Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Internasional

Rusia Segera Kirim 300 Ribu Ton Diesel ke AS, Zelensky Sentil Trump dan Putin

Rusia akan segera memasok lebih dari 300 ribu ton bahan bakar diesel ke pasar Amerika Serikat (AS) dan pasar global lainnya.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy (Foto: Instagram Volodymyr Zelenskyy)

Rusia akan segera memasok lebih dari 300 ribu ton bahan bakar diesel ke pasar Amerika Serikat (AS) dan pasar global lainnya. Hal itu diumumkan Presiden AS Donald Trump melalui unggahan di Truth Social.

Menurut Trump, tambahan pasokan sebanyak 500 ribu unit diperkirakan akan dikirim pada November. Kemudian, disusul 1 juta unit lagi segera setelah itu.

Dengan kontrol total kita atas Selat Hormuz, dan pengumuman besar tentang energi Rusia ini, harga diesel untuk warga Amerika dan bahkan dunia akan turun dalam jumlah besar dan dengan waktu cepat,”

kata Trump, dikutip dari The Jerusalem Post, Sabtu, 10 Oktober 2026.

Pengumuman itu disampaikan setelah Trump menggelar diskusi yang disebutnya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Iklan

Utusan Putin Kirill Dmitriev turut memuji kerja sama Rusia dan AS di sektor diesel serta energi melalui unggahan di platform X pada Jumat, tak lama setelah kedua pemimpin berbicara melalui telepon.

Setelah percakapan tersebut, Trump menyampaikan Rusia sudah menyetujui rencana untuk segera memasok lebih dari 300 ribu metrik ton bahan bakar diesel ke pasar AS dan pasar global.

Kerja sama Rusia-AS di bidang diesel dan energi akan menguntungkan dunia,”

tulis Dmitriev.

Kritik Zelensky

Sementara, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengkritik kesepakatan yang memungkinkan Rusia memasok bahan bakar diesel ke AS tersebut.

Pada Jumat, ia menyebut kesepakatan itu sebagai investasi dalam perang yang harus diakhiri. Zelensky menyindir hadiah untuk Putin tak akan membawa perdamaian atau manfaat apa pun bagi dunia yang beradab.

Rusia akan ‘membalas’ solar itu dengan teror dan pengkhianatan lebih lanjut. Mengizinkan Rusia menjual produk minyak bumi adalah investasi dalam perang yang harus diakhiri, bukan diperpanjang. Yang dibutuhkan adalah de-eskalasi nyata dengan Rusia atas dasar timbal balik,”

tutur Zelensky.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Asisten Redaktur

    Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.