Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 27 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • Piala Dunia 2026
  • prabowo
  • MBG
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Krisis Kelahiran, 4.000 Sekolah di Korea Selatan Tutup
Internasional

Krisis Kelahiran, 4.000 Sekolah di Korea Selatan Tutup

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: Desember 31, 2025 4:44 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
7 bulan lalu
Share
Ilustrasi Anak Bersekolah
Ilustrasi Anak Bersekolah (Foto: Freepik)
SHARE

Korea Selatan mengalami krisis kelahiran. Lebih dari 4.000 sekolah dasar, menengah, dan tinggi di seluruh Korea memutuskan tutup seiring dengan menyusutnya populasi siswa di negara tersebut.

Dilansir dari Korean Times, Rabu 31 Desember 2025, Anggota Parlemen dari Partai Demokrat Korea, Jin Sun-mee mengungkapkan menurut data dari Kementerian Pendidikan, sebanyak 4.008 sekolah di bawah 17 kantor pendidikan regional di seluruh Korea Selatan telah ditutup hingga Maret tahun ini.

Selama periode tersebut, jumlah siswa yang terdaftar menurun dari 9,9 juta menjadi 5,07 juta,”

ujar Jin Sun Mee dalam keterangannya.

Dari total tersebut, sebanyak 3.674 sekolah dasar ditutup secara permanen, sekolah menengah sebanyak 264 dan sekolah tinggi sebanyak 70.

Dalam lima tahun terakhir saja, 158 sekolah telah ditutup, dan 107 sekolah tambahan diproyeksikan akan ditutup dalam lima tahun ke depan.

Krisis siswa di Korea Selatan ini disebabkan karena tingkat kelahiran yang rendah. Bahkan Korea termasuk negara dengan tingkat kelahiran terendah di dunia.

Laju penutupan sekolah juga menunjukkan bahwa penurunan jumlah siswa diperkirakan akan semakin cepat di wilayah provinsi daripada di wilayah ibu kota.

Jumlah penutupan terbesar terjadi di Provinsi Jeolla Utara dengan 16 sekolah, diikuti oleh Provinsi Jeolla Selatan 15 sekolah, Provinsi Gyeonggi 12 sekolah, dan Provinsi Chungcheong Selatan 11 sekolah.

Prospek demografis negara secara keseluruhan menunjukkan bahwa kontraksi ini hanya akan semakin intensif dalam beberapa tahun mendatang, bahkan mungkin beberapa dekade.

Lembaga Pengembangan Pendidikan Korea yang dikelola negara memperkirakan bahwa jumlah siswa sekolah dasar, menengah, dan atas mencapai sekitar 5,07 juta tahun ini dan diproyeksikan akan menurun menjadi sekitar 4,25 juta pada tahun 2029, dan terjadi penurunan lebih dari 800.000 siswa hanya dalam enam tahun.

Data kementerian juga mengungkapkan kesenjangan serius dalam pengelolaan lokasi sekolah yang ditutup. Dari 4.008 sekolah yang telah ditutup, 376 masih belum digunakan.

Di antara sekolah-sekolah tersebut, 266 telah terbengkalai selama lebih dari satu dekade, dan 82 telah ditinggalkan selama lebih dari 30 tahun.

Menurut kantor anggota parlemen, angka-angka tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan lanjutan dan pemanfaatan kembali fasilitas sekolah lama tertinggal dari kecepatan penutupan, yang menimbulkan kekhawatiran tentang pemborosan aset publik.

Kita tidak boleh hanya berhenti pada penutupan sekolah, tetapi harus mengembangkan peta jalan jangka panjang untuk memanfaatkan kembali sekolah-sekolah tersebut sebagai aset bagi masyarakat setempat,”

tandas Jin.

Tag:Korea SelatanKrisis KelahiranPopulasi SiswaSekolah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Rumor Badai Demo Agustus 2026: Perut Rakyat Masih Kenyang, Kepuasan Publik Jadi ‘Benteng’ Stabilitas Prabowo
By Rahmat Tunny
Demo di depan gedung DPR
1
Kisruh ‘Londo Ireng’, YLBHI Sentil Balik: Listrik Istana Dibayar Rakyat
By Adi Briantika
Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).
2
Akbar Faizal Kritik Pedas: Kejagung Bikin Cemas, Perlakukan Febrie bak “Anak Emas”?
By Rahmat Tunny
Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah (tengah) menjawab pertanyaan wartawan seusai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (24/7/2026).
3
PPI Ingatkan Gibran Soal Pilpres 2029: Relawan Percuma Tanpa Perahu Partai
By Rahmat Tunny
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kiri) menyapa pasien saat mengunjungi RSUD Raden Mattaher, Jambi, Kamis (16/7/2026).
4
Gagal Total Sebelum Demo Agustus: Isu Pelengseran Prabowo Membal di Ketiak TNI-Polri
By Rahmat Tunny
Pasukan TNI ikut melakukan penghadangan kepada mahasiswa yang akan melakukan aksi demonstrasi di Bundaran HI.
5

BERITA LAINNYA

Gedung Pancasila Kemlu. (sumber: Kemlu)
Internasional

Kemlu Angkat Suara soal Serangan Kapal Komersial di Laut Merah, Ini Sikap Indonesia

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengecam serangan terhadap kapal-kapal komersial yang melintas…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
2 hari lalu
DPR AS menyetujui RUU Otorisasi Pertahanan Nasional Tahun Fiskal 2027 senilai US$1,15 triliun atau sekitar Rp20.580 triliun.
Internasional

AS Kian Mesra dengan Israel, RUU Pertahanan dengan Anggaran Jumbo Disahkan

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat menyetujui Rancangan Undang-Undang Otorisasi Pertahanan Nasional…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 hari lalu
Ilustrasi Tentara AS terluka imbas serangan drone Iran.
Internasional

Iran Gempur Pangkalan AS, 12 Tentara Amerika Terluka Parah dan Dievakuasi ke Jerman

Konflik antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah kembali memakan…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 hari lalu
Pemimpin negosiasi sekaligus Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf.
Internasional

Trump Ancam Iran, Balasan Qalibaf Lebih Mengerikan untuk Negara Timur Tengah

Ketua Parlemen Iran dan kepala negosiator Mohammad Bagher Qalibaf mengatakan situasi di…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
3 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up