Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 13 Mar 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • Banjir
  • sumatera
  • BMKG
  • longsor
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Incar Google dan Bank AS, ‘Gerilya Siber’ Iran Berisiko Picu Bencana Digital Global
Internasional

Incar Google dan Bank AS, ‘Gerilya Siber’ Iran Berisiko Picu Bencana Digital Global

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
Last updated: Maret 12, 2026 5:14 pm
Adi Briantika
Ivan
Share
Gambar ilustrasi (Gambar dibuat oleh AI)
Gambar ilustrasi (Gambar dibuat oleh AI)
SHARE

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran resmi menetapkan pusat ekonomi, lembaga perbankan, serta infrastruktur raksasa teknologi Amerika Serikat dan Israel di kawasan Timur Tengah sebagai “target sah” serangan mereka.

Langkah ini merupakan aksi balasan setelah 12 hari pertempuran yang turut menghantam sektor perbankan Iran, menandai meluasnya konflik regional menjadi “perang infrastruktur” skala besar.

Iran dilaporkan tengah membidik sejumlah raksasa teknologi dunia seperti Google, Microsoft, Nvidia, dan Oracle, serta institusi keuangan strategis milik Amerika Serikat dan Israel sebagai target serangan.

Guru Besar Bidang Ilmu Keamanan dan Kedamaian Universitas Pelita Harapan Edwin Tambunan menyatakan serangan terhadap korporasi multinasional adalah salah satu bentuk taktik perang asimetris baru yang dapat dipakai oleh negara-negara yang lebih lemah, seperti Iran dalam perangnya dengan AS-Israel. Ia menyebut taktik ini sebagai gerilya siber.

Taktik gerilya konvensional tidak mengenal front yang pasti, sporadis, dan dilakukan memanfaatkan celah kekuatan lawan. Ini jugalah yang dilakukan oleh gerilya siber. Titik serangan tidak bisa dipastikan oleh lawan, sehingga (lawan) harus berkonsentrasi di semua lini dalam waktu yang panjang. Tentu ini sangat melelahkan,”

kata Edwin kepada owrite, Kamis, 12 Maret 2026.

Berbeda dengan perang fisik yang memakan banyak biaya dan korban jiwa, gerilya siber memungkinkan negara dengan kekuatan militer yang lebih kecil untuk memberikan efek kejut yang masif.

Sama dengan gerilya konvensional, gerilya siber minim biaya dan korban. Dengan mengerahkan kekuatan kecil, biaya perang menjadi murah dan korban jiwa bisa dihindari. Faktor-faktor ini yang membuat Iran membuka front siber sebagai medan pertempuran baru. Sangat memalukan bagi AS dan Israel apabila pertahanan siber ini jebol dan hancur,”

jelas dia.

Berbeda dengan gerilya di hutan atau kota, gerilya siber memiliki daya rusak materi yang jauh lebih besar karena langsung menusuk ke jantung ekonomi digital.

Satu titik kelemahan dalam sistem pertahanan siber bisa menjadi “Kuda Troya” yang mengobrak-abrik seluruh jaringan.

Edwin menekankan ketergantungan dunia pada raksasa teknologi seperti Google dan Nvidia membuat serangan ini berdampak sistemik.

Jika institusi keuangan dan perusahaan teknologi ini lumpuh, perekonomian negara lawan tidak hanya terganggu, tapi bisa mengalami stagnasi total.

Dengan kemampuan gerilya siber mengobrak-abrik sistem dan jaringan, kerugian materi menjadi lebih besar. Perekonomian dari negara lawan tidak hanya sekadar terganggu, bahkan bisa lumpuh,”

tegas Edwin.

