target Deadline Perang Rusia–Ukraina Berakhir Juni, Zelensky Singgung Bau Pemilu Amerika

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, mengungkapkan bahwa Amerika Serikat tengah mendorong upaya serius…

hadi-febriansyah-owriteAmin Suciady
By
Hadi Febriansyah
Amin Suciady
22 jam lalu
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi. (Sumber: Instagram Sanae Takaichi)
Internasional

Pemilu Jepang Panas di Tengah Salju, PM Sanae Takaichi Siap Mundur Jika Koalisi Gagal Menang

Pemungutan suara pemilihan umum resmi dimulai di seluruh Jepang pada Minggu 8…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep
23 jam lalu
Presiden RI Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Australia Anthony Albanese
Internasional

Prabowo Tegaskan Prinsip Bebas Aktif Lewat Traktat Keamanan RI–Australia

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri Australia Anthony Albanese secara…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
4 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up