Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 23 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Spill
  • DPR
  • Banjir
  • BMKG
  • sumatera
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Keputusan Bersejarah, PBB Izinkan Pasukan Internasional Kuasai Gaza
Internasional

Keputusan Bersejarah, PBB Izinkan Pasukan Internasional Kuasai Gaza

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: November 18, 2025 4:16 pm
Hadi Febriansyah
Ivan
Share
Ilustrasi, Pasukan PBB
Foto: Dok Website PBB
SHARE

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa akhirnya mengesahkan resolusi penting yang diajukan Amerika Serikat terkait pembentukan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) di Jalur Gaza serta pembentukan Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF).

Daftar isi Konten
  • Konsultasi Terlebih Dahulu
  • Penolakan dari Hamas

Dalam pemungutan suara yang digelar Senin (17/11), sebanyak 13 negara menyatakan dukungan, sementara hanya China dan Rusia yang memilih abstain tanpa menggunakan hak veto. Dengan demikian, resolusi tersebut resmi diadopsi oleh DK PBB.

Resolusi ini sejalan dengan rencana perdamaian untuk Gaza yang sebelumnya dipaparkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 29 September.

Salah satu poin utamanya adalah pembentukan BoP sebagai pemerintahan transisi di Gaza, dengan Trump ditunjuk sebagai pemimpin dewan tersebut.

Konsultasi Terlebih Dahulu

Melalui resolusi ini, BoP diberi mandat untuk membentuk dan mengerahkan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) yang akan bekerja di bawah komandonya.

Negara-negara yang ingin mengirimkan personel diwajibkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan Mesir dan Israel sebagai pihak yang berbatasan langsung dengan Gaza.

Duta Besar AS untuk PBB, Mike Waltz, menyampaikan bahwa pengesahan resolusi tersebut menjadi langkah besar dalam upaya menciptakan Gaza yang aman, stabil, dan akhirnya dapat berkembang menjadi wilayah yang sejahtera.

Menurut Waltz, ISF memiliki tugas untuk menjaga stabilitas keamanan, mendorong demiliterisasi Gaza, memusnahkan infrastruktur kelompok teroris, serta memastikan keselamatan warga sipil Palestina.

Presiden Trump sendiri menyambut kemenangan diplomatik tersebut dengan penuh antusiasme. Ia menyebutnya sebagai “persetujuan terbesar dalam sejarah PBB” dan berterima kasih kepada negara-negara yang mendukung, termasuk Rusia, China, serta Qatar, Mesir, UEA, Arab Saudi, Indonesia, Turki, dan Yordania.

Penolakan dari Hamas

Namun, keputusan ini langsung memicu penolakan keras dari Hamas. Kelompok tersebut menilai resolusi PBB tidak memenuhi tuntutan rakyat Palestina, baik dari aspek politik maupun kemanusiaan.

Sementara itu, Hamas menolak kehadiran ISF karena dianggap sebagai bentuk campur tangan asing di wilayah Gaza.

Menurut pernyataan resmi Hamas yang dikutip Al Jazeera, pasukan internasional seharusnya hanya ditempatkan di area perbatasan, bukan di dalam wilayah Gaza, dan semuanya harus berada di bawah kendali penuh PBB.

BoP akan memegang mandat administratif atas Gaza hingga akhir 2027, termasuk mengkoordinasikan proses rekonstruksi wilayah yang hancur akibat konflik.

Dalam dokumen resolusi juga disebutkan secara tersirat bahwa pembentukan negara Palestina tetap menjadi agenda jangka panjang, namun baru dapat diwujudkan setelah Otoritas Palestina menjalani reformasi dan rekonstruksi Gaza telah selesai.

Resolusi DK PBB tersebut turut menyerukan agar badan-badan kemanusiaan seperti PBB, ICRC, dan Bulan Sabit Merah kembali mengirimkan bantuan dalam skala besar untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga Gaza.

Tag:Dewan PerdamaianGazaPasukan InternasionalPBB
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Penumpang berjalan untuk menaiki pesawat di Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur
Nasional

Kemenhub Sebut 10 Juta Pemudik Padati Angkutan Lebaran 2026

Kementerian Perhubungan melalui Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026 mencatat pergerakan penumpang angkutan umum secara kumulatif, sejak H-8 (13 Maret 2026) hingga H-1 Lebaran (20 Maret 2026) tercatat mencapai 10.003.583…

By
Iren Natania
Ivan
3 Min Read
Juru Bicara (Jubir) Satgas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Marupa Sagala.
Nasional

292 Kecelakaan Lalu Lintas Selama Arus Mudik, 8 Orang Meninggal Dunia

Polri mencatat 292 kasus kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia hingga luka ringan selama musim mudik Lebaran 2026. Data tersebut berdasarkan pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 per Minggu, 22 Maret…

By
Rahmat
Amin Suciady
2 Min Read
Tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji dan penyelenggaraan ibadah haji Yaqut Cholil Qoumas memasuki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK
Hukum

Tahanan Rumah Yaqut Cuma Bebani Uang Negara dan Lukai Semangat Antikorupsi

Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti, menilai pengalihan status penahanan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), sekaligus tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan, yang sebelumnya mejadi…

By
Amin Suciady
Rahmat
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Maspakai Penerbangan Dunia. (Sumber: Unsplash/ Rocker Sta)
Internasional

Perang AS–Israel Vs Iran Hantam Industri Penerbangan Global, Maskapai Rugi Rp898 Triliun

Para maskapai penerbangan terbesar di dunia telah kehilangan sekitar US$53 miliar atau…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
15 jam lalu
Salat Idul Fitri di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur
Internasional

Israel Larang Umat Muslim Palestina Salat Ied di Masjid Al-Aqsa

Otoritas Israel melarang salat Idulfitri di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur yang…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
2 hari lalu
Foto by: Middle East Monitor
Internasional

AS Minta Warganya Tinggalkan Arab Saudi Saat Konflik Regional Memanas

Kedutaan Besar AS di Arab Saudi, pada hari Kamis, 19 Maret 2026,…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
3 hari lalu
Gedung Kedutaan Iran di Qatar
Internasional

Qatar Usir Atase Militer Kedutaan Iran

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Qatar menyampaikan nota resmi kepada Kedutaan Besar Republik…

iren natania longdongIvan OWRITE
By
Iren Natania
Ivan
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up