Perihal dampak terhadap stabilitas keamanan global, Edwin Tambunan memetakan dua skenario yang mungkin terjadi akibat serangan ini:

  1. Skenario Optimis (Deeskalasi): Jika kerusakan yang ditimbulkan sangat besar dan biaya pemulihannya terlalu mahal dan lama, Amerika Serikat dan Israel mungkin akan terpaksa mempertimbangkan ulang keterlibatan mereka dalam konflik fisik dan memilih jalur diplomasi untuk menghentikan kerugian ekonomi.
  2. Skenario Pesimis (Bencana Siber): Saling balas serangan siber yang tidak terkendali dapat memicu “bencana siber global”, yaitu kondisi jaringan internet dunia lumpuh.

Skenario pesimis ini dapat membutakan AS-Israel dan Iran, sehingga terjadi bencana siber yang menimbulkan kerugian hebat bagi dunia, bahkan jaringan siber global bisa lumpuh,

(Kerugian dirasakan) termasuk oleh negara besar lainnya seperti Rusia dan Tiongkok. Skenario ini bahkan dapat menyeret Rusia dan Tiongkok masuk ke dalam perang,”

Tag:Bank ASBencanaDigital GlobalGerilya SiberIncar Googleiran
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Jersey terbaru untuk Tim Nasional Indonesia.
Olahraga

Resmi Diluncurkan! Ini Jersey Baru Timnas Indonesia 2026 dari Kelme

Perusahaan apparel olahraga Kelme melalui unitnya di Indonesia resmi memperkenalkan jersey terbaru untuk Tim Nasional Indonesia. Peluncuran ini dilakukan dalam festival bertajuk Leave Your Mark Fest 2026 yang digelar pada…

By
Hadi Febriansyah
Ivan
5 Min Read
Gambar ilustrasi Iran vs Israel
Nasional

(Part II) Dunia di Ambang Eskalasi: Perang AS-Israel vs Iran Picu Potensi Perang Dunia III?

Selat Hormuz Jadi Titik Rawan Lebih jauh, salah satu wilayah yang dianggap sangat strategis dalam konflik ini adalah Selat Hormuz, jalur pelayaran utama yang dilalui sebagian besar pengiriman minyak dunia.Hikmahanto…

By
Iren Natania
Amin Suciady
9 Min Read
Gambar ilustrasi perang Iran vs Amerika
Nasional

(Part I) Dunia di Ambang Eskalasi: Perang AS-Israel vs Iran Picu Potensi Perang Dunia III?

Perang terbuka antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran sejak akhir Februari 2026 telah mengubah lanskap geopolitik global secara dramatis. Konflik yang bermula dari rangkaian serangan udara terhadap fasilitas militer…

By
Iren Natania
Amin Suciady
7 Min Read

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Logo PBB
Internasional

Perang Timur Tengah Melebar, DK PBB Desak Iran Hentikan Rudal ke Negara-negara Teluk

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu, 11 Maret 2026, mengesahkan resolusi…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
8 jam lalu
Kapal Thailand Diserang di Selat Hormuz
Internasional

Ketegangan Timur Tengah Meningkat, Kapal Thailand Diserang di Selat Hormuz

Pasukan Islamic Revolutionary Guard Corps atau Garda Revolusi Iran dilaporkan menyerang dua…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
8 jam lalu
Duta Besar Spanyol untuk Negara Israel, Ana María Sálomon Pérez. (sumber: x/@Itongadol)
Internasional

Eropa Mulai Berani Melawan? Spanyol Tarik Dubes dari Israel, Protes Serangan ke Iran

Pemerintah Spanyol resmi menarik duta besarnya dari Israel sebagai bentuk protes terhadap…

hadi-febriansyah-owritedusep-malik
By
Hadi Febriansyah
Dusep
10 jam lalu
Bendera Iran. (Sumber: Unsplash/ sina drakhshani )
Internasional

Kelompok Pro-Iran Ancam Serang Fasilitas Nuklir Abu Dhabi dan Target AS di Timur Tengah

Sebuah kelompok yang menamakan dirinya sebagai Brigade Janji Sejati di Semenanjung Arab…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
11 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up