Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 22 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / (Part I) Dunia di Ambang Eskalasi: Perang AS-Israel vs Iran Picu Potensi Perang Dunia III?
Nasional

(Part I) Dunia di Ambang Eskalasi: Perang AS-Israel vs Iran Picu Potensi Perang Dunia III?

iren natania longdongAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Maret 12, 2026 6:03 pm
Natania Longdong
Amin Suciady
Share
Gambar ilustrasi perang Iran vs Amerika
Gambar ilustrasi konflik Iran vs Amerika (Dokumen istimewa)
SHARE

Perang terbuka antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran sejak akhir Februari 2026 telah mengubah lanskap geopolitik global secara dramatis.

Daftar isi Konten
  • Risiko Keterlibatan Negara Besar
  • Dimensi Energi dan Geopolitik

Konflik yang bermula dari rangkaian serangan udara terhadap fasilitas militer Iran, kini berkembang menjadi konfrontasi berskala regional. 

Eskalasi tersebut memicu kekhawatiran baru di komunitas internasional mengenai kemungkinan konflik yang lebih luas, bahkan skenario ekstrem berupa pecahnya Perang Dunia III jika perang terus melebar tanpa jalur diplomasi yang jelas.

Serangan gabungan Washington dan Tel Aviv menghantam sejumlah kota strategis Iran, termasuk Teheran dan Isfahan. Operasi militer itu menargetkan fasilitas militer, instalasi strategis, serta sejumlah tokoh penting dalam struktur keamanan Iran.

Tidak tinggal diam, Teheran merespons dengan meluncurkan ratusan rudal balistik dan drone ke wilayah Israel serta beberapa pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Situasi ini dengan cepat mengubah konflik bilateral menjadi krisis regional yang melibatkan berbagai aktor negara maupun kelompok.

Ketegangan semakin meningkat ketika Iran mengancam menutup jalur pelayaran di Selat Hormuz, salah satu chokepoint energi paling vital di dunia.

Selat sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab tersebut dilalui sekitar seperlima perdagangan minyak global setiap harinya.

Ancaman penutupan jalur ini tidak hanya berdampak pada keamanan maritim, tetapi juga berpotensi mengguncang stabilitas ekonomi dunia melalui lonjakan harga minyak dan gangguan rantai pasok energi internasional.

Bagi banyak analis geopolitik, isu Selat Hormuz menjadi titik kritis dalam konflik ini. Jika jalur tersebut benar-benar diblokade, negara-negara besar yang bergantung pada pasokan energi dari Timur Tengah, termasuk kekuatan ekonomi di Asia dan Eropa, akan menghadapi tekanan besar untuk terlibat lebih jauh dalam konflik.

Hal ini juga membuka kemungkinan terbentuknya blok-blok militer baru yang dapat memperluas medan perang melampaui Timur Tengah.

Selain itu, kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan Iran, seperti Hizbullah di Lebanon, juga mulai membuka front baru dengan menyerang wilayah Israel dari perbatasan utara.

Sementara itu, sejumlah negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat dilaporkan meningkatkan kesiagaan setelah beberapa serangan drone dan rudal Iran diarahkan ke fasilitas militer di kawasan tersebut.

Dalam konteks inilah muncul pertanyaan yang semakin sering dibicarakan di forum internasional, apakah konflik ini dapat berkembang menjadi perang global.

Selama aktor-aktor besar dunia seperti Rusia, China, atau anggota NATO masih menahan diri, perang mungkin tetap terbatas secara regional.

Namun jika kepentingan strategis mereka terseret ke dalam eskalasi tersebut, baik karena jalur energi, aliansi militer, maupun stabilitas kawasan, maka konflik ini berpotensi menjadi salah satu krisis internasional paling berbahaya sejak Perang Dingin.

Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, mengaku tidak dapat memprediksi peluang konflik antara AS-Israel dan Iran, yang akan berkembang menjadi perang berskala besar. Namun ada sejumlah indikator yang menunjukkan situasi yang patut diwaspadai.

Tidak tahu kalau misalnya seberapa besar kemungkinan konflik ini akan berkembang menjadi Perang Dunia ke-III,”

kata Hikmahanto saat dihubungi Owrite, Rabu 11 Maret 2026.

Namun melihat indikatornya jika perang ini tidak segera selesai dan kemudian ada sejumlah negara yang ikut, misalnya saja Prancis dan Inggris yang sudah mengatakan bahwa mereka menyiapkan landasannya untuk pangkalan (militer) Amerika Serikat dan kemudian juga Jerman, bukannya tidak mungkin hal ini akan mengarah ke Perang Dunia Ke-III.

Nanti kalau dari (sekutu) Iran mungkin Rusia dan China, kalau mereka ikut dan perang ini tidak selesai,”

ujar Hikmahanto.

Risiko Keterlibatan Negara Besar

Menurutnya, salah satu indikator penting dalam melihat potensi perluasan konflik adalah masuknya negara-negara lain yang tidak terlibat langsung dalam konflik awal.

Semakin banyak negara yang ikut membantu salah satu pihak, semakin besar risiko konflik berubah menjadi perang multilateral.

