Keputusan ini dibuat dengan menghormati dekrit Bupati Johor, Tunku Mahkota Ismail, yang secara konsisten memprioritaskan keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan rakyat Johor,”
ujar Ghazali dalam Channel NewsAsia.
Imbas Asap Tebal
Sebelumnya pada 9 Oktober, Pemerintah Negara Bagian Johor telah memutuskan untuk menutup seluruh sekolah imbas dari asap tebal yang terus menyelimuti wilayah tersebut.
Ketua komite tersebut juga menegaskan bahwa kegiatan ujian sekolah yang segera berlangsung akan ditunda sementara dan diatur kembali jadwalnya mengikuti kebijakan dari Departemen Pendidikan.
Ghazali melanjutkan, pihaknya akan terus memantau kualitas udara sekitar dan bekerja sama dengan beberapa lembaga terkait.
Keputusan lebih lanjut mengenai pembukaan kembali lembaga pendidikan akan diumumkan melalui saluran resmi setelah mempertimbangkan perkembangan kualitas udara terkini serta penilaian kesehatan dan keselamatan,”
ujarnya.
Sementara dilansir dari iqair.com 13 Oktober, kualitas udara Johor, Malaysia per hari ini memasuki status tidak sehat, dengan angka 176 Air Quality Index (AQI).