Perbedaan kepentingan antara Israel dan Amerika Serikat (AS) semakin terlihat di tengah upaya Washington mendorong penyelesaian konflik di tiga front sekaligus, yakni Gaza, Lebanon, dan Iran.
Washington disebut mulai menekan Israel untuk mengurangi operasi militernya di kawasan. Dorongan itu memperlihatkan adanya perbedaan pandangan antara kedua sekutu itu mengenai langkah yang perlu diambil untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah.
Laporan Channel 13 yang dikutip dari sejumlah sumber politik anonim, menyebut Kepala Komando Pusat AS (CENTCOM), Laksamana Brad Cooper, menyampaikan pesan tersebut saat berkunjung ke Israel pada Sabtu, 8 Agustus 2026.
Menurut laporan itu, Washington menginginkan adanya kemajuan menuju penutupan tiga front konflik tersebut.
Seorang perwira senior militer Israel disebut mengatakan bahwa pesan Washington kepada lembaga keamanan Israel adalah agar negara itu bergerak menuju penghentian konflik di ketiga front.
Tekan di Tiga Wilayah
Di Iran, perbedaan kepentingan menjadi salah satu persoalan utama. Pejabat militer Israel disebut telah menyampaikan kepada kolega mereka di AS bahwa Israel ingin tetap memiliki kebebasan untuk melakukan serangan apabila Teheran melanjutkan pengembangan program nuklir atau kembali membangun kemampuan rudal balistiknya.
Sikap tersebut berseberangan dengan dorongan Washington yang menginginkan penurunan eskalasi dan penyelesaian konflik secara lebih luas.
Di Lebanon, AS disebut mendesak Israel menarik lebih banyak pasukannya dari sejumlah posisi yang masih berada di dalam zona keamanan di Lebanon selatan.
Sementara di Gaza, Washington mendorong kemajuan dalam proses penghentian konflik serta pengerahan pasukan multinasional. Menurut laporan tersebut, pasukan itu saat ini mencakup ratusan personel dari Maroko dan Uganda.
Tekanan dari Washington itu dilaporkan mulai memunculkan kekhawatiran di kalangan pejabat keamanan Israel.
Dalam beberapa hari terakhir, mereka disebut menyampaikan keberatan kepada kepemimpinan politik Israel terkait tuntutan AS agar Israel menghentikan pembunuhan yang ditargetkan dan mengurangi operasi militernya di Gaza.
Namun, Channel 13 mencatat bahwa tuntutan tersebut belum secara eksplisit tercantum dalam proposal yang saat ini tengah dibahas.
Ingin Bebas Serang Iran
Di tengah dorongan Washington untuk menutup tiga front konflik, Israel masih mempertahankan kepentingannya untuk dapat bertindak secara militer terhadap Iran.
Israel disebut ingin mempertahankan kebebasan melakukan serangan apabila menilai Teheran kembali mengembangkan kemampuan nuklir atau rudal balistiknya.
Kondisi tersebut memperlihatkan tantangan yang dihadapi Washington dalam mendorong deeskalasi. Di satu sisi, AS berupaya meredakan konflik di beberapa wilayah sekaligus, sementara Israel masih mempertahankan opsi operasi militer terhadap ancaman yang dianggap strategis.
Perkembangan ini terjadi ketika Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan bahwa Washington untuk sementara memilih pendekatan yang lebih terkendali terhadap Iran, ketimbang langsung membuka kembali opsi serangan militer.
“Kami menanganinya secara diam-diam,” kata Trump kepada situs berita Axios.
Ia menambahkan bahwa AS hanya melakukan negosiasi sebagian dengan Iran sembari memantau secara ketat tekanan yang terus meningkat terhadap perekonomian negara tersebut.
Kami hanya mengamati Iran dengan inflasi yang sangat tinggi dan kenyataan bahwa mereka tidak memiliki uang,”
ujarnya.
Pernyataan Trump menunjukkan bahwa Washington saat ini lebih mengandalkan tekanan ekonomi dan jalur negosiasi untuk menghadapi Teheran, sementara opsi militer tidak menjadi langkah yang langsung dikedepankan.
Di sisi lain, tuntutan AS agar Israel mengurangi operasi militernya di Gaza dan Lebanon serta menutup sejumlah front konflik berpotensi memperlebar perbedaan kepentingan antara Washington dan Tel Aviv.
Dengan demikian, upaya AS meredakan konflik di Gaza, Lebanon, dan Iran kini tidak hanya menghadapi tantangan dari pihak-pihak yang terlibat dalam konflik, tetapi juga perbedaan pendekatan dengan sekutunya sendiri, Israel.






