Ia kemudian mencontohkan kemungkinan keterlibatan negara seperti Korea Utara, yang kerap mengambil posisi berlawanan dengan Washington.

Indikasinya ya tadi, kalau sejumlah negara ikut dalam perang membantu, misalnya saja Korea Utara yang tidak punya kepentingan, mungkin jauh. Tapi dia melihat, pokoknya kalau ada Amerika di situ dia akan hadir. Wah ini juga bisa terjadi perluasan konfliknya,”

ujar Hikmahanto.

Ia menambahkan, bahwa preseden semacam ini pernah terlihat dalam konflik lain. Dalam perang Rusia dan Ukraina misalnya, Korea Utara diketahui turut memberikan dukungan pasukan bagi Kremlin.

Karena kan kita tahu, Korea Utara di perang Rusia dengan Ukraina, mereka menyumbang seribu pasukan ke Rusia. Jadi inilah indikatornya,”

lanjutnya.

Selain keterlibatan militer langsung, kekhawatiran lain adalah jika negara-negara pemilik senjata nuklir ikut terseret dalam konflik tersebut.

Sekali lagi, kalau perang itu tidak selesai dalam waktu yang dekat ini, jadi lama. Dan yang dikhawatirkan adalah negara-negara yang punya nuklir itu ikut di dalam situ. Karena ada China, ada Rusia, lalu ada Francis Inggris. Amerika sendiri sudah punya nuklir,”

jelasnya.

Dimensi Energi dan Geopolitik

Selain faktor militer, Hikmahanto menilai konflik Iran dengan Amerika Serikat juga tidak dapat dilepaskan dari kepentingan energi global.

Iran merupakan salah satu negara dengan cadangan minyak besar di dunia dan memiliki hubungan perdagangan penting dengan sejumlah negara, terutama China.

Guru Besar UI itu menilai, Beijing kemungkinan tidak akan tinggal diam jika konflik berdampak pada akses energi mereka.

Saya yakin juga akan bantu karena China itu tidak rela kalau Amerika Serikat akhirnya bisa menundukkan pemerintahan di Iran dan mem-venezuelakan Iran,”

ujarnya.

Menurut Hikmahanto, China memiliki ketergantungan besar terhadap impor minyak, termasuk dari Iran.

Kalau Teheran juga dilarang menjual minyak ke China, itu kan China akan kelimpungan. Karena apa? Dia sangat membutuhkan minyak,”

jelasnya.

Faktor energi ini pula yang dinilai dapat mempercepat eskalasi konflik, terutama jika jalur distribusi minyak global terganggu.

Tag:Amerika SerikatchinaHikmahanto JuwanairanIsraelNatoperangperang duniaRusiaSelat HormuzSpillteluktimur tengah
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Jokowi ‘Curi Start’ Pilpres 2029, Ada Misi Mengunci Kursi Cawapres untuk Gibran
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
1
Janji Kompensasi Mandalika Diduga Zonk, ITDC dan Dinas Perkim Loteng Dilaporkan ke KPK
By Rahmat Baihaqi
LSBH NTB melaporkan dugaan korupsi relokasi pemukiman Mandalika kepada KPK, 22 Juni 2026.
2
Golkar Tuduh PDIP Main Dua Kaki, Pengamat Curiga Ada Data yang Belum Dibuka ke Publik
By Rahmat Tunny
Pengamat politik, Ujang Komaruddin.
3
Usai Bikin Geger Pemadaman Bergilir, PLN Klaim Gangguan Listrik Jawa Berangsur Pulih
By Natania Longdong
Direktur Utama PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dalam konferensi pers di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat. (Sumber: Dok. PLN)
4
PLN Jadwalkan Pemadaman Listrik di Bojonggede dan Citayam Hari Ini, Cek Wilayah Terdampak
By Ani Ratnasari
Pemadaman listrik
5

BERITA LAINNYA

Koalisi Nasional Reforma Agraria menggeruduk Gedung DPR RI pada Senin, 22 Juni 2026.
Nasional

Reforma Agraria Mandek, Aksi ‘1000 Caping’ Tuntut Pemerintah Stop Manjakan Korporasi

Massa yang tergabung dalam Koalisi Nasional Reforma Agraria menggeruduk gedung DPR RI…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
17 menit lalu
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi (kedua kiri) berdialog dengan siswa saat meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 41 di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat
Nasional

Menteri PPPA Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Perempuan di Bandung Segera Ditangkap

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, mendesak aparat penegak…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
45 menit lalu
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman. (Sumber: dpr.go.id)
Nasional

DPR Naik Pitam Ada Wanita Disiksa di Bandung, Polisi Diminta Bertindak Tegas Tanpa Kompromi

Kasus penyekapan dan penyiksaan terhadap seorang wanita di Bandung, Jawa Barat mendapat…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
59 menit lalu
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (kanan) berbincang dengan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim (kiri) dan Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin (kedua kiri) saat meninjau progres rehabilitasi dan renovasi di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026).
Nasional

Pembangunan Lintas Generasi: ‘Giant Sea Wall’ Pantura Bukan Proyek Roro Jonggrang

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
1 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up