Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, mengungkapkan bahwa Amerika Serikat tengah mendorong upaya serius untuk mengakhiri konflik bersenjata antara Rusia dan Ukraina.
Target penyelesaian perang tersebut disebut berada di kisaran bulan Juni, atau awal musim panas tahun ini. Informasi tersebut disampaikan Zelensky dan dilaporkan oleh kantor berita Ukrinform pada Sabtu.
Zelensky menyebut, bahwa Washington telah mengusulkan tenggat waktu bagi pihak-pihak yang terlibat konflik. AS dikabarkan siap memberikan tekanan politik sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
AS mengusulkan agar pihak-pihak yang bertikai mengakhiri perang paling lambat pada awal musim panas ini, dan mereka kemungkinan akan memberikan tekanan pada pihak-pihak tersebut sesuai dengan jadwal ini,”
ujar Zelensky kepada wartawan.
Tenggat Juni Dikaitkan dengan Pemilu AS
Lebih lanjut, Zelensky menilai batas waktu tersebut bukan tanpa alasan. Ia mengisyaratkan bahwa rencana AS berkaitan erat dengan dinamika politik domestik di Negeri Paman Sam.
Menurutnya, tenggat waktu penyelesaian konflik kemungkinan diselaraskan dengan dimulainya kampanye pemilihan Kongres Amerika Serikat, sehingga stabilitas global menjadi isu penting bagi pemerintahan AS.
Dalam kesempatan yang sama, Zelensky mengungkap bahwa saat ini terdapat empat dokumen utama yang tengah dipersiapkan sebagai dasar jaminan keamanan Ukraina pascaperang.
Dokumen-dokumen tersebut adalah Perjanjian jaminan keamanan antara Ukraina dan Amerika Serikat, ada juga. Kesepakatan pembentukan Koalisi Sukarela (Coalition of the Willing).
Selain dua dokument tersebut ada juga, Dokumen terkait prospek keanggotaan Ukraina di Uni Eropa dan Dokumen kerangka singkat yang menghubungkan ketiga dokumen utama tersebut.
Keempat dokumen ini diharapkan menjadi fondasi strategis bagi masa depan keamanan dan stabilitas Ukraina setelah konflik bersenjata berakhir.

