Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Internasional

Garda Revolusi Iran Siapkan Skenario Hadapi ‘Perang Ekonomi’ Baru Trump

Garda Revolusi Iran tak ciut dengan ancaman Donald Trump. Skenario sudah disiapkan dari cara culas Amerika Serikat.

Pasukan Garda Revolusi Iran
Pasukan Garda Revolusi Iran. (Foto: AI).

Garda Revolusi Iran menegaskan sudah menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi tekanan ekonomi Amerika Serikat (AS) yang kembali meningkat di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.

Juru bicara Garda Revolusi Iran Hossein Mohebi mengatakan Teheran sudah memiliki skenario untuk menghadapi berbagai dampak dari kebijakan ekonomi Washington, termasuk tindakan yang dinilai sebagai bentuk permusuhan.

Pernyataan tersebut disampaikan Mohebi merespons pengumuman Trump mengenai kampanye baru untuk menekan Iran melalui jalur ekonomi.

Iklan

Mengutip dari Middle East Monitor, Senin, 24 Agustus 2026, Mohebi menilai tekanan ekonomi terhadap Iran bukan sesuatu yang baru.

Menurut dia, Washington telah memberlakukan berbagai bentuk tekanan ekonomi terhadap Teheran selama beberapa dekade.

Di tengah meningkatnya tekanan tersebut, Mohebi menegaskan Iran tetap berupaya mempertahankan hubungan ekonomi dengan negara-negara lain.

Dia bilang Teheran tak khawatir terhadap konsekuensi yang mungkin muncul akibat kebijakan terbaru Washington.

Mohebi bahkan menilai peningkatan tekanan ekonomi menunjukkan bahwa Amerika Serikat beralih menggunakan instrumen ekonomi setelah dinilai gagal mencapai tujuannya melalui aksi militer.

Pernyataan tersebut memperlihatkan sikap Teheran yang tidak ingin tunduk terhadap tekanan ekonomi Washington dan memilih mempertahankan jalur kerja sama dengan negara-negara lain.

Trump Ancam Lagi

Sementara itu, Trump menggambarkan kebijakan terbaru terhadap Iran sebagai salah satu tekanan ekonomi paling berat yang pernah diberlakukan terhadap suatu negara.

Trump menyebut kampanye tersebut sebagai bagian dari upaya untuk mendorong Iran menghadapi isolasi ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Tak hanya Iran, Trump juga memperingatkan negara-negara yang memberikan dukungan kepada Teheran.

Negara yang tetap membantu Iran disebut dapat menghadapi konsekuensi ekonomi yang signifikan. Dengan demikian, dampak kebijakan Washington berpotensi meluas ke negara-negara lain yang memiliki hubungan ekonomi dengan Teheran.

Bantah Sanksi AS Efektif

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menolak anggapan bahwa sanksi baru AS akan efektif menekan Teheran.

Araqchi menilai kebijakan tersebut berpotensi mengalami kegagalan seperti berbagai putaran pembatasan ekonomi Amerika Serikat sebelumnya.

Sikap Iran tersebut menunjukkan bahwa Teheran memilih menghadapi tekanan baru Washington dengan mempertahankan hubungan ekonomi internasional sekaligus menyiapkan langkah untuk meminimalkan dampak sanksi.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Asisten Redaktur

    Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.