Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei beri pesan tegas ke Amerika Serikat (AS) terkait penghentian serangan Israel ke Lebanon.
Menurut Mojtaba, serangan Israel ke Lebanon harus berhenti dan jadi syarat utama dalam nota kesepahaman perdamaian dengan Amerika Serikat (AS). Dia menegaskan Teheran akan pasang badan membela Hizbullah di Lebanon.
Teheran telah menetapkan membela para pejuang yang tertindas sebagai kebijakan strategis permanen. Jihad dan perlawanan merupakan cara untuk menghadapi Amerika Serikat,”
kata Khamenei, dikutip dari Middle East Monitor, Selasa, 28 Juli 2026.
Mojtaba menegaskan Iran juga mensyaratkan penghormatan terhadap integritas teritorial Lebanon sebagai bagian dari nota kesepahaman dengan AS, yang ditandatangani secara elektronik sejak bulan lalu.
Ia pun menyinggung pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengumumkan berakhirnya gencatan senjata pada 8 Juli 2026.
Lebih lanjut, dia juga memuji keteguhan Hizbullah. Ia bilang kelompok tersebut sebagai batu karang yang kokoh dalam menghadapi pendudukan Israel.
Sebelumnya, Hizbullah mengirimkan pesan kepada Khamenei yang berjanji untuk terus Bersama dengan Khamenei dan Iran.
Sebagaimana kami berdiri bersama pemimpin yang gugur, kami akan berdiri bersama Anda (Khamenei),”
demikian pernyataan Hizbullah.




















