Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 5 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Usai 20 Hari Berdarah, Kamboja dan Thailand Sepakat Gencatan Senjata
Internasional

Usai 20 Hari Berdarah, Kamboja dan Thailand Sepakat Gencatan Senjata

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
Last updated: Desember 29, 2025 11:05 am
By
Hadi Febriansyah
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
7 bulan lalu
Share
Kota Poipet di Kamboja yang menjadi perbatasan dengan Thailand
Kota Poipet di Kamboja yang menjadi perbatasan dengan Thailand (Foto: Wikipedia)
SHARE

Kondisi keamanan di sepanjang wilayah perbatasan Kamboja–Thailand dilaporkan tetap terkendali hingga hari kedua sejak diberlakukannya gencatan senjata.

Daftar isi Konten
  • Kesepakatan Akhiri Bentrokan Hampir 20 Hari
  • Thailand Janji Bebaskan Tentara Kamboja

Hal ini disampaikan pejabat pertahanan Kamboja pada Ahad, setelah kedua negara menyepakati penghentian konflik bersenjata yang telah berlangsung hampir tiga pekan.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan Nasional Kamboja, Letjen Maly Socheata, menyampaikan kepada media bahwa situasi di garis depan tetap stabil sejak Sabtu siang, waktu dimulainya gencatan senjata secara resmi. Pernyataan tersebut dilaporkan oleh kantor berita pemerintah Agence Kampuchea Presse.

Dari pihak Thailand, militer setempat juga mengonfirmasi penurunan intensitas konflik di kawasan perbatasan. Meski demikian, laporan media Thailand Khaosod menyebutkan masih terdapat aktivitas pergerakan terbatas di sejumlah titik yang terus dipantau aparat keamanan.

Kesepakatan Akhiri Bentrokan Hampir 20 Hari

Perjanjian gencatan senjata yang ditandatangani pada Sabtu tersebut secara resmi mengakhiri bentrokan bersenjata selama hampir 20 hari.

Konflik itu telah menewaskan puluhan orang dan memaksa hampir satu juta warga sipil meninggalkan rumah mereka dari wilayah perbatasan yang disengketakan.

Dalam dokumen kesepakatan, kedua negara menyetujui beberapa poin utama, di antaranya penghentian seluruh bentuk permusuhan dengan senjata apa pun, larangan tembakan tanpa provokasi, dan tidak melakukan pergerakan pasukan maupun manuver menuju posisi lawan.

Selain itu ada juga menjaga jumlah pasukan tetap seperti sebelum gencatan senjata, dan Langkah-langkah ini bertujuan mencegah eskalasi lanjutan di wilayah perbatasan.

Thailand Janji Bebaskan Tentara Kamboja

Sebagai bagian dari kesepakatan damai, Thailand menyatakan kesediaannya untuk memulangkan 18 tentara Kamboja yang ditahan sejak Juli.

Pemulangan akan dilakukan setelah gencatan senjata berjalan penuh selama 72 jam tanpa pelanggaran.

Upaya diplomasi tidak berhenti pada gencatan senjata. Para menteri luar negeri Kamboja dan Thailand dijadwalkan bertemu pada Senin dalam pertemuan trilateral yang difasilitasi China di Provinsi Yunnan, wilayah barat daya China. Pertemuan ini akan membahas langkah lanjutan pascakonflik.

Sejak konflik kembali pecah pada 8 Desember, sekitar 99 orang dilaporkan meninggal dunia. Bentrokan dipicu oleh insiden perbatasan yang melukai dua tentara Thailand sehari sebelumnya.

Otoritas Thailand mencatat 26 prajurit dan satu warga sipil tewas secara langsung akibat pertempuran, sementara 41 warga sipil lainnya meninggal karena dampak tidak langsung konflik.

Di sisi lain, Kementerian Dalam Negeri Kamboja melaporkan sedikitnya 31 warga sipil Kamboja turut menjadi korban jiwa.

Thailand dan Kamboja memang memiliki konflik perbatasan yang telah berlangsung lama dan kerap memicu bentrokan bersenjata. Salah satu insiden terbesar terjadi pada Juli lalu, yang menewaskan sedikitnya 48 orang.


Tag:Gencatan SenjataKambojaPenghentian KonflikthailandWilayah Perbatasan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Narasi Tim Jokowi soal Gelar Raja di NTT Berubah-ubah, Kredibilitas Politik Terancam
By Rahmat Tunny
Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi saat di NTT.
1
Polemik ‘Gerombolan Sirkus’, Deddy Sitorus Layangkan Somasi dan Ultimatum 3×24 Jam ke Pengurus KWP
By Rika Pangesti
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus
2
Kenapa Makin Banyak Nyamuk di Musim Kemarau? Ini Penjelasan Ilmiahnya 
By Ani Ratnasari
Nyamuk saat musin panas
3
Viral Pasien BPJS Soroti Komentar Nakes yang Tak Berempati
By Syifa Fauziah
Petugas melayani warga peserta program BPJS Kesehatan di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Pusat, Jakarta
4
BPS: Laju Ekonomi RI Kuartal II-2026 Melambat ke 5,29 Persen
By Anisa Aulia
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik M. Edy Mahmud dalam konferensi pers di kantornya, 5 Agustus 2026.
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi situasi di Gaza
Internasional

RI Kecam Keras Serangan Israel ke Gaza, Hambat Peace Plan dan Perparah Derita Rakyat Palestina

Pemerintah Indonesia mengecam keras serangan militer Israel ke Jalur Gaza, Palestina yang…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
6 jam lalu
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian
Internasional

Diterpa Isu Lengser, Presiden Iran Tegaskan Tetap Pimpin Perjuangan

Presiden Iran Masoud Pezeshkian membantah laporan yang menyebut dirinya telah mengajukan pengunduran…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
21 jam lalu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump, saat akan menaiki pesawat kepresidenan
Internasional

Tarif Baru Trump Digugat Rakyatnya, 25 Negara Bagian Tuding Gedung Putih Langgar Hukum

Koalisi yang terdiri atas 25 negara bagian dan satu persemakmuran di Amerika…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
1 hari lalu
Ilustrasi penjara buaya Nil milik Israel.
Internasional

Rencana Ben-Gvir: Sulap Parit Penjara Tahanan Palestina Jadi ‘Kandang’ Buaya Nil

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir mengumumkan bahwa Israel akan menggunakan buaya…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up