Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Senin, 5 Oktober 2026, bahwa perang dengan Iran pada dasarnya hampir berakhir.
Ia juga menyebut kenaikan harga minyak sebagai hal kecil yang harus dibayar untuk mencegah Teheran memperoleh senjata nuklir.
Kita menyelamatkan dunia dari apa yang bisa menjadi salah satu tragedi terburuk yang pernah ada. Mereka tidak akan memiliki senjata nuklir. Mereka mengerti. Itu sudah diputuskan,”
kata Trump saat pidatonya di Nebraska, dikutip dari Iran Internasional, Selasa, 6 Oktober 2026.
Trump juga mengatakan bahwa kenaikan biaya bahan bakar bersifat “buatan” dan sementara.
Ingat, perang ini hanyalah buatan. Biayanya memang agak tinggi. Tapi itu harga kecil yang harus dibayar untuk menjaga keamanan dunia. Sebelum perang Iran, saya melewati sebuah pom bensin (harganya) $1,85 per galon. Kita akan menurunkannya lebih rendah dari itu dalam waktu yang sangat singkat,”
tambah Trump.
Dengan demikian, Trump menilai kenaikan harga bahan bakar yang terjadi akibat konflik dengan Iran merupakan konsekuensi sementara demi mencegah Teheran mengembangkan senjata nuklir.
Ia pun meyakini perang tersebut akan segera berakhir dan harga minyak serta bahan bakar akan kembali turun dalam waktu dekat, seiring dengan meredanya ketegangan di kawasan Timur Tengah.